Statistik atau statistik sampel adalah besaran dalam statistika yang diperoleh dari suatu sampel untuk suatu tujuan statistika. Tujuan statistika dapat berupa perkiraan nilai suatu parameter populasi, mencirikan keadaan sampel, atau mengevaluasi suatu hipotesis. Istilah statistik digunakan untuk merujuk fungsi dan merujuk nilai fungsi dari suatu sampel. Jika suatu statistik digunakan untuk tujuan yang spesifik, statistik tersebut dapat dirujuk dengan nama yang menjelaskan tujuannya. Contoh dari statistik adalah rata-rata, varians, dan koefisien korelasi.

Jika suatu statistik digunakan untuk menduga nilai suatu parameter populasi, statistik tersebut dikenal sebagai suatu estimator. Parameter populasi dapat berupa sembarang karakteristik dari populasi yang dipelajari. Jika tidak memungkinkan untuk mengukur nilainya secara langsung, metode-metode statistika digunakan untuk memperkirakan nilai parameter yang paling mungkin. Metode-metode ini bekerja pada statistik sampel yang diambil dari populasi tersebut. Sebagai contoh, rata-rata sampel adalah estimator takbias dari rata-rata populasi. Hal ini mengartikan nilai ekspektasi dari rata-rata sampel akan sama dengan rata-rata populasi sebenarnya.[1] Suatu statistik dapat digunakan untuk banyak tujuan, sebagai contoh, rata-rata sampel juga dapat digunakan untuk mencirikan suatu sampel, dan untuk menguji suatu hipotesis.

Contoh

sunting

Beberapa contoh dari statistik adalah:

  • "Pada suatu jajak pendapat di Indonesia, 72% pemuda mengatakan pemanasan global sedang terjadi." Dalam kalimat ini, "72%" adalah suatu statistik, yakni persentasi pemuda dalam jajak pendapat yang percaya dengan pemanasan global. Populasi dari dipelajari adalah himpunan semua pemuda di Indonesia, dan nilai parameter populasi yang diduga/ditaksir adalah persentase dari semua pemuda di Indonesia, tidak hanya yang mengikuti jajak pendapat, yang percaya dengan pemanasan global.
  • "Seorang manajer suatu hotel di dekat bandara internasional mengatakan rata-rata waktu tinggal dari 20 tamu adalah 3,5 hari." Dalam contoh ini, "3,5 hari" adalah suatu statistik, yakni rata-rata lama waktu tinggal untuk sampel berisi 20 penghuni hotel. Populasi dari yang dirujuk adalah semua penghuni hotel ini, dan nilai parameter populasi yang ditaksir adalah rata-rata lama waktu tinggal untuk semua penghuni hotel ini.[2] Ketakbiasan estimator pada kasus ini bergantung dari proses bagaimana sampel dipilih; lihat paradoks inspeksi.

Ada beberapa fungsi yang digunakan untuk menghitung statistik. Beberapanya adalah:

Referensi

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Kokoska 2015, hlm. 296-308.
  2. ^ Kokoska 2015, hlm. 296-297.

Daftar pustaka

sunting
  • Kokoska, Stephen (2015). Introductory Statistics: A Problem-Solving Approach (Edisi 2nd). New York: W. H. Freeman and Company. ISBN 978-1-4641-1169-3.
  • Parker, Sybil P (editor in chief). "Statistic". McGraw-Hill Dictionary of Scientific and Technical Terms. Fifth Edition. McGraw-Hill, Inc. 1994. ISBN 0-07-042333-4. Page 1912.
  • DeGroot and Schervish. "Definition of a Statistic". Probability and Statistics. International Edition. Third Edition. Addison Wesley. 2002. ISBN 0-321-20473-5. Pages 370 to 371.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik (disingkat BPS, bahasa Inggris: Statistics Indonesiacode: en is deprecated ) adalah Lembaga Pemerintah Nonkementrian yang bertugas

Politeknik Statistika STIS

yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Polstat STIS berdiri pada 11 Agustus 1958 sebagai Akademi Ilmu Statistik (AIS). Polstat STIS bertujuan

Daftar kecamatan dan kelurahan di Indonesia

setiap tahun mengalami perubahan. Daftar ini dimulai dari data Badan Pusat Statistik tahun 2004 hingga 2014. Selanjutnya menggunakan data Peraturan Kementerian

Samaria

"wilayah" statistik standar yang digunakan oleh Biro Pusat Statistik Israel. [1] Diarsipkan 2012-02-04 di Wayback Machine.. "Biro Pusat Statistik juga mengumpulkan

Kepala Badan Pusat Statistik

Kepala Badan Pusat Statistik (disingkat Kepala Badan Pusat Statistik) adalah pemimpin lembaga nonkementerian Badan Pusat Statistik. Posisi ini dibentuk

Rekor di kabinet Indonesia

Berikut sejumlah rekor dan statistik menteri di Indonesia. Soekarno, 25 kabinet (Kabinet Presidensial sampai Kabinet Ampera I) Soeharto, 8 kabinet (Kabinet

Amalia Adininggar Widyasanti

Badan Pusat Statistik (BPS) sejak 19 Februari 2025. Ia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto bersama dengan Wakil Kepala Badan Pusat Statistik, Sonny Harry

Bootstrapping (statistik)

Teknik ini memungkinkan prakiraan sebaran pencuplikan dari hampir semua statistik menggunakan metode pencuplikan acak. Bootstrapping memperkirakan properti