📑 Table of Contents
PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital
PNM Venture Capital
Jenis perusahaan
Perseroan terbatas
IndustriJasa keuangan
Didirikan28 Oktober 1999; 26 tahun lalu (1999-10-28)
Kantor pusatJakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Wilayah operasi
Indonesia
Tokoh kunci
Rahfie Syaefulshaaf[1]
(Direktur Utama)
Agus Wibowo[1]
(Komisaris Utama)
JasaModal ventura
PendapatanKenaikan Rp4,55 triliun (2023)[2]
Penurunan Rp135,867 miliar (2023)[2]
Penurunan Rp32,998 miliar (2023)[2]
Total asetKenaikan Rp3,783 triliun (2023)[2]
Total ekuitasKenaikan Rp588,521 miliar (2023)[2]
PemilikPT Permodalan Nasional Madani
Karyawan
Kenaikan 176 (2023)
Anak usahaLihat daftar
Situs webwww.pnmvc.co.id

PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital atau biasa disingkat menjadi PNM Venture Capital, adalah anak usaha dari Permodalan Nasional Madani yang bergerak di bidang modal ventura. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2023, perusahaan ini memiliki sepuluh kantor perwakilan yang tersebar di Jawa dan Kalimantan.[2][3]

Sejarah

sunting

Perusahaan ini didirikan oleh Permodalan Nasional Madani pada tahun 1999. Setahun kemudian, perusahaan ini mendirikan PT PNM Techno Venture untuk menyediakan modal ventura di bidang teknologi informasi. Pada tahun 2008, perusahaan ini mendirikan PT Mitra Utama Madani untuk menyediakan tenaga kerja alih daya. Pada tahun 2010, perusahaan ini mendirikan PT Mitra Niaga Madani untuk berbisnis di bidang manajemen fasilitas. Pada tahun 2012, perusahaan ini mendirikan PT Mitra Tekno Madani untuk berbisnis di bidang perdagangan perangkat teknologi informasi.

Pada tahun 2014, perusahaan ini mendirikan PT Mitra Proteksi Madani untuk berbisnis di bidang kepialangan asuransi. Perusahaan ini juga mendapat kredit sebesar Rp15 miliar dari Bank Ganesha.[4] Pada tahun 2015, perusahaan ini mendirikan PT Micro Madani Institute dan PT Mitra Bisnis Madani masing-masing untuk berbisnis di bidang penyediaan tenaga kerja alih daya dan penyewaan kendaraan bermotor. Pada tahun 2016, perusahaan ini mendirikan PT Mitra Dagang Madani untuk berbisnis di bidang perdagangan produk UMKM. Pada tahun 2019, perusahaan ini ikut mendirikan PT Grosirone Prima Nusantara untuk berbisnis di bidang perdagangan produk UMKM.

Pada tahun 2021, perusahaan ini mendirikan PT Karya Digital Madani untuk berbisnis di bidang promosi produk UMKM. Pada tahun 2022, perusahaan ini mengalihkan mayoritas saham PT Mitra Proteksi Madani ke PT PNM Ventura Syariah.[5] Pada tahun 2023, perusahaan ini mendirikan PT Grosir Madani Utama untuk berbisnis di bidang perdagangan produk UMKM.[2][3]

Anak usaha

sunting

Hingga akhir tahun 2023, perusahaan ini memiliki 9 anak usaha, yakni:

Referensi

sunting
  1. ^ a b "Komisaris & Direksi". PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital. Diakses tanggal 20 April 2025.
  2. ^ a b c d e f g "Laporan Tahunan 2023" (PDF). PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital. Diakses tanggal 20 April 2025.
  3. ^ a b "Sekilas Perusahaan". PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital. Diakses tanggal 20 April 2025.
  4. ^ Munthe, Mulia Ginting (25 April 2014). "PNM Gandeng Bank Ganesha Sediakan Pembiayaan UKMK". Bisnis Indonesia. Diakses tanggal 16 April 2025.
  5. ^ Anggraeni, Rika (28 Oktober 2022). "Holding Ultra Mikro: PNM Venture Syariah Caplok Pialang Asuransi Mitra Proteksi Madani". Bisnis Indonesia. Diakses tanggal 16 April 2025.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Modal ventura

dibagi menjadi 2 bagian, yaitu Leverage Venture Capital dan Equity Venture Capital. Leverage Venture Capital diartikan bahwa sumbernya dari perusahaan

MDS Retailing

modal Indonesia The Asian Venture Capital Journal, Volume 6 Informasi, Volume 12,Masalah 145-150 The Asian Venture Capital Journal, Volume 7 World Drinks

Sinar Mas Multiartha

100% Global Asian Investment Limited 100% Sinarmas Nanjing & Zi Jin Venture Capital Management 60% PT Rizky Lancar Sentosa 100% PT Wapindo Jasaartha 91%

Iwan Piliang

Iwan kehabisan modal. Era venture capital real belum ada. Sejak itulah ia berusaha melobby siapa saja mau melalukan venture di ekonomi kreatif. Sampai-sampai

Il Mare

Sinematografer Hong Kyung-pyo Editor Lee Eun-soo Distributor Blue Cinema Dream Venture Capital Sidus Pictures UniKorea Pictures Tanggal rilis 9 September 2000 (2000-09-09)

Nicko Widjaja

Ventures) Program Director, Indigo Incubator Telkom Indonesia Venture Partner, Fenox Venture Capital Group CEO, Systec Group Lecturer, UPH Business School Country

Honest

Ongkowidjaja adalah entrepreneur sekaligus pendiri dari salah satu venture capital terbesar di Indonesia, Alpha JWC Ventures. Pada tahun 2021, perusahaan

Bisnis-ke-bisnis

 10. ISBN 978-0-538-47443-6. Garbade, Michael (2011). Differences in Venture Capital Financing of U.S., UK, German and French Information Technology Start-ups