R
5
?
Contoh grafem meliputi: huruf, angka, tanda baca.

Grafem (serapan dari bahasa Belanda: grafeem) adalah satuan unit terkecil sebagai pembeda dalam sebuah sistem aksara. Contoh grafem antara lain adalah huruf, logogram, angka, tanda baca, serta simbol dari sistem penulisan lain. Satu grafem dapat dipetakan tepat pada satu fonem, meskipun cukup banyak sistem ejaan yang memetakan beberapa grafem untuk satu fonem (misalnya grafem <n> dan <g> untuk fonem /ŋ/) atau sebaliknya, satu grafem untuk beberapa fonem (misalnya grafem <e> untuk fonem /e/ dan /ə/).


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Aksara

Unsur-unsur yang lebih kecil yang terkandung dalam suatu aksara antara lain: grafem, huruf, diakritik, tanda baca, dsb. Satuan aksara disebut glif. "Aksara"

Fonologi

melambanginya, yang secara ortografis lazim disebut sebagai grafem. Jadi, idealnya satu grafem dalam sebuah bahasa itu melambangi satu bunyi, yang di dalam

G

yang dilambangkannya terdapat dalam berbagai bahasa dan ditulis dengan grafem yang berbeda-beda. Analog ‹g› dalam alfabet Kiril adalah ‹г› (contohnya

Huruf

Huruf (serapan dari bahasa Arab: حرفcode: ar is deprecated ) adalah sebuah grafem (bentuk, goresan, atau lambang) dari suatu sistem tulisan, misalnya 26 huruf

Alfabet bahasa Indonesia

Belanda. Ortografi bahasa Indonesia merupakan ortografi fonemik, yakni setiap grafem (terutama huruf) melambangkan persis satu fonem (bunyi huruf), meskipun

Glif

unsur bahasa tertulis, yang bisa menjadi grafem, atau bagian dari grafem, atau kadang-kadang beberapa grafem dalam kombinasi (yang terdiri glyph). Jika

Aksara Sinhala

dalam bahasa Sinhala saat ini dapat diwakili oleh grafem tersebut. Selain itu, śuddha terdiri atas grafem untuk retrofleks (ḷ) dan (ṇ), yang tidak lagi digunakan

Dwititik

seperti sing/sang/sung. "N̈", atau "n̈" (disebut juga n-dwititik) adalah grafem dari alfabet Latin N dengan sebuah dwititik. Huruf ini ditemukan pada ortografi