Gambaran Amerika Serikat sebagai kuali peleburan.

Kuali peleburan (bahasa Inggris: melting pot) adalah metafora untuk masyarakat heterogen yang semakin homogen. Elemen yang berbeda "melebur menjadi satu" sebagai suatu kesamaan budaya yang harmonis. Istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan asimilasi imigran di Amerika Serikat; metafora melebur menjadi satu digunakan pada tahun 1780-an.

Setelah tahun 1970, keinginan asimilasi dan model kuali peleburan menghadapi tantangan dari multikulturalisme, yang menyatakan bahwa perbedaan budaya pada masyarakat berharga dan perlu dipelihara. Metafora alternatif yang diusulkan adalah mangkuk salad.

Pranala luar

sunting
  • Booth, William (1998-02-22). "One Nation, Indivisible: Is It History?". Myth of the Melting Pot: America's Racial and Ethnic Divide. Washington Post. hlm. A1. Diakses tanggal 2008-07-15.
  • "The Melting Pot NYC". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-05-28. Diakses tanggal 2008-07-15.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Empal gentong

India, dan Tiongkok. Pada zaman itu, Cirebon menjadi tempat pertemuan (melting pot) masyarakat dari berbagai negara. Banyak orang berpendapat bahwa empal

Booker T. & The M.G.'s

bersama Stax Records, "Melting Pot," dan album studio terakhir Booker T. and the MG's bersama Stax Records, yang juga disebut Melting Pot. Drum berulang yang

Lyodra (album)

Diakses tanggal 2021-07-19. ...who together helped Lyodra create a melting pot of pop, R&B, dance, and rock ballads. Bintang, Setiawati. "Lyodra Beri

Mosaik budaya

multikulturalisme, berbeda dengan sistem lain seperti kuali peleburan (melting pot) yang digunakan untuk mendeskripsikan gagasan asimilasi Amerika Serikat

Kampung Jawa, Bangkok

English). Diakses tanggal 2025-07-26. Van Roy, Edward (2017). Siamese melting pot: ethnic minorities in the making of Bangkok. Singapore : Chiang Mai,

Irving Berlin

ISBN 0-670-81874-7. Hamm, Charles (1997). Irving Berlin: Songs from the Melting Pot. ISBN 0-19-507188-3. "Famous Ellis Island passenger arrivals". Diarsipkan

Wat Arun

of Thailand’s most famous temples, Wat Arun, for example, is a real melting pot. Images of ancient Chinese soldiers and animals are around the base of

Leonora von Ottinger

berkonsentrasi pada akting panggung. Di Broadway, von Ottinger tampil dalam The Melting Pot (1909). Ia beradu peran dengan William Garwood dalam sejumlah film pendek