📑 Table of Contents

Si Kerudung Merah adalah teks naratif yang juga dikenal sebagai Si Kerudung Merah dan Sang Serigala atau Si Tudung Merah adalah imajinasi dongeng dari Prancis [1] tentang seorang gadis kecil dan serigala besar yang jahat. Cerita ini telah berubah beberapa kali dalam sejarah dan isinya telah diadaptasi untuk mengikuti perkembangan zaman. Cerita ini pertama kali dipublikasikan oleh Charles Perrault.[2]

Daniel & Rifa

sunting
Si Kerudung Merah, diilustrasikan dalam sebuah cerita pada tahun 1927

Cerita ini berkisah tentang seorang gadis bernama Kerudung Merah, yang mengenakan kerudung/jubah merah (di dongeng Perrault) atau topi sederhana (dalam versi Grimms' disebut topi merah kecil). Gadis itu berjalan melalui hutan untuk memberikan makanan kepada neneknya yang sedang sakit (jus anggur dan roti pisang).

Seekor serigala ingin memakan gadis itu, dan roti pisang dalam keranjang, tetapi takut dengan anjing kecil yang dibawanya. Serigala itu mendekati si Kerudung Merah dan bertanya ke mana gadis itu pergi. Dia menyarankan gadis itu untuk memilih beberapa bunga. Sementara itu, serigala pergi ke rumah nenek dan berhasil masuk dengan berpura-pura menjadi gadis itu. Dia menelan seluruh tubuh nenek, (dalam beberapa cerita, dia mengunci nenek di dalam lemari), dan menunggu gadis itu dengan menyamar sebagai nenek.

Ketika gadis itu tiba, dia melihat neneknya terlihat sangat aneh. Si Kerudung Merah kemudian berkata, "Telinga Nenek besar sekali!," ("Supaya aku bisa mendengar suaramu lebih jelas", jawab serigala), "Tapi, Nek, mata Nenek besar sekali!," ("Supaya aku bisa melihatmu lebih jelas", jawab serigala), "Tapi Nek tangan Nenek besar sekali!," ("Supaya aku bisa memelukmu dengan erat", jawab serigala) dan terakhir "Tapi Nek mulutmu besar sekali!" ("Supaya aku dengan gampang memakanmu!", jawab serigala). Serigala langsung melompat dari tempat tidur dan menelan si Kerudung Merah, kemudian tertidur lelap.

Seorang penebang pohon (dalam Grimm Brothers, dan dalam tradisi Jerman seorang pemburu), datang untuk menyelamatkan mereka dan membuka perut serigala yang masih tertidur dengan kapaknya. Si Kerudung Merah dan neneknya keluar tanpa terluka. Lalu mereka mengisi tubuh serigala dengan batu-batu berat. Serigala terbangun dan mencoba melarikan diri, tetapi batu-batu itu menyebabkan dia ambruk dan mati.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ Jacques Berlioz, Il faut sauver Le petit chaperon rouge. Les Collections de L'Histoire (2007) n°36, p63
  2. ^ Bottigheimer, Ruth. (2008). "Before Contes du temps passe (1697): Charles Perrault's Griselidis, Souhaits and Peau". The Romantic Review, Volume 99, Number 3. pp. 175-189
  3. ^ Spurgeon, Maureen (1990). Red Riding Hood. England: Brown Watson. ISBN 0709706928.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ukuran vagina manusia

(1996). "The shape and dimensions of the human vagina as seen in three-dimensional vinyl polysiloxane casts". Gynecologic and Obstetric Investigation

Jaring laba-laba

Blackledge, T.A.; Coddington, J.A.; Gillespie, R.G. (January 2003). "Are three-dimensional spider webs defensive adaptations?". Ecology Letters. 6 (1): 13–18

Geometri birasional

ISBN 978-0-387-90244-9. MR 0463157. Iskovskih, V. A.; Manin, Ju. I. (1971), "Three-dimensional quartics and counterexamples to the Lüroth problem", Matematicheskii

STEREO

A three-dimensional time-for-space wiggle image taken by STEREO

Xiphosura

membership required.) Garwood, Russell J.; Dunlop, Jason A. (2014). "Three-dimensional reconstruction and the phylogeny of extinct chelicerate orders". PeerJ

Nautilus berongga

Diakses tanggal 2016-12-13. Basil, Jennifer A.; et al. (2000). "Three-dimensional odor tracking by Nautilus pompilius" (PDF). Journal of Experimental

Anatoli Timofeyewic Fomenko

1987. A.T. Fomenko, A.A.Tuzhilin Geometry of Minimal Surfaces in Three-Dimensional Space. USA, American Mathematical Society. In: Translation of Mathematical

Muhammad Al-Munajjid

is not allowed and must be changed. Images that cast a shadow are three-dimensional images like these statues" Financial Times: "Isis are Modern Vandals