Bandar Udara Mathilda Batlayeri

Mathilda Batlayeri Airport
Informasi
JenisPublik
PemilikPemerintah Indonesia
PengelolaKementerian Perhubungan
MelayaniSaumlaki
LokasiAmfutu, Desa Tumbur Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Indonesia.
Zona waktuWIT (UTC+9)
Ketinggian dpl125 mdpl
Koordinat7°50′58″S 131°20′02″E / 7.849529°S 131.333998°E / -7.849529; 131.333998
Peta
SXK di Maluku
SXK
SXK
Lokasi bandara di Kepulauan Maluku
Landasan pacu
Arah Panjang Permukaan
kaki m
11/29 5,384 1,850 Aspal
Sumber: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia,[1]

Bandar Udara Mathilda Batlayeri (IATA: SXKICAO: WAPI) adalah bandar udara di Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku, Indonesia. Letaknya berada di desa Tumbur, Kecamatan Wer Tamrian. Bandara ini menggantikan Bandar Udara Olilit yang berada di tengah kota Saumlaki.

Bandara ini dilirik sebagai pintu masuk turis asing melalui penerbangan dari Darwin, Northern Territory, Australia dengan lamanya penerbangan sekitar 45 menit. Hal ini dinilai mempermudah wisatawan dari Australia dan Pasifik pada umumnya, ke objek wisata terkenal di wilayah Indonesia Timur diataranya Wakatobi, Pulau Komodo, Pulau Banda, Lembah Baliem, Raja Ampat, Teluk Cenderawasih, Asmat dan Puncak Cartenz.[2]

Sejarah

sunting

Bandara Matilda Batlayeri dibangun pada tahun 2010 untuk menggantikan Bandar Udara Olilit yang berada di tengah kota Saumlaki yang tidak memungkinkan untuk dikembangkan. Bandara ini selesai dibangun tahun 2013 dan mulai dioperasikan pada Mei 2014. Rencana pengembangan bandara ini akan dilakukan pada tahun 2021 meliputi pembangunan terminal baru dan perpanjangan landasan pacu sepanjang 300 meter. Untuk itu pemerintah pusat menganggarkan dana Rp 100 Miliar[3]

Nama bandara ini diambil dari nama pahlawan perempuan yang berasal dari Tanimbar, Maluku Tenggara Barat yang gugur di Tanah Laut, Kalimantan Selatan saat melawan pemberontak untuk mempertahankan Markas Kepolisian Kurau pada 1953.[4]

Fasilitas

sunting

Bandar udara ini memiliki ukuran landasan pacu 2.000 x 45 meter yang bisa didarati pesawat ATR 72. Selain itu Apron 200 x 75 meter, taxiway 110 x 23 meter serta bangunan terminal seluas 1.440 meter persegi.[butuh rujukan]

Maskapai penerbangan dan tujuan

sunting
MaskapaiTujuan
Aviastar Langgur
Garuda Indonesia Ambon
Susi Air Langgur
Trigana Air Service Langgur
Wings Air Ambon

Referensi

sunting
  1. ^ "Bandar Udara Mathilda Batlayeri, Kabupaten Maluku Tenggara Barat". Direktorat Pehubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 22 May 2017. Diakses tanggal 31 Dec 2014.
  2. ^ "Penerbangan Darwin - Saumlaki Permudah Wisatawan ke Indonesia Timur". Lelemuku.com. Diakses tanggal 22 June 2017.
  3. ^ Pemerintah kucurkan Rp100 miliar pengembangan Bandara Mathilda
  4. ^ Siapa Mathilda Batlayeri yang Jadi Nama Bandara

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Wi-Fi

Komunikasi melalui saluran listrik San Francisco Digital Inclusion Strategy WAPI WiGig Wireless Broadband Alliance Wi-Fi Direct WiMAX Super Wi-Fi 802.11ac

Provinsi Enga

Kandep; 41 961; Enga (Kandepe), Katinja. Kompiam; 22 852; Enga (Sau, Kopona), Wapi, Lembena Lagaip, di Laiagarn; 50 973; Enga (Tayato, Yandapo), Nete Porgera;

Back to God's Country (film 1927)

Amerika Serikat tahun 1927 yang berdasarkan pada cerita James Oliver Curwood Wapi, the Walrus. Film tersebut disutradarai oleh Irvin Willat dan dibintangi

Daftar bandar udara menurut kode ICAO: W

Pulau Mangole WAPG (NRE) – Bandar Udara Namrole – Buru, Kepulauan Maluku WAPI (SXK) – Bandar Udara Saumlaki – Saumlaki WAPL (LUV) – Bandar Udara Dumatubin

Antarmuka Pemrograman Aplikasi Windows

Shell32.DLL. Windows 95 juga menawarkan sebuah DLL yang disebut sebagai ShlWApi.DLL. Ini juga dikelompokkan ke dalam kategori User Interface di dalam API

Distrik Kumphawapi

surya Thailand. Nama ini juga berkaitan dengan lambang zodiak Akuarius. Wapi วาปีcode: th is deprecated berasal dari bahasa Sanskerta 'kolam', yang merupakan

Ujamaa

doi:10.1017/S0022278X00011575. ISSN 1469-7777. Lemelle, Sidney J. "‘Ni wapi Tunakwenda’: Hip Hop Culture and the Children of Arusha". dalam The Vinyl

Provinsi Morobe

Rural Menyamya District Menyamya Kapao Rural Nanima Kariba Rural Kome Rural Wapi Rural Nawae District Boana Labuta Rural Nabak Rural Wain-Erap Rural Tewae-Siassi