LAPAN-TUBSAT adalah sebuah satelit mikro yang dikembangkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bekerja sama dengan Universitas Teknik Berlin (Technische Universität Berlin; TU Berlin). Wahana ini dirancang berdasarkan satelit lain bernama DLR-TUBSAT, tetapi juga menyertakan sensor bintang yang baru. Satelit LAPAN-TUBSAT yang berbentuk kotak dengan berat 57 kilogram dan dimensi 45 x 45 x 27 sentimeter ini akan digunakan untuk melakukan pemantauan langsung situasi di Bumi seperti kebakaran hutan, gunung berapi, banjir, menyimpan dan meneruskan pesan komunikasi di wilayah Indonesia, serta untuk misi komunikasi bergerak.

LAPAN-TUBSAT membawa sebuah kamera beresolusi tinggi dengan daya pisah 5 meter dan lebar sapuan 3,5 kilometer di permukaan Bumi pada ketinggian orbit 630 kilometer serta sebuah kamera resolusi rendah berdaya pisah 200 meter dan lebar sapuan 81 kilometer.

Manuver attitude ini dilakukan dengan menggunakan attitude control system yang terdiri atas 3 reaction wheel, 3 gyro, 2 sun sensor, 3 magnetic coil dan sebuah star sensor untuk navigasi satelit. Komponen-komponen inilah yang membedakannya dengan satelit mikro lain yang hanya mengandalkan sistem stabilisasi semi pasif gradien gravitasi dan magneto torquer, sehingga sensornya hanya mengarah vertikal ke bawah.

Sebagai satelit pengamatan, satelit ini dapat digunakan untuk melakukan pemantauan langsung kebakaran hutan, gunung meletus, tanah longsor dan kecelakaan kapal maupun pesawat. Tapi pengamatan banjir akan sulit dilakukan karena kamera tidak bisa menembus awan tebal yang biasanya menyertai kejadian banjir.

Fasilitas store dan forwardnya dapat digunakan untuk misi komunikasi dari daerah rural yang cukup banyak di Indonesia, selain untuk misi komunikasi data bergerak.

Karena catu dayanya terbatas (5 buah baterai NiH2 berkapasitas 12 Ah), satelit dilengkapi mode operasi hibernasi. Saat mode itu diaktifkan, hanya komponen data handling, unit telecommand dan telemetri yang tetap beroperasi untuk memastikan perintah tetap dapat diterima dari stasiun bumi.

Proyek satelit mikro ini disetujui pada tahun 2003 dan awalnya direncanakan akan diluncurkan pada Oktober 2005, namun peluncurannya ditunda akibat muatan utama roket Carthosat-2 yang akan membawa LAPAN-TUBSAT — LAPAN-TUBSAT adalah salah satu dari empat muatan roket tersebut — masih belum selesai disempurnakan. LAPAN-TUBSAT akhirnya berhasil diluncurkan pada 10 Januari 2007 dari Pusat Antariksa Satish Dhawan di India.

Pranala luar

sunting

Lihat pula

sunting

LAPAN-A2

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Film B (ledakan eksploitasi)

independen, yang dibuat di luar studio-studio film besar. Karena tekanan penyensoran meningkat pada awal 1960an, akhir industri film Amerika berbiaya rendah

Story of Kunning Palace

Keuangan, ayah Jiang Xue Ning. Tan Jiangchang sebagai Gu Chunfang, pemantau sensor kemudian diangkat menjadi menteri kehakiman, juga merupakan guru dari Zhang

Satelit pengamat Bumi

Sikap dan Orbit (AOCS) yang menggunakan sensor seperti sensor bintang (star sensor), sensor matahari (sun sensor), dan magnetometer untuk menentukan posisi

Yeonsangun dari Joseon

dan hanja. Ketika para menteri memprotes aksinya, ia menghancurkan Kantor Sensor (yang fungsinya untuk mengkritik tindakan atau kebijakan raja yang tidak

STSAT-2B

ketinggian, dan menguji apakah pulsed plasma thruster, star tracker, sebuah sun sensor, sama baiknya dengan eksperimen dalam komputer, dengan rate transfer data

NOAA-17

roll, dan yaw dalam kisaran 0,1°. ADACS terdiri dari Earth Sensor Assembly (ESA), Sun Sensor Assembly (SSA), empat Reaction Wheel Assemblies (RWA), dua

NOAA-15

pitch, roll, dan yaw dalam 0,1°. ADACS terdiri dari Earth Sensor Assembly (ESA), Sun Sensor Assembly (SSA), empat Reaction Wheel Assemblies (RWA), dua

Culinary Class Wars

Longest. Acara ini dinilai cocok untuk usia 12 tahun ke atas oleh Badan Sensor Film Inggris. Acara ini menjadi serial berbahasa asing paling populer di