Aurat adalah bagian dari tubuh manusia yang wajib ditutupi dari pandangan orang lain dengan pakaian menurut ajaran Islam. Menampakkan aurat bagi muslim dianggap melanggar syariat Islam dan dihukumi sebagai sebuah dosa. Dalam Islam, aurat bagi wanita adalah seluruh tubuhnya, kecuali kedua telapak tangan dan wajah.[1] Sedangkan aurat laki-laki adalah antara pusar hingga lutut, artinya pusar dan lutut sendiri bukanlah aurat.

Etimologi

sunting

Aurat dalam bahasa Urdu berarti "wanita", bagaimanapun dalam bahasa Urdu dan beberapa yang berbahasa Hindi di India mengartikannya sebagai wanita, tetapi sebenarnya kalimat aurat dalam bahasa Hindi adalah naari.[2] Bahasa Hindi telah mengambil banyak kalimat dari bahasa Persia/Arab dan Sanskrit.

Dalil

sunting

Al-Qur'an

sunting

Konsep mengenai aurat dinyatakan dalam Al-Qur'an pada Surah An-Nur ayat 31 dan Surah Al-Ahzab ayat 59.[butuh rujukan]

Hadis

sunting

Konsep mengenai aurat diperoleh dari hadis yang mengisahkan teguran oleh Muhammad kepada Asma' binti Abu Bakar karena mengunjungi rumahnya dengan mengenakan busana yang agak tipis. Muhammad menegur dengan menyatakan bahwa perempuan yang sudah baligh tidak boleh menampakkan bagian tubuh tertentu dan Muhammad menunjuk ke arah wajah dan telapak tangan. Hadis mengenai aurat ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Al-Baihaqi.

Konsep tentang aurat juga dinyatakn dalam hadis periwayatan Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasa'i yang mengisahkan bahwa seseorang pernah bertanya kepada Muhammad perihal aurat yang harus ditutup dan yang boleh ditampakkan. Muhammad menjawab bahwa aurat harus dijaga kecuali terhadap istri atau budak yang dimiliki.[3]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Jilbab

terkait dengan tuntunan syariat Islam untuk menggunakan pakaian yang menutup aurat atau dikenal dengan istilah hijab. Sementara kerudung sendiri di dalam Al-Qur'an

Surjan

mengenakan pakaian atasan sehingga dibuatlah atasan yang juga untuk menutup aurat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata "Surjan" berarti baju jas laki-laki

Jilbab di Indonesia

kembali ke tanah air oleh para ulama tersebut. Kesadaran untuk menutup aurat sendiri, pastinya dilakukan setidaknya ketika perempuan sedang salat. G

Mukena

ke kaki. Mukena dikenakan di luar pakaian sehari-hari untuk memastikan aurat tertutup dengan sempurna sesuai syariat Islam saat beribadah. Biasanya terbuat

Nuh dalam Islam

pengabaian Ham untuk menutup aurat Nuh yang terlihat ketika Nuh sedang tertidur dan kedua saudaranya yang lain yang menutupi aurat ayah mereka. Karena pengabaian

Anne Rufaidah

sebagai penutup aurat merupakan hak sekaligus kewajiban setiap muslimah. Tahun 1970-1980 di Indonesia memakai jilbab sebagai penutup aurat adalah sesuatu

Ken Dedes

Hutan Baboji. Ketika turun dari kereta, kain Ken Dedes tersingkap sehingga auratnya yang bersinar terlihat oleh Ken Arok. Ken Arok menyampaikan hal itu kepada

Wajah menurut Islam

sebagai aurat. Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi'i berpendapat bahwa wajah tidak termasuk aurat wanita. Kedua mazhab ini menambahkan pengecualian bagi aurat wanita