Quantum Teaching adalah penggubahan belajar yang meriah dengan segala nuansanya. Quantum Teaching[1] menyajikan cara-cara baru yang memudahkan proses belajar dengan memadukan unsur seni dan pencapaian-pencapaian yang terarah. Di dalam metodologi Quantum Teaching, perencanaan pengajaran yang tersaji secara istimewa diharapkan dapat melejitkan prestasi siswa. Quantum Teaching yang menyertakan segala kaitan, interaksi dan perbedaan yang memaksimalkan momen belajar, di dalamnya berfokus pada hubungan dinamis dalam lingkungan kelas-interaksi yang mendirikan landasan dan kerangka untuk belajar.

Secara spesifik, Quantum Teaching juga memberi petunjuk bagaimana mengolah lingkungan belajar menjadi efektif, membuat perancangan kurikulum, penyampaian isi dan mudahnya proses belajar. Metodologi dalam Quantum Teaching dibangun berdasarkan pengalaman selama delapan belas tahun dan penelitian terhadap 25.000 siswa dan sinergi pendapat dari ratusan guru.

Asas Utama Quantum Teaching adalah sebuah konsep "Bawalah Dunia Mereka ke Dunia Kita, dan antarkan Dunia Kita ke Dunia Mereka" . Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membangun jembatan autentik memasuki kehidupan murid, dengan mengaitkan apa yang kita ajarkan dengan sebuah peristiwa, pikiran atau perasaan yang diperoleh dari kehidupan rumah, sosial, atletik, seni, musik, rekreasi atau akademis mereka.

Referensi

sunting
  1. ^ dePorter, Bobbi (2000). Quantum Teaching. Bandung: Kaifa. hlm. 228. ISBN 979-9452-06-6.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bahasa Indonesia

tw. Taiwan (Republic of China): Center for the Development of Language Teaching and Research, Asia University. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-09-13

Jepang

748. Wojtan, Linda S. Free Resources for Teaching about Japan. Bloomington, IN: Midwest Program for Teaching about Japan, Indiana University, 1986. ED

Danau Toba

Honest Ummi; Utami, Ratnasari Diah (2015-11-07). "Folklores as English Teaching Media for The Young Learners" (dalam bahasa American English). ISSN 2477-3328

Empat Kebenaran Mulia

tepat bergantung pada konteksnya. Peter Harvey, Dukkha, Non-Self, and the Teaching of the Four Noble Truths, in Steven M. Emmanuel, A Companion to Buddhist

Tanpa atma

Theravada Buddhism. Routledge. hlm. 47. ISBN 978-1-134-90352-8.: "...Buddha's teaching that beings have no soul, no abiding essence. This 'no-soul doctrine' (anatta-vāda)

Universitas Tidar

Kewirausahaan Poliklinik Kledung Research Park (Kampus Temanggung) Bandongan Teaching Farm (Kampus Bandongan) Masjid Fasilitas olahraga Jaket almamater Untidar

Agrowisata Pucak

Agrowisata Pucak (disebut juga Pucak Teaching Farm) merupakan agrowisata berstandar internasional yang menawarkan wisata perkebunan, perikanan, dan peternakan

Perputaran

bersesuaian. Wormeli, R. (2009). Metaphors & Analogies: Power Tools for Teaching Any Subject. Stenhouse Publishers. hlm. 28. ISBN 978-1-57110-758-9. Diakses