Contoh XML

XML (Extensible Markup Language) adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C untuk membuat dokumen markup keperluan pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam.[1] XML merupakan kelanjutan dari HTML (HyperText Markup Language) yang merupakan bahasa standar untuk melacak Internet.[2]

Mengenal XML

sunting

XML didesain untuk mampu menyimpan data secara ringkas dan mudah diatur. Kata kunci utama XML adalah data (jamak dari datum) yang jika diolah bisa memberikan informasi.[3]

XML menyediakan suatu cara terstandardisasi namun bisa dimodifikasi untuk menggambarkan isi dari dokumen.[4] Dengan sendirinya, XML dapat digunakan untuk menggambarkan sembarang view database, tetapi dengan satu cara yang standar.[4]

Tipe XML

sunting

XML memiliki tiga tipe file:[5]

  • XML, merupakan standar format dari struktur berkas (file) yang ada.
  • XSL, merupakan standar untuk memodifikasi data yang diimpor atau diekspor.
  • XSD, merupakan standar yang mendefinisikan struktur database dalam XML.

Keunggulan XML

sunting

Keunggulan XML bisa diringkas sebagai berikut:[6]

  • Pintar (Intelligence). XML dapat menangani berbagai tingkat (level) kompleksitas.
  • Dapat beradaptasi. Dapat mengadaptasi untuk membuat bahasa sendiri. Seperti Microsoft membuat bahasa MSXML atau Macromedia mengembangkan MXML.
  • Mudah pemeliharaannya.
  • Sederhana. XML lebih sederhana.
  • Mudah dipindah-pindahkan (Portability). XML mempunyai kemudahan perpindahan (portabilitas) yang lebih bagus.


Contoh dokumen XML sederhana

sunting
 <?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

 <Resep nama="roti" waktu_persiapan="5 menit" waktu_masak="3 jam">
   <judul>Roti tawar</judul>
   <bahan jumlah="3" satuan="cangkir">tepung</bahan>
   <bahan jumlah="0,25" satuan="ons">ragi</bahan>
   <bahan jumlah="1,5" satuan="cangkir">air hangat</bahan>
   <bahan jumlah="1" satuan="sendok teh">garam</bahan>
   <Cara_membuat>
    <langkah>Campur semua bahan dan uleni adonan sampai merata.</langkah>
    <langkah>Tutup dengan kain lembap dan biarkan selama satu jam di ruangan yang hangat.</langkah>
    <langkah>Ulangi lagi, letakkan di loyang dan panggang di oven.</langkah>
    <langkah>Keluarkan, hidangkan</langkah>
   </Cara_membuat>
</Resep>

Pranala luar

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Yuhefizar, 10 Jam Menguasai Internet, Teknologi & Aplikasinya + CD. Elex Media Komputindo
  2. ^ Ir. Hendra Wijaya, BS Oracle9i Database. Elex Media Komputindo.
  3. ^ Ali Zaki & Smitdev Community, SPP AJAX untuk Pemula. Elex Media Komputindo.
  4. ^ a b David M. Kroenke, Database Processing Jl.2/9. Erlangga.
  5. ^ Winpec Solution, Pemrograman VBA pada Ms. Access 2007, halaman 161. Elex Media Komputindo.
  6. ^ Wiwit Siswoutomo, Membangun Aplikasi Berbasis Flash + CD, halaman 157. Elex Media Komputindo.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Graph database

Graph database (Basis data graf) dalam dunia ilmu komputer adalah basis data yang menggunakan struktur data graf yg memiliki komponen simpel (node), tepi

Microsoft Sync Framework

dapat mendukung sumber data dibandingkan sebuah en:relational database seperti en:XML database or web service. Hal ini dapat berlangsung selama proxy siap

XML Paper Specification

XML Paper Specification (XPS) adalah spesifikasi untuk page description language dan format fixed document yang awalnya dikembangkan oleh Microsoft yang

Plazi

menyempurnakan perlakuan taksonomi yang diajukan dengan membuat versi dalam format XML Taxpub, dan mengedukasi tentang pentingnya menjaga akses terbuka terhadap

Adobe Flash

untuk berkomunikasi dengan program lain seperti HTML, PHP, dan Database dengan pendekatan XML, dapat dikolaborasikan dengan web, karena mempunyai keunggulan

Extensible Stylesheet Language Transformations

XSLT, adalah bahasa pemrograman berdasar XML yang digunakan untuk transformasi dokumen XML menjadi dokumen XML atau format lainnya. Transformasi tidak

Pangkalan data berorientasi dokumen

document-oriented database semakin berkembang dan populer digunakan seiring dengan penggunaan istilah NoSQL itu sendiri. Pangkalan data XML adalah subkelas

Waring Wera Wanua

(W3C). Standar yang paling penting dalam membangun Semantic Web adalah XML, XML Schema, RDF, OWL, dan SPARQL. Berikut adalah beberapa karakteristik utama