📑 Table of Contents

Metafora adalah pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan.[1] Metafora adalah majas yang mengungkapkan sesuatu secara langsung berupa perbandingan analogis dengan menghilangkan kata seperti layaknya, bagaikan, dan lain-lain.[2] Beberapa pakar menganggap metafora sebagai “ratunya” majas, karena bila dilihat proses pembentukannya, banyak jenis majas lainnya yang dapat dikelompokkan ke dalam jenis majas ini.[3]

Penggunaan majas ini dapat dilihat pada kalimat berikut ini:[4]

Dia dianggap, anak emas majikannya

Makna dari "anak emas" pada majas tersebut adalah kata Dia dalam kalimat tersebut yang berarti seseorang yang sangat disayang oleh majikannya.

Referensi

sunting
  1. ^ Metafora di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring
  2. ^ "Majas Dalam Roman Habis Gelap Terbitlah Terang Terjemahan Armijn Pane". Khatulistiwa. 2 (9): 4. 2013. ISSN 2715-2723.
  3. ^ Okke Kusuma Sumantri Zaimar (2002). "Majas dan Pembentuknya". Makara. 6 (2): 48. ISSN 2355-794X. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-09-17. Diakses tanggal 2020-12-11.
  4. ^ Ngatiyem (2017). "Kemampuan Menentukan Bentuk dan Makna Majas pada Siswa Kelas IX MTSN 3 Banjarmasin". Hadratul Madaniyah. 4 (2): 35. ISSN 2407-3865.

Bacaan lanjutan

sunting
  • Stefano Arduini (2007). (ed.) Metaphors, Roma, Edizioni di Storia e Letteratura.
  • Aristoteles. Poetics. Trans. I. Bywater. In The Complete Works of Aristotle: The Revised Oxford Translation. (1984). 2 Vols. Ed. Jonathan Barnes. Princeton, Princeton University Press.
  • Max Black (1954). Metaphor, Proceedings of the Aristotelian Society, 55, pp. 273–294.
  • Max Black (1962). Models and metaphors: Studies in language and philosophy, Ithaca: Cornell University Press.
  • Max Black (1979). More about Metaphor, in A. Ortony (ed) Metaphor & Thought.
  • Clive Cazeaux (2007). Metaphor and Continental Philosophy: From Kant to Derrida. New York: Routledge.
  • L. J. Cohen (1979). The Semantics of Metaphor, in A. Ortony (ed), Metaphor & Thought
  • Donald Davidson. (1978). "What Metaphors Mean." Reprinted in Inquiries Into Truth and Interpretation. (1984), Oxford, Oxford University Press.
  • Jacques Derrida (1982). "White Mythology: Metaphor in the Text of Philosophy." In Margins of Philosophy. Trans. Alan Bass. Chicago, University of Chicago Press.
  • René Dirvens; Ralf Pörings, ed. (2002). Metaphor and Metonymy in Contrast. Berlin.: Mouton de Gruyter.
  • Fass, Dan (1988). "Metonymy and metaphor: what's the difference?". Proceedings of the 12th conference on Computational linguistics. Vol. 1. hlm. 177–81. doi:10.3115/991635.991671. ISBN 978-963-8431-56-1.
  • Jakobson, Roman (1990). "Two Aspects of Language and Two Types of Aphasic Disturbances". Dalam Linda Waugh; Monique Monville-Burston (ed.). On Language. Cambridge, MA: Harvard University Press. hlm. 115–133. ISBN 978-0-674-63536-4.
  • Lakoff, G. & Johnson, M. Metaphors We Live By (IL: University of Chicago Press, 1980), Chapters 1–3. (pp. 3–13).
  • Lakoff, George (1980). Metaphors We Live By. Chicago, IL: The University of Chicago Press. ISBN 978-0-226-46801-3..
  • Low, Graham (1999-02-11). "An Essay is a Person". Dalam Cameron, Lynne; Low, Graham (ed.). Researching and Applying Metaphor. Cambridge: Cambridge University Press. hlm. 221–48. ISBN 978-0-521-64964-3.
  • Peters, Wim (2003). "Metonymy as a cross-lingual phenomenon". Proceedings of the ACL 2003 workshop on Lexicon and figurative language. Vol. 14. hlm. 1–9. doi:10.3115/1118975.1118976.
  • McKinnon, AM. (2012). 'Metaphors in and for the Sociology of Religion: Towards a Theory after Nietzsche'. Journal of Contemporary Religion, vol 27, no. 2, pp. 203–216. [1]
  • David Punter (2007). Metaphor, London, Routledge.
  • Paul Ricoeur (1975). The Rule of Metaphor: Multi-Disciplinary Studies in the Creation of Meaning in Language, trans. Robert Czerny with Kathleen McLaughlin and John Costello, S. J., London: Routledge and Kegan Paul 1978. (Toronto: University of Toronto Press 1977)
  • I. A. Richards. (1936). The Philosophy of Rhetoric. Oxford, Oxford University Press.
  • John Searle (1979). "Metaphor," in A. Ortony (ed.) Metaphor and Thought, Cambridge University Press.
  • Underhill, James W., Creating Worldviews: Metaphor, Ideology & Language, Edinburgh UP, 2011.
  • Herscberger, Ruth (Summer 1943). "The Structure of Metaphor". The Kenyan Review. 5 (3): 433–443. JSTOR 4332426.
  • Rudmin, Floyd W. (1991). "Having: A Brief History of Metaphor and Meaning". Syracuse Law Review. 42: 163. Diakses tanggal 11 October 2013.
  • Somov, Georgij Yu (2013). "The interrelation of metaphors and metonymies in sign systems of visual art: An example analysis of works by V. I. Surikov". Semiotica. 2013 (193): 31–66. doi:10.1515/sem-2013-0003.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ronde (makanan)

tradisional: 湯圓; Hanzi sederhana: 汤圆; Pinyin: tāngyuán). Nama tangyuan merupakan metafora dari reuni keluarga (Hanzi tradisional: 團圓; Hanzi sederhana: 团圆; Pinyin:

Uji bebek

linguistik, analogi ini dapat dianalisis sebagai jalinan metonimia dan metafora pada tataran kognitif, seperti sebuah prototyping. "Uji" bebek menimbulkan

Māra

sebagai metafora untuk bahaya gugusan kehidupan (khandha) atau keberadaan yang terkondisi (saṅkhāra). Maccu Māra – Māra atau "setan" sebagai metafora untuk

Kambing hitam

dilukiskan dalam Kitab Imamat 16. Kata ini lebih banyak digunakan sebagai metafora, yang merujuk kepada seseorang yang dipersalahkan untuk suatu kemalangan

Mitos penciptaan

penciptaan biasanya dianggap menyampaikan kebenaran yang mendalam, baik secara metafora, simbol, kesejarahan, maupun harfiah. Suatu mitos merupakan himpunan kepercayaan

Naykilla

tangga lagu Apple Music Indonesia. Secara musikal, lagu ini menggunakan metafora garam sebagai simbol kesedihan dan madu sebagai simbol kebahagiaan. Inovasi

Bija

butir atau biji, dipakai sebagai metafora bagi asal mula atau penyebab segala hal dan terkait dengan kata bindu. Metafora tersebut terutama diuraikan dalam

Penyakit

individu yang sakit. Orang-orang menggunakan metafora untuk memahami pengalaman mereka akan penyakit. Metafora memindahkan penyakit dari hal obyektif yang