📑 Table of Contents
An image of a total solar eclipse at Orin Junction, Wyoming in 2017. A total solar eclipse happens when the Moon completely blocks the face of the Sun. It is the result of a cosmic coincidence. Even though the Sun is about 400 times bigger than the Moon, it is also about 400 times farther away. This makes the Sun and the Moon appear almost exactly the same size in our sky.
Gerhana matahari total di Orin Junction, Wyoming pada tahun 2017. Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan sepenuhnya menutupi permukaan Matahari. Ini adalah hasil dari koinsiden kosmik: Meskipun Matahari sekitar 400 kali lebih besar daripada Bulan, jaraknya juga sekitar 400 kali lebih jauh. Hal ini membuat Matahari dan Bulan tampak hampir sama ukurannya di langit Bumi.[1]

Koinsiden adalah kesamaan yang luar biasa dari peristiwa-peristiwa atau keadaan yang tidak memiliki hubungan sebab akibat yang jelas satu sama lain. Persepsi kebetulan yang luar biasa dapat memunculkan klaim supranatural, okultisme, atau paranormal. Koinsiden juga bisa mengarah pada kepercayaan terhadap fatalisme, sebuah doktrin yang memercayai bahwa peristiwa akan terjadi dengan cara yang tepat sesuai rencana yang telah ditentukan. Secara umum, persepsi mengenai koinsiden, dapat menjadi penghubung antara bidang psikologi populer dan filsafat karena kurangnya penjelasan yang memadai.[2]

Dari perspektif statistik, koinsiden adalah sesuatu yang tak bisa dihindari, dan merupakan hal yang lumrah, tetapi terlihat ganjil secara intuitif. Biasanya koinsiden merupakan peluang kejadian dengan probabilitas yang cenderung diremehkan.[2] Contohnya dalam problema ulang tahun, yang menunjukkan bahwa peluang dua orang yang berulang tahun sama sudah melebihi 50% dalam kelompok yang hanya terdiri dari 23 orang.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ "Why Do Eclipses Happen? - NASA Science". science.nasa.gov (dalam bahasa Inggris). 14 October 2022. Diakses tanggal 2023-11-12.
  2. ^ a b Van Elk, Michiel; Friston, Karl; Bekkering, Harold (2016). "The Experience of Coincidence: An Integrated Psychological and Neurocognitive Perspective". The Challenge of Chance. The Frontiers Collection. hlm. 171–185. doi:10.1007/978-3-319-26300-7_9. ISBN 978-3-319-26298-7.
  3. ^ Mathis, Frank H. (June 1991). "A Generalized Birthday Problem". Carl Review. 33 (2): 265–70. doi:10.1137/1033051. ISSN 0036-1445. JSTOR 2031144. OCLC 37699182.

Daftar pustaka

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Vladimir Arnold

acute pancreatitis on 3 June 2010 in Paris, nine days before his 73rd birthday. He was buried on 15 June in Moscow, at the Novodevichy Monastery. In a

Google

tanggal 2023-05-05. Griffin, Andrew (September 27, 2019). "Google birthday: The one big problem with the company's celebratory doodle". The Independent. Diarsipkan

The Beatles

mengatakan "materi menjadi masalah utama" ("Material's becoming a hell of a problem".) Enam lagu daur ulang dimasukkan dalam album. Dirilis bulan Desember

Albert Einstein

Bibcode:2014Natur.506..418C. doi:10.1038/506418a. PMID 24572403. "On His 135th Birthday, Einstein is Still Full of Surprises". Out There. 14 Maret 2014. Diarsipkan

Ariana Grande

nomor satu di AS dan berada di 10 besar di 24 negara. Dengan single utama "Problem" dan beberapa single lain, dia berada di 10 besar di Billboard Hot 100

Sadie Robertson

8 10 Last to be called safe 10 Semi-finals Quickstep / "Problem" Argentine Tango / "Problem" (acoustic version) 9 9 10 9 9 10 9 9 Last to be called safe

Garis waktu peristiwa jauh di masa depan

Ultimate Reality: From Quantum to Cosmos", Honoring John Wheeler's 90th Birthday. 288 (5): 40–51. arXiv:astro-ph/0302131. Bibcode:2003SciAm.288e..40T. doi:10

Max Verstappen

Februari 2022. "Road legal at last! Verstappen passes driving test on 18th birthday". Formula1.com. FOM. 30 September 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-07-31