Infobox orangYokhebed

Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahAmram Suntingan nilai di Wikidata
AnakMusa, Harun, Miryam, Harun, Musa Suntingan nilai di Wikidata
AyahLewi Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraGerson, Merari dan Kehat Suntingan nilai di Wikidata


Yokhebed (bahasa Ibrani: יוֹכֶבֶד,יוֹכָבֶד‎, Yoḫéved, Yoḫáved, Yôḵéḇeḏ, Yôḵāḇeḏ, artinya "Yahweh adalah kemuliaan"; bahasa Inggris: Jochebed; dalam Islam disebut Yukabid يوكابد) adalah putri Lewi[1] dan ibu dari Miryam, Harun dan Musa, menurut catatan Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama Alkitab Kristen. Suaminya, yang juga keponakannya, adalah Amram bin Kehat bin Lewi.[2] Menurut legenda Yahudi, Yokhebed dikuburkan di "Makam Matriarkh", di Tiberias.

Kelahiran Musa

sunting

Catatan mengenai Yokhebed terutama berhubungan dengan kelahiran Musa, di dalam kitab kedua Taurat, yaitu Kitab Keluaran 2:1–10. Ia hidup pada zaman Israel diperbudak di Mesir. Raja Mesir juga memerintahkan kepada bidan-bidan yang menolong perempuan Ibrani pada waktu bersalin, untuk membunuh bayi yang baru lahir jika anak laki-laki. Ketika Yokhebed melahirkan Musa, dilihatnya bahwa anak itu cantik, sehingga disembunyikannya tiga bulan lamanya. Namun, ia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi, sebab itu diambilnya sebuah peti pandan, dipakalnya dengan gala-gala dan ter, diletakkannya bayi itu di dalamnya dan ditaruhnya peti itu di tengah-tengah teberau di tepi sungai Nil; kakaknya perempuan (Miryam) berdiri di tempat yang agak jauh untuk melihat, apakah yang akan terjadi dengan dia. Maka datanglah puteri Firaun untuk mandi di sungai Nil, sedang dayang-dayangnya berjalan-jalan di tepi sungai Nil, lalu terlihatlah olehnya peti yang di tengah-tengah teberau itu, maka disuruhnya hambanya perempuan untuk mengambilnya. Ketika dibukanya, dilihatnya bayi itu, dan tampaklah anak itu menangis, sehingga belas kasihanlah ia kepadanya dan berkata: "Tentulah ini bayi orang Ibrani." Lalu bertanyalah kakak anak itu kepada puteri Firaun: "Akan kupanggilkah bagi tuan puteri seorang inang penyusu dari perempuan Ibrani untuk menyusukan bayi itu bagi tuan puteri?" Sahut puteri Firaun kepadanya: "Baiklah." Lalu pergilah gadis itu memanggil ibu bayi itu. Maka berkatalah puteri Firaun kepada ibu itu: "Bawalah bayi ini dan susukanlah dia bagiku, maka aku akan memberi upah kepadamu." Kemudian perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya. Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada puteri Firaun, yang mengangkatnya menjadi anaknya, dan menamainya Musa, sebab katanya: "Karena aku telah menariknya dari air." Kelak Musa memimpin bangsa Israel ke luar dari Mesir menuju ke tanah Kanaan.

Hubungan dengan Amram

sunting

Menurut Kitab Bilangan, Yokhebed dilahirkan ketika Lewi sudah ada di Mesir.[1] Di Kitab Keluaran dicatat bahwa Amram mengambil Yokhebed, saudara ayahnya, menjadi isterinya, dan perempuan ini melahirkan Harun dan Musa baginya.[3] Kelak pernikahan dalam hubungan keluarga semacam ini dilarang di hukum Taurat.[4] Sejumlah naskah bahasa Yunani dan Latin dari Septuaginta menulis bahwa Yokhebed adalah saudara sepupu ayah Amram dan ada juga yang menulisnya sebagai saudara sepupu Amram.[5] Dalam kitab apokrif Testament of Levi ditulis bahwa Yokhebed lahir ketika Lewi, ayahnya, berusia 64 tahun.

Silsilah

sunting

Menurut catatan Alkitab, silsilah keluarga Yokhebed adalah sebagai berikut:

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lewi
 
istri
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Gerson
 
Kehat
 
Merari
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
2 putra
 
 
 
 
 
 
2 putra
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Yokhebed
 
Amram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Yizhar
 
Hebron
 
Uziel
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Miryam
 
Harun
 
Zipora
 
Musa
 
wanita Kush
 
3 putra
 
 
 
 
 
3 putra
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Nadab
 
 
 
 
Gersom
 
Eliezer
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Abihu
 
 
 
 
Sebuel
 
Rehabya
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Eleazar
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Itamar
 
 
 
 
Pinehas
 


Tradisi Islam

sunting

Dalam Al Qur'an tercatat riwayat Musa, meskipun ada perbedaan dengan cerita Alkitab, antara lain: usaha ibunya menyelamatkan bayi Musa, penyeberangan Laut Merah, semak yang terbakar, dan Sepuluh Perintah Tuhan.[6] Nama ibu Musa tidak disebutkan.

Referensi

sunting
  1. ^ a b Bilangan 26:59
  2. ^ Keluaran 6:20
  3. ^ Keluaran 6:20
  4. ^ Imamat 18:12
  5. ^ Exodus 6:16–20, LXX
  6. ^ Roraback, Amanda (2004). Islam in a Nutshell. Enisen Publishing. hlm. 27.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Musa

bersekutu dengan musuhnya Mesir. Ibu Musa yang dari etnis Yahudi, yaitu Yokhebed, diam-diam menyembunyikannya ketika Firaun memerintahkan semua bayi Yahudi

Daftar nama tokoh dalam Alkitab

Yakub dan Asnat binti Potifera (Imam di On) Efraim dan Manasye Amram dan Yokhebed Musa bin Amram dan Zipora binti Rehuel (Yitro, Imam di Midian); Gersom

Musa (tokoh Al-Qur'an)

tuanya. Nama ayahnya adalah Amran bin Kehat. Sedangkan nama ibunya adalah Yokhebed. Musa merupakan cicit dari Yakub bin Ishak dari nasab ayahnya. Musa memiliki

Miryam

deprecated ; dalam Islam disebut Miryam مريم) adalah putri dari Amram dan Yokhebed, serta kakak perempuan Musa dan Harun. Dia dicatat pertama kali dalam Kitab

Asiyah

Miryam kemudian datang dan mengusulkan agar Yokhebed menjadi ibu susunya. Setelahnya, Musa disusukan kepada Yokhebed yang sebenarnya merupakan ibunya sendiri

Harun (tokoh Alkitab)

sebagai Imam Besar pertama untuk bangsa Israel. Orangtuanya adalah Amram dan Yokhebed, dari suku Lewi. Saudara perempuannya bernama Miryam. Sementara Musa mendapatkan

Amram

Maha-Tinggi/Orang-orang ditinggikan); dalam Islam disebut Imran عمران) adalah suami dari Yokhebed yang mempunyai anak-anak: Harun, Musa, dan Miryam. Dia dicatat pertama

Kehidupan pribadi Musa

Musa berasal dari suku Lewi. Ayahnya bernama Amram dan ibunya bernama Yokhebed. Musa memiliki 2 orang kakak kandung, yaitu Harun dan Miriam. Harun di