Rantai Komando
Satuan Serdadu Komandan
Regu 8–13 Komandan regu
Peleton 26–55 Komandan peleton
Kompi 80–225 Kapten/Mayor
Batalyon 300–1,300 (Letnan) Kolonel
Resimen/Brigade 3,000–5,000 Letnan Kolonel /
(Brigadir Jenderal)
Divisi 10,000–15,000 Mayor Jenderal
Korps 20,000–45,000 Letnan Jenderal
Tentara darat medan 80,000–200,000 Jenderal
Kelompok tentara 400,000–1,000,000 Jenderal Besar
Daerah militer 1,000,000–3,000,000 Jenderal Besar
Tentara mandala 3,000,000–10,000,000 Jenderal Besar

Batalyon atau batalion (Bahasa Inggris; batallion) adalah satuan militer yang terdiri dari dua sampai enam kompi atau baterai (istilah kompi untuk satuan artileri). Komandan batalyon (Danyon) biasanya seorang Mayor atau Letkol. Pemakaian istilah batalyon berbeda-beda pada setiap negara. Sebuah batalyon biasanya adalah bagian dari sebuah resimen, grup, atau brigade, tergantung dari sistem organisasi yang dipakai.

Lihat pula

sunting
  • Batalyon di TNI AD


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Soedirman

Pembela Tanah Air (PETA) yang disponsori Jepang, menjabat sebagai komandan batalion di Banyumas. Selama menjabat, Soedirman bersama rekannya sesama prajurit

Batalyon infanteri

tersebut berada, sedangkan dua digit terakhir menunjukkan angka urutan Batalion tersebut. Misal: Batalyon Infanteri di wilayah Jawa Tengah dan DIY menggunakan

Soeprijadi

memegang salah satu jabatan penting di pemerintahan kabupaten di Blitar. Di Batalion PETA Blitar, yang dibentuk di antara unit-unit pertama milisi pada akhir

Batalion Māori

Batalion ke-28 (Māori), atau yang lebih umum dikenal sebagai Māori Battalion, adalah sebuah Batalion infanteri Angkatan Darat Selandia Baru yang bertugas

Sarwo Edhie Wibowo

(Tentara Nasional Indonesia saat ini) dan membentuk batalion. Namun, usaha itu gagal dan batalion bubar. Teman satu kampung halamannya, Ahmad Yani yang

Pembela Tanah Air

pasukan PETA Batalion Blitar melakukan pemberontakan di bawah pimpinan Soeprijadi. Pemberontakan ini dipicu oleh kemarahan personel Batalion Blitar yang

Komando Resor Militer 061

II yang membawahi 4 batalion, yaitu: Batalion I Depok (Teritori Depok, Parung, Bojonggede, Rumpin, Semplak hingga Tenjo); Batalion II Leuwiliang (Teritori

Grup 1/Para Komando

Bertindak selaku Inspektur Upacara Letjen TNI Ahmad Yani Hari itu, diresmikan Batalion 1/Para Komando. Grup ini bermarkas di Taktakan, Serang, Banten, dengan