Pemungutan suara kemajemukan adalah sebuah sistem elektoral di mana setiap pemilih diizinkan untuk memberikan suara hanya untuk satu kandidat, dan kandidat yang menang adalah kandidat yang meraih suara terbanyak. Dalam sistem yang berdasarkan pada distrik anggota tunggal, ini disebut pemenang undi terbanyak (first-past-the-post atau FPTP), pemungutan suara pilihan tunggal (single-choice voting), pluralitas sederhana (simple plurality) atau mayoritas sederhana/relatif (relative/simple majority).

Dalam ilmu politik, pemakaian pemungutan suara pluralitas dengan konstitusi-konstitusi pemenang tunggal berganda memilih sebuah badan multi-anggota yang sering disebut sebagai pluralitas distrik anggota tunggal (single-member district plurality atau SMDP).[1]

Referensi

sunting
  1. ^ "Plurality-Majority Systems". Mtholyoke.edu. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-28. Diakses tanggal 2010-05-08.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Fox News Channel

lebih konservatif yang menyajikan konten semacam itu. Setelah Dominion Voting Systems mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Fox terkait pemberitaan

Sequoia (disambiguasi)

capitalist firm Sequoia Hospital, Redwood City, California Sequoia Voting Systems Sequoia Fund, a Ruane, Cunniff, and Goldfarb investment fund Sequoia

Mike Lindell

aslinya tanggal 14 Mei 2022. Diakses tanggal 3 Maret 2021. "Dominion Voting Systems sues 'MyPillow Guy' for $1.3 billion". AP NEWS. 22 Februari 2021. Diarsipkan

De La Rue

De La Rue membeli Smurfit Diamond Packaging Corporation of Sequoia Voting Systems, sebuah perusahaan asal California yang merupakan pemasok besar untuk

Britania Raya

dewan dipilih dengan sistem pemilihan suara terbanyak (first-past-the-post voting) dengan anggota tunggal atau melalui sistem pemilihan suara kelompok (multi-member

Pilihan publik

115–125 McKelvey, R. D. (1976). "Intransitivities in Multi Dimensional Voting Models and some Implications for Agenda Control", Journal of Economic Theory

Kontroversi Fox News

menyelesaikan gugatan pencemaran nama baik yang diajukan oleh Dominion Voting Systems atas promosi jaringan yang menyesatkan tentang Pemilu 2020. Tokoh Politik

Metode Schulze

by Tommi Meskanen and Hannu Nurmi Descriptions of voting systems by Warren D. Smith Election Systems by Peter A. Taylor Personalisierung der Verhältniswahl