Zooxanthellae cokelat-kuning

Zooxanthellae (/ˌzəzænˈθɛl/; tunggal zooxanthella) adalah sebuah istilah umum untuk dinoflagellata bersel satu yang dapat hidup bersimbiosis dengan beragam invertebrata laut yang mencakup demospongiae, koral, ubur-ubur dan biku. Kebanyakan zooxanthellae yang diketahui sekarang masuk kedalam genus Symbiodinium,[1] tetapi beberapa juga diketahui dari genus Amphidinium. Takson-takson, yang hingga saat ini belum teridentifikasi, barangkali memiliki afinitas-afinitas endosimbion yang serupa.[2] Zooxanthella sejati (K. brandt) adalah sebuah mutualis dari Collozoum inerme (Joh.Müll., 1856, sebuah radiolaria)[3] dan secara sistematis ditempatkan pada Peridiniales.[a][5] Kelompok eukariota unisel lainnya yang terlibat pada hubungan-hubungan endosimbiosis lainnya baik pada habitat air tawar maupun asin adalah alga hijau zoochlorellae.[6]

Referensi

sunting
  1. ^ LaJeunesse, Todd C.; Parkinson, John Everett; Gabrielson, Paul W.; Jeong, Hae Jin; Reimer, James Davis; Voolstra, Christian R.; Santos, Scott R. (20 August 2018). "Systematic Revision of Symbiodiniaceae Highlights the Antiquity and Diversity of Coral Endosymbionts". Current Biology. 28 (16): 2570–2580.e6. doi:10.1016/j.cub.2018.07.008. hdl:10754/630499. PMID 30100341.
  2. ^ Birkeland, Charles (1997). Life and Death of Coral Reefs. Springer Science & Business Media. hlm. 98–99. ISBN 978-0-412-03541-8.
  3. ^ Brandt, K. (1881). "Über das Zusammenleben von Thieren und Algen" [About the coexistence of animals and algae]. Archiv für Anatomie und Physiologie / Physiologische Abteilung (dalam bahasa German). 1881: 570–574. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ^ Michael D. Guiry; Robert A. Andersen (April 2018). "Validation of the generic name Symbiodinium (Dinophyceae, Suessiaceae) revisited and the reinstatement of Zooxanthella K.Brandt" (PDF). Notulae Algarum. 58: 1–5.
  5. ^ Gottschling, M.; McLean, T.I. (2013). "New home for tiny symbionts: Dinophytes determined as Zooxanthella are Peridiniales and distantly related to Symbiodinium". Molecular Phylogenetics and Evolution. 67 (1): 217–222. doi:10.1016/j.ympev.2013.01.003. PMID 23333735.
  6. ^ Hoek, Christiaan; Mann, David; Jahns, H. M. (1995). Algae: An Introduction to Phycology. Cambridge University Press. hlm. 278. ISBN 978-0-521-31687-3.


Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Terumbu karang

karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanthellae. Terumbu karang termasuk dalam jenis filum Cnidaria kelas Anthozoa yang

Simbiosis

ISBN 0-19-508821-2 Toller, W. W.; Rowan, R.; Knowlton, N. (2001), "Repopulation of Zooxanthellae in the Caribbean Corals Montastraea annularis and M. faveolata following

Pemutihan karang

melepaskan zooxanthellae (sering juga disebut dengan algae) yang biasanya hidup di dalam tisu-tisu karang, menyebabkan karang memutih. Zooxanthellae dapat

Klorofil

"SOME SPECTRAL CHARACTERISTICS OF CHLOROPHYLL c FROM TRIDACNA CROCEA ZOOXANTHELLAE". The Biological bulletin. 136: 54––62. doi:10.2307/1539668. Cate, Thomas

Koral

di dalam jaringan mereka. Dinoflagellata ini umumnya dikenal sebagai zooxanthellae. Koral seperti itu membutuhkan sinar matahari dan tumbuh di air yang

Mutualisme

melaksanakan fotosintesis dengan bersimbiosis dengan mikroorganisme zooxanthellae. Mutualisme berkontras dengan kompetisi interspesifik, yang mana tiap

Ikan badut

matahari di mana terdapat lebih banyak mikroorganisme fotosintetik (zooxanthellae) yang menjadi tumpuan hidup anemon. Ini mencakup terumbu karang dan

Polychaeta

Thamrin (2012). Ekosistem Terumbu Karang: Hubungan antara Karang dab Zooxanthellae (PDF). Pekanbaru: Badan Penerbit Universitas Riau. hlm. 72. ISBN 978-979-792-314-3