SEA-ME-WE 4
Jenis kabelFibre-optic
PendahuluSEA-ME-WE 3
Mulai dibangun2004
Selesai dibangun2005

SEA-ME-WE 4 atau South East Asia-Middle East-West Europe 4 adalah sistem kabel komunikasi laut (SKKL) yang menghubungkan negara-negara di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Eropa.[1] Panjang rentang kabel ini adalah 20.000 km.[1] Proyek SKKL ini merupakan proyek fase ke empat dari SKKL SEA-ME-WE sebelumnya (1, 2, dan 3).[1] SKKL ini diprakarsai oleh konsorsium yang terdiri dari 16 perusahaan telekomunikasi internasional.[1] SEA-ME-WE 4 didukung dengan teknologi DWDM yang ditaksir mampu memberikan kecepatan transfer data tingkat tinggi dengan hitungan terabit per detik.[1] Dana yang digelontorkan untuk proyek SKKL ini kira-kira US$ 500 juta.[1] Proyek ini disetujui oleh perusahaan konsorsium pada 27 Maret 2004 dan pengerjaannya selesai pada 13 Desember 2005.[2][3]

Negara yang terhubung

sunting

SEA-ME-WE 4 adalah kabel bawah laut yang didesain dengan empat segmen dengan 17 titik pendaratan:[4]

Segmen-segmen

sunting

Titik pendaratan

Rujukan

sunting
  1. ^ a b c d e f (Inggris) SEAMEWE 4. "Abotu SEA-ME-WE". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-07-05. Diakses tanggal 2015-03-02. ; Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  2. ^ "Fujitsu Completes Construction of SEA-ME-WE 4 Submarine Cable Network". Fujitsu Press Release. Fujitsu. 2005-12-13. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-17. Diakses tanggal 12/06/2015. ;
  3. ^ (Indonesia) Darius Yanthony (FT UI). "Analisis Perbandingan Kinerja Sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut SEA-ME-WE 3 dan 4" (PDF).
  4. ^ "Cable System Configuration". South East Asia-Middle East-Western Europe 4. Sri Lanka Telecom. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-08-04. Diakses tanggal 12/06/2015. ;

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

KRI Prabu Siliwangi (321)

Malufti, Fauzan (19 June 2025). "Indonesian Navy Plans Full Combat Configuration for Incoming PPA Vessels". Naval News. Diakses tanggal 1 July 2025.

Manajemen sistem

Baseline Configuration dikembangkan, didokumentasikan, dan dipelihara dibawah configuration control. · Perubahan yang terjadi pada baseline configuration dikelola

Pengembangan perangkat lunak

Paul R. Smith & Richard Sarfaty (1993). Creating a strategic plan for configuration management using Computer Aided Software Engineering (CASE) tools. Paper

Global System for Mobile Communications

Support System (OSS), merupakan sub sistem jaringan GSM yang berfungsi sebagai pusat pengendalian, di antaranya fault management, configuration management

International Docking System Standard

International Docking System Standard (IDSS), adalah standar internasional untuk sistem adapter penyandaran. Dibuat oleh International Space Station Multilateral

Paket protokol internet

TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer

Apollo 9

pendaratan di Bulan pertama dengan menunjukkan descent propulsion system dan ascent propulsion system, menunjukkan bahwa krunya dapat menerbangkannya secara independen

Permainan komputer

World. hlm. 36–40. Weksler, Mike (June 1993). "Memory Management and System Configuration for MS-DOS Games". Computer Gaming World. hlm. 99. Diakses tanggal