Subhanahu wa ta'ala (bahasa Arab: سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى, subḥānahu wataʿālā, disingkat SWT) adalah gelaran bahasa Arab yang berarti "Mahasuci dan Mahatinggi".[1][2][3][4] Dalam banyak teks Islam seperti yang ada di Al-Qur'an dan hadis, gelar ini disisipkan setelah menyebut nama Allah.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Wolfe, Michael (2003). Haji. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta. hlm. 9. ISBN 9793335092.
  2. ^ Malik, Candra (2013). Menyambut Kematian. Jakarta Selatan: Noura Books. hlm. 48. ISBN 9786027816916.
  3. ^ "Q.S. An-Nahl: 1". Ketetapan Allah pasti datang, maka janganlah kamu meminta agar dipercepat (datang)nya. Mahasuci Allah dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.[pranala nonaktif permanen]
  4. ^ "Q.S. Al-Isra': 43". Mahasuci dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka katakan, luhur dan agung (tidak ada bandingannya).[pranala nonaktif permanen]


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pandangan Islam terhadap Yesus

sebagai Tuhan, bagi kalangan Muslim Yesus hanya sebatas Nabi dan Rasul Allah SWT. hal ini juga bisa di lihat dalam Bible Kitab Yohanes 5:30(dijelaskan bahwa

Jabal Rahmah

Rahmah menjadi saksi tempat di mana keduanya memohon pengampunan dari Allah SWT dan dipertemukan kembali setelah mengalami pengasingan. Oleh karena itu,

Surah Ar-Rahman

nama-nama Allah. Sebagian besar dari surah ini menerangkan kepemurahan Allah swt. kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak

Harut dan Marut

membuat cerita agar malaikat dilihat rendah dan tidak taat kepada Allah SWT. Dan ketahuilah, mereka Bani yang menentang ajaran Allah. Dikisahkan bahwa

Perceraian

dan rahmah. Dalam Islam bahwa perceraian itu sangat dibenci oleh Allah SWT. Alur proses persidangan perkara permohonan perceraian di pengadilan agama

Hari Arafah

Islam, Hari Arafah merupakan hari yang istimewa karena pada hari itu Allah Swt. membanggakan hamba-Nya yang berkumpul di Arafah kepada para malaikat. Arafah

Fana

Allah SWT. Hal demikian adalah karena fana merupakan kesadaran tingkat tinggi dan tumpuan ingatan yang jitu yang hanya tertuju kepada Allah SWT hingga

Sufisme

wujudmu, yaitu semua amalmu dari Allah swt sebagi ciptaan, maka ketika ini, kamu tidak melihat wujud kecuali Allah swt Yang Maha Agung dan Mulia. Maka ketika