Awan kumulonimbus
Awan kumulonimbus (jenis kalvus)
Awan kumulonimbus (jenis kalvus)
SingkatanCb
Simbol
GenusCumulonimbus (awan tumpukan/hujan besar)
Ketinggian2.000–16.000 m
(6.500–60.000 ft)
BentukAwan sangat tinggi dan besar
Awan hujan?Ya, biasanya lebat, namun bisa jadi virga (sedikit hujan namun menguap sebelum menyentuh daratan)

Awan kumulonimbus (disingkat Cb) adalah sebuah awan vertikal menjulang (keluarga D2) yang sangat tinggi, padat, dan terlibat dalam badai petir dan cuaca dingin lainnya. Kumulonimbus berasal dari bahasa Latin, "cumulus" berarti terakumulasi dan "nimbus" berarti hujan. Awan ini terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer. Awan-awan ini dapat terbentuk sendiri, secara berkelompok, atau di sepanjang front dingin di garis squall. Awan ini menciptakan petir melalui jantung awan. Awan kumulonimbus terbentuk dari awan kumulus (terutama dari kumulus kongestus) dan dapat terbentuk lagi menjadi supersel, sebuah badai petir besar dengan keunikan tersendiri.[1][2]

Jenis

sunting

Galeri

sunting

Lihat pula

sunting

Tautan Referensi

sunting
  1. ^ Rakyat, Pikiran (3 January 2019). "Mengenal Awan Cumulonimbus dan Bahayanya". www.Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 10/10/2020.
  2. ^ "Mengenal Awan Cumulonimbus". Ilmu Pengetahuan dan Informasi Teknologi. 4 March 2015. Diakses tanggal 10/10/2020.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Supercell

Supercell adalah sebuah badai petir yang ditandai dengan adanya mesosiklon dalam, terus-menerus berputar ke atas. Untuk alasan ini, badai ini kadang-kadang

Tornado

cumulonimbus. Dalam bentuk umum, peristiwa ini adalah sebuah tornado non-supersel di atas air. Sengkayan biasanya tidak separah tornado, tetapi jauh lebih

Tornado Greensburg

tertinggi ketiga di negara tersebut, setelah Oklahoma dan Florida. Badai petir supersel yang paling hebat terbentuk pada awal malam tanggal 4 Mei di seluruh barat

Langkisau

dengan sirkulasi induk yang lebih besar, mesosiklon di belakang badai petir supersel. Angin langkisau terbentuk sebagai aliran udara ke atas yang berputar-putar

Siklon meso

dapat berkembang menjadi badai supersel. Siklon meso sering ditemukan di dekat arus udara ke atas di belakang badai. Supersel adalah jenis badai petir yang

Sengkayan

atau awan kumulonimbus. Dalam bentuk umum, ini adalah sebuah tornado non-supersel di atas air. Sengkayan biasanya tidak separah tornado, tetapi jauh lebih

Badai es Sydney 1999

menyebabkan 50 orang luka-luka. Badai ini dikelompokkan sebagai sebuah supersel setelah analisis lebih lanjut terhadap alam yang tak menentu dan polanya

Pusaran angin

pula aliran angin ke dalamnya, menyebabkannya menghilang. Badai petir supersel, badai dahsyat lainnya, dan angin kencang terlihat disertai alimbubu besar