Nyumbu
Rentang waktu: 2.5–0 jtyl
Awal Pleistosen – sekarang
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Bovidae
Subfamili: Alcelaphinae
Genus: Connochaetes
Hinrich Lichtenstein, 1812
Spesies

Connochaetes gnounyumbu hitam
Connochaetes taurinusnyumbu biru

Keterangan:
Daerah persebaran nyumbu hitam ditampilkan dalam warna kuning
Daerah persebaran wildebeest biru ditampilkan dalam warna biru
Daerah persebaran kedua spesies ditampilkan dalam warna coklat
Gnu di Solo Safari

Gnu (Connochaetes)[1][2] atau nyumbu[3] adalah salah satu mamalia herbivora anggota famili Bovidae yang tersebar di savana di pedalaman Afrika. Hewan yang masih berkerabat dekat dengan kambing ini terdiri dari dua spesies yaitu nyumbu biru (C. taurinus) dan nyumbu hitam (C. gnou) yang kesemuanya merupakan spesies endemik benua Afrika.

Migrasi gnu

Gnu terkenal akan migrasi besar tahunan yang mereka lakukan guna mencari daerah baru yang lebih hijau yang jatuh antara bulan Juli hingga Agustus di mana pada saat itu, lebih dari satu juta ekor nyumbu melintasi savana Serengeti di antar perbatasan Tanzania-Kenya hingga menyebrangi sungai-sungai yang penuh dengan buaya.

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Ensiklopedi Indonesia. Seri fauna: Serangga. Ichtiar Baru-van Hoeve. 1988. hlm. 484. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Madrus, Aan (29 Maret 2018). "Beratnya Perjuangan Kawanan Wildebeest Saat Bermigrasi Menghindari Predator - Bobo". bobo.grid.id. Diakses tanggal 2025-08-22.
  3. ^ Oktavianto, Pradhipta (22 November 2024). "Bisakah Satwa Liar dan Hewan Ternak Hidup Berdampingan?". ForestDigest. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Wildebeest hitam

Wildebeest hitam (Connochaetes gnou) atau wildebeest berekor putih adalah salah satu spesies nyumbu. Nyumbu hitam pertama kali dijelaskan oleh Eberhard

Musim kemarau

Contoh hewan tersebut adalah zebra, gajah, jerapah, badak, antelop dan wildebeest, kerbau, kerbau tanjung, seladang, tapir, emu, burung unta, rhea, kanguru

Gnu biru

lichtensteinii) Beatragus Hirola (B. hunteri) Connochaetes Wildebeest hitam (C. gnou) – Wildebeest biru (C. taurinus) Damaliscus Topi (D. korrigum) – Tsessebe

Bali Safari & Marine Park

buck, kuda nil, greavy zebra, onta punuk satu, burung unta, babbon, blue wildebeest, dan singa. Bali Safari and Marine Park dengan luas ± 40 ha, berlokasi

Buaya nil

Makanan utama buaya nil adalah wildebeest yaitu sejenis banteng yang merupakan endemik dari negara tersebut, jumlah wildebeest sangat banyak sehingga membuat

Alcelaphinae

Alcelaphinae (atau tribus Alcelaphini), pada famili Bovidae, mencakup nyumbu (wildebeest), tsessebe, topi, hartebeest, blesbok dan bontebok, serta beberapa spesies

Taman Nasional Serengeti

Taman Nasional ini terkenal dengan migrasi tahunan lebih dari 1,5 juta wildebeest berjanggot putih (atau belang coklat) dan 250.000 zebra dan untuk sejumlah

Singa

besar terdiri dari ungulata berukuran sedang hingga besar, khususnya wildebeest biru, zebra dataran, kerbau afrika, gemsbok, dan jerapah. Singa juga sering