📑 Table of Contents

Tim Flannery
Tim Flannery di Konferensi Jurnalis Ilmiah Sedunia ke-5, 2007
LahirTimothy Fridtjof Flannery
28 Januari 1956 (umur 70)
Melbourne, Victoria
KebangsaanAustralia
AlmamaterUniversitas La Trobe
Dikenal atasPembicara publik tentang lingkungan hidup
Suami/istriAlexandra Szalay
PenghargaanAustralian of the Year [1]
Situs webwww.timflannery.com.au
TED: tim_flannery Modifica els identificadors a Wikidata

Timothy Fridtjof Flannery, (kelahiran 28 Januari 1956) adalah seorang ahli mamalia, palaeontolog, pemerhati lingkungan hidup dan aktivis pemanasan global asal Australia.

Flannery sudah menaruh perhatian pada lingkungan sedari kecil. Ia mengambil studi mamalia dan palaentologi yang berkaitan dengan lingkungan.

Flannery yang merupakan profesor di Universitas Macquarie ini juga menjabat sebagai ketua untuk Copenhagen Climate Council. Selain itu Tim juga menulis buku-buku tentang lingkungan hidup. Satu di antaranya adalah The Weather Makers: The History and Future Impact of Climate Change. Buku ini berisi tentang kegagalan dalam menangani perubahan iklim, karena itu perlu dibuat aturan penggunaan karbon. Bahkan buku ini telah diterbitkan ke dalam 20 bahasa.

Pada tahun 2006, buku ini mendapatkan penghargaan sebagai NSW Premier’s Literary Prizes for Best Critical Writing dan Book of the Year. Pada tahun yang sama Flannery sebagai penulisnya juga menerima penghargaan the US Lannan Award untuk karya-karya non fiksinya.

Bahkan Flannery juga terlibat dalam gerakan yang mendukung penanganan masalah perubahan iklim di berbagai negara. Ia juga tercatat menjadi gubernur untuk WWF Australia. Bukunya yang lain berjudul The Future Eaters. Berbagai penghargaan pun telah dianugerahkan padanya atas jasa-jasanya dalam bidang lingkungan.

Pada tahun 2005, ia disebut sebagai Australian Humanist of the Year, sedangkan pada tahun 2006 ia dianugerahi the NSW Australian of the Year. Lalu pada tahun 2007 dia dihormati sebagai Australian of the Year.

Flannery percaya bahwa aktivitas manusia secara drastis telah mengubah iklim bumi. Dan sebelum perubahan ini terlalu lama terjadi dan memiliki dampak buruk pada kehidupan di bumi, Flannery ingin memobilisasi kehendak sosial dan politik untuk mengatasi masalah ini sebelum terlambat.

Referensi

sunting
  1. ^ "Australian of the Year 2007". Only Melbourne. Diakses tanggal 23 Mei 2011.

Pranala luar

sunting

Video

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kanguru pohon mbaiso

Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegunungan di Pulau Papua, Indonesia. Tim Flannery bersama timnya memberi nama spesies ini mbaiso , yang di dalam bahasa

Marsupialia

Hopkins University Press. hlm. 22–70. ISBN 0-801-88221-4. OCLC 62265494. Tim Flannery (1994),The Future Eaters: An Ecological History of the Australasian Lands

Unijo wondiwoi

dan rumpun bambu yang lebat. Ahli zoologi dan konservasi Australia Tim Flannery, yang mendeskripsikan empat spesies atau subspesies unijo ermasuk Dingiso

Suku Moni

(dingiso). Bondegzeu tidak diketahui oleh komunitas ilmiah sampai zoologis Tim Flannery mendeskripsikannya pada tahun 1995. Menurut tradisi sejarah, suku Moni

Australia

tanggal 13 Agustus 2018. Kelly, Karina (13 September 1995). "A Chat with Tim Flannery on Population Control". Australian Broadcasting Corporation. Diarsipkan

The Raid

untuk perwira polisi paling berani sekalipun. Semuanya berubah ketika sebuah tim polisi senjata dan taktik khusus berjumlah 20 orang ditugaskan untuk menyerbu

Ausflag

Ian Kiernan, Dawn Fraser, Shane Gould, Ian Frazer, Gustav Nossal dan Tim Flannery. Pada Hari Australia 2013, Ausflag meluncurkan desain bendera ketujuh

Glider besar

pangka utara yang mendiami Queensland utara hanya sekitar 600 gram. Flannery, Tim F.; Koungoulos, Loukas G.; Meijaard, Erik; Yohanita, Aksamina M.; Muharmansyah