Fungsi Hash yang memetakan nama-nama ke bilangan integer dari 0-15. Tampak adanya kolisi pada kunci "John Smith" dengan "Sandra Dee".

Hash adalah suatu kode dari perhitungan matematis yang berbentuk karakter acak. Fungsi Hash banyak sekali digunakan untuk mempercepat pencarian dalam tabel data atau pembandingan data seperti di dalam basis data, mencari duplikasi atau kesamaan (rekaman) di sebuah arsip komputer yang besar, menemukan goresan-goresan yang sama di sebuah DNA, dan sebagainya.

Fungsi hash haruslah stabil (referential transparent). Artinya, jika ia dipanggil dua kali oleh masukan yang benar-benar sama (sebagai contoh, string yang mengandung sekuen karakter yang sama), maka haruslah ia memberi hasil yang sama pula. Ini adalah sebuah kontrak dalam banyak bahasa pemrograman yang membolehkan pengguna melakukan override pada kesamaan morfologi dan fungsi hash bagi sebuah objek; jika dua objek adalah sama, maka kode hash-nya pun sama. Ini menjadi hal yang sangat penting untuk menemukan sebuah elemen di dalam tabel hash dengan cepat, juga karena dua elemen yang sama akan sama-sama meng-hash ke slot yang sama.

Beberapa fungsi hash dapat memetakan dua atau lebih kunci ke nilai hash yang sama, menyebabkan terjadinya kolisi. Fungsi-fungsi hash ini mencoba memetakan kunci-kunci ke nilai hash seketat mungkin karena tabrakan-tabrakan (kolisi) akan semakin sering terjadi saat tabel hash semakin terisi penuh. Sehingga, nilai hash digit tunggal (jumlah dari probing setiap nilai hash dibagi dengan jumlah tabel hash) terbatas hanya di 80% ukuran tabel yang ada. Bergantung kepada algoritme yang digunakan, aturan-aturan yang lain mungkin diperlukan, seperti double hashing dan linear probing.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Molekul

berhubungan dengan respon (spektrum) molekul yang berinteraksi dengan sinyal probing energi yang diketahui (atau frekuensi, sesuai dengan rumus Planck). Molekul

Spektroskopi gelombang mikro

Cornelius (2013-03). "Microwave spectroscopy on heavy‐fermion systems: Probing the dynamics of charges and magnetic moments". physica status solidi (b)

Elektron

GA; Anderson, D; Ritchie, DA; Silk, TW; Schofield, AJ (2009-07-31). "Probing Spin-Charge Separation in a Tomonaga-Luttinger Liquid". Science. 325 (5940):

Tabel periodik perluasan

79b4603O. doi:10.1103/PhysRevC.79.024603. Hoffman, S.; et al. (2008). Probing shell effects at Z=120 and N=184 (Report). GSI Scientific Report. hlm. 131

Galium

V.; Oksman A.; Gluzman I. Y.; Wellems T. E.; Piwnica-Worms D. (1997). "Probing the chloroquine resistance locus of Plasmodium falciparum with a novel

Kosolven

rational design of cosolvent exfoliation of layered materials by directly probing liquid–solid interaction". Nature Communications (dalam bahasa Inggris)

Energi gelap

2025-11-04 Dragan, Huterer,; S., Turner, Michael (1998-08-13). "Prospects for probing the dark energy via supernova distance measurements" (dalam bahasa Inggris)

Logam berat

hydromet.2006.03.041. Choptuik M. W., Lehner L. & Pretorias F. 2015, "Probing strong-field gravity through numerical simulation", in A. Ashtekar, B.