Timur Asing atau Vreemde Oosterlingen adalah warga negara asing yang menjadi penduduk Hindia Belanda yang memegang paspor dari negara asing non-Eropa, misalnya dari negera-negara Arab, Tionghoa, India, Afrika, Jepang, dan lain-lain. Mereka mempunyai hak dan status yang lebih tinggi daripada penduduk bumiputera dan biasanya tinggal dalam lingkungan kampung tersendiri terpisah dari penduduk Bumiputera. Di kalangan Timur Asing tersebut, orang Jepang memiliki status yang lebih tinggi dari orang Tionghoa seperti yang terdapat di Banjarmasin sebelum Perang Dunia ke-2.

Kelompok ini sangat heterogen dan masing-masing biasanya tinggal dalam kelompok tersendiri. Dapat dikatakan, mereka adalah kelompok penduduk "kelas dua".

Dari banyak komponen ini, orang Tionghoa yang paling banyak mendapat perhatian karena peran sosial politik mereka yang khas dan jumlah mereka yang besar.

Umpamanya pada tahun 1895, Pencatatan oleh pemerintah Hindia Belanda terhadap penduduk Zuider en Ooster Afdeeling van Borneo (Kalteng, Kalsel, Kaltim dan Kaltara sekarang) berturut-turut terdiri:

Lihat pula

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Agus Salim

Salim menguasai 4 bahasa asing di Eropa (bahasa Belanda, bahasa Inggris, bahasa Jerman dan bahasa Prancis), 2 bahasa asing di Timur Tengah (bahasa Arab dan

Indische Staatsregeling

yaitu. Golongan I (golongan Eropa) Golongan II (golongan oriental atau Timur Asing) Golongan III (golongan rakyat bumiputera) Pendefinisian golongan Eropa

Gunung Asing

Gunung Asing adalah sebuah gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, dengan Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan

Daftar pemain sepak bola keturunan Indonesia

bagi orang berkewarganegaraan asing untuk memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia melalui permohonan. Pemain asing yang ingin melakukan proses naturalisasi

Instruksi Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta 1975

"Europeanen" ("Eropa" kulit putih dan orang Jepang); "Vreemde Oosterlingen" ("Timur Asing") yang meliputi orang Tionghoa, Arab, India maupun non-Eropa lain di

Orang Arab Indonesia

Indonesia. Pada zaman kolonial Belanda mereka dianggap sebagai bangsa Timur Asing bersama dengan suku Orang Tionghoa-Indonesia dan suku India-Indonesia

Hamid Algadri

meggolongkan penduduk di Indonesia sebagai orang Eropa (Europeanen), orang Timur Asing (Vreemde Oosterlingen) dan orang pribumi (Inlanders). Orang Cina dan

Indonesia

diapit oleh Samudra Hindia di sisi barat daya dan Samudra Pasifik di sisi timur laut, juga merupakan negara di ujung tenggara wilayah Asia. Secara daratan