Sinopsis Film Nobody Loves Kay (2026)
Nobody Loves Kay adalah film drama coming-of-age (pendewasaan diri) asal Indonesia rilisan tahun 2026 yang disutradarai oleh sutradara debutan Bernardus Raka. Terinspirasi dari kisah perjalanan hidup dan karier pemain profesional Mobile Legends: Bang Bang populer, Kairi Rayosdelsol (dikenal sebagai Kairi dari ONIC Esports), film ini dibintangi oleh aktor muda berbakat Bima Azriel sebagai Kay, didampingi oleh Aurora Ribero dan Rey Bong.
Kisah ini mengikuti perjuangan seorang siswa SMA bernama Kay (Bima Azriel) yang memiliki mimpi besar untuk menjadi atlet esports profesional. Bersama dua sahabat karibnya, Ido (Rey Bong) dan Aurelio (Joshia Frederico), Kay mendirikan tim kancah amatir demi menembus turnamen profesional. Namun, jalannya tidaklah mudah. Tekanan akademis yang ketat membuat nilainya merosot tajam, memicu kemarahan sang ibu, Ingrid (Mian Tiara), yang mengancam akan mengirimnya tinggal bersama neneknya di luar kota jika ia tidak fokus belajar.
Konflik kian memanas seiring berjalannya waktu. Ambisi buta Kay dan beratnya tekanan kompetisi perlahan merusak persahabatan mereka, hingga akhirnya Kay didepak dari tim yang ia bangun sendiri. Berada di titik terendah dan dianggap sebagai pecundang oleh lingkungan sekitarnya, Kay beruntung mendapatkan dukungan moral dari teman sekelasnya yang cerdas, Amanda (Aurora Ribero). Bersama Amanda, Kay berupaya menyeimbangkan tanggung jawab pendidikan dan karier gaming-nya demi membuktikan bahwa mimpinya patut untuk diperjuangkan.
Dengan latar dinamika dunia esports yang modern dan kehidupan remaja masa kini, Nobody Loves Kay menyajikan kisah penuh inspirasi tentang resiliensi, pembuktian diri, serta arti sejati dari persahabatan dan keluarga.














