📑 Table of Contents
1740
MileniumMilenium ke-2
Abad
Dasawarsa 
Tahun

1740 (MDCCXL) adalah tahun kabisat yang diawali hari Jumat dalam kalender Gregorian dan tahun kabisat yang diawali hari Selasa dalam kalender Julian, tahun ke-1740 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-740 pada Milenium ke-2, tahun ke-40 pada Abad ke-18, dan tahun ke- 1 pada dekade 1740-an. Mulai awal tahun 1740, kalender Gregorian terhitung 11 hari setelah kalender Julian, yang tetap digunakan di sejumlah negara tertentu sampai tahun 1923.

Peristiwa

sunting
Gambar tentang pembantaian orang Tionghoa di Batavia

Kelahiran

sunting

Catatan

sunting
  1. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-09-21. Diakses tanggal 2006-11-12.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Geger Pacinan

Kekerasan dalam batas kota berlangsung dari 9 Oktober hingga 22 Oktober 1740, sedangkan berbagai pertempuran kecil terjadi hingga akhir November tahun

Anna dari Rusia

Moskow – 28 Oktober [K.J.: 17 Oktober] 1740) adalah Maharani (kaisar wanita) Rusia dari tahun 1730 hingga tahun 1740. Sebelumnya dia memerintah sebagai wali

Indonesia

di Nusantara, misalnya, yaitu tragedi Geger Pacinan di Batavia pada tahun 1740 yang memicu Perang Jawa (1741–1743) dan Perang Kuning (1750); serta Perang

Makau

sebelum ke Kanton. Pemerintah Qing meningkatkan kendali atas Makau; sejak 1740-an, penduduk Tionghoa tunduk pada pengadilan Qing dan pembangunan baru harus

Brunei Darussalam

Husin Kamaluddin (1710 - 1730) (1737 - 1740) Sultan Muhammad Alauddin (1730 - 1737) Sultan Omar Ali Saifuddien I (1740-1795) Sultan Muhammad Tajuddin (1795-1804)

Ivan VI dari Rusia

lahir 23 Agustus [K.J.: 12 Agustus] 1740 – meninggal 16 Juli [K.J.: 5 Juli] 1764), adalah Kaisar Rusia dari Oktober 1740 sampai Desember 1741. Ivan masih

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Bandan, Kampung Ambon, Kampung Bali, dan Manggarai. Pada tanggal 9 Oktober 1740, terjadi kerusuhan di Batavia dengan terbunuhnya 5.000 orang Tionghoa. Dengan

Diskriminasi terhadap Tionghoa-Indonesia

serius terhadap orang Tionghoa telah terjadi secara berkala sejak tahun 1740, ketika tentara VOC membunuh sampai dengan 10.000 orang keturunan Tionghoa