1645
MileniumMilenium ke-2
Abad
Dasawarsa 
Tahun

1645 (MDCXLV) adalah tahun biasa yang diawali hari Minggu dalam kalender Gregorian dan tahun biasa yang diawali hari Rabu dalam kalender Julian, tahun ke-1645 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-645 pada Milenium ke-2, tahun ke-45 pada Abad ke-17, dan tahun ke- 6 pada dekade 1640-an. Mulai awal tahun 1645, kalender Gregorian terhitung 10 hari setelah kalender Julian, yang tetap digunakan di sejumlah negara tertentu sampai tahun 1923.

Peristiwa

sunting

Kematian

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Halaman Utama

Dominikan dan Fransiskan tidak sependapat, lalu mengadu ke Roma. Pada tahun 1645, Kongregasi Suci untuk Penyiaran Iman (Propaganda Fide) di Roma membenarkan

Sultan Agung dari Mataram

Agung Adi Prabu Anyakrakusuma; lahir di Kotagede, 1593 – meninggal di Karta, 1645) sebelumnya bergelar Susuhunan Anyakrakusuma adalah Susuhunan/Sultan Mataram

Kesultanan Mataram

beliau kembali menggunakan gelar lamanya sebagai sebutan Sunan Agung. Pada 1645 Sultan Agung mulai membangun Imogiri, sebagai tempat pemakaman, sekitar lima

Indonesia

pada masa kejayaannya di bawah kepemimpinan Sultan Agung pada tahun 1613–1645, lalu mengalami kemunduran dan akhirnya terpecah-pecah karena adanya intervensi

Miyamoto Musashi

pertengahan. Ia diperkirakan lahir pada sekitar tahun 1584, dan meninggal tahun 1645. Nama aslinya adalah Shinmen Takezo. Kata Musashi merupakan lafal lain dari

Kota Pasuruan

tahun 1601 ibu kota Blambangan dapat direbut oleh Pasuruan. Pada tahun 1617-1645 yang berkuasa di Pasuruan adalah seorang Tumenggung dari Kapulungan yakni

Keraton Karta

Kutagede pada tahun 1613–1645. Keraton Karta didirikan oleh Sultan Agung pada tahun 1613, kemudian pada 1618 baru digunakan hingga 1645. Ketika Sultan Agung

Perang Kreta (1645–1669)

Utsmaniyah dan negara-negara Barbaria. Perang ini berlangsung dari tahun 1645 hingga 1669. Sebagian besar pertempuran berlangsung di pulau Kreta yang merupakan