1369
MileniumMilenium ke-2
Abad
Dasawarsa 
Tahun


1369 dalam kalender lain
Kalender Gregorian1369
MCCCLXIX
Kalender Bahá'í−475 – −474
Kalender Bali1290–1291
Kalender Bengali776
Kalender Berber2319
Kalender Buddha1913
Kalender Burma731
Kalender Tionghoa戊申(Kera Tanah)
4065 atau 1919
    — sampai —
己酉年 (Ayam Tanah)
4066 atau 1920
Kalender Koptik1085–1086
Kalender Etiopia1361–1362
Kalender Ibrani5129–5130
Kalender Hindu
 - Vikram Samvat1425–1426
 - Shaka Samvat1291–1292
 - Kali Yuga4470–4471
Kalender Holosen11369
Kalender Iran747–748
Kalender Islam770–771
Kalender JepangŌan 2
(応安2年)
Kalender Jawa1282–1283
Kalender Julian1369
MCCCLXIX
Kalender Korea3702
Kalender Nanakshahi−99
Suriyakhati1912

1369 (MCCCLXIX) adalah tahun biasa yang diawali hari Senin dalam kalender Julian, tahun ke-1369 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-369 pada Milenium ke-2, tahun ke-69 pada Abad ke-14, dan tahun ke- 10 dan terakhir pada dekade 1360-an. Mulai awal tahun 1369, kalender Gregorian terhitung 8 hari setelah kalender Julian, yang merupakan kalender dominan pada saat itu.

Peristiwa

sunting


Kelahiran

sunting


Kematian

sunting

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Fatayat Nahdlatul Ulama

muda yang didirikan pada 7 Rajab 1369 H/24 April 1950 M di Surabaya. Fatayat NU didirikan di Surabaya pada 7 Rajab 1369 atau 24 April 1950. Masa perintisan

Penyebaran Islam di Nusantara

bahasa Arab, ditemukan pada banyak serangkaian batu nisan bertanggal sampai 1369 M di Jawa Timur, menunjukkan bahwa mereka hampir pasti adalah Jawa pribumi

Resolusi 1369 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Resolusi 1369 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 14 September 2001. Usai mengulang resolusi-resolusi seputar situasi antara Eritrea

Al-Mu'ayyad Shaykh

المؤيد سيف الدين أبو النصر شيخ المحموديcode: ar is deprecated ; sekitar 1369 – 13 Januari 1421) adalah seorang sultan Mamluk di Mesir yang memerintah

Gi

Permaisuri Gi (atau Ki; Hangul: 기황후code: ko is deprecated ; 1315–1369/70), dikenal juga sebagai Permaisuri Qi (atau Ch'i; 奇皇后code: zh is deprecated ) dalam

Ibnu Katsir

peristiwa Pemberontakan Baydamur (1361) dan dalam menyerukan jihad (1368-1369). Selain itu, ia menulis buku terkait bidang fiqih didasarkan pada Al-Qur'an

Jawa

Jawa Kuno dan bukan bahasa Arab ditemukan dengan penanggalan tahun sejak 1369 di Jawa Timur. Damais menyimpulkan itu adalah makam orang-orang Jawa yang

Brawijaya

(1351-1359) Bhre Daha IV atau Prabu Putri III (1359-1369) Bhre Tumapèl IV atau Prabu Kertawijaya (?) (1369-1373) Bhre Pamotan II atau Prabu Rajasawardhana