Stipendium adalah sumbangan uang yang diserahkan oleh orang beriman kepada imam atau pada yayasan amal, supaya Misa dipersembahkan demi ujud si pemberi atau intensi.[1] Uang tersebut bukanlah harga untuk sebuah Misa tetapi bentuk derma untuk keperluan imam sehari-hari dengan syarat bahwa imam mempersembahkan Misa untuk ujud penderma. Kebiasaan ini berkembang dari apa yang sejak semula dipersembahkan umat pada perayaan Ekaristi untuk perjamuan bersama. Sisanya digunakan untuk imam dan orang-orang miskin. Seorang imam hanya boleh menerima satu stipendium saja untuk satu Misa. Uang yang melebihi jumlah yang ditetapkan sebagaimana yang telah ditetapkan oleh keuskupan harus diserahkan ke kas keuskupan dan tidak boleh dipakai untuk kas pastoran atau oleh imam sendiri. Aturan ketat tentang penerimaan dan pemakaian stipendium ditetapkan dalam Hukum Gereja untuk mencegah kesan buruk dalam masyarakat tentang Gereja. Tentang hukum kanonik tersebut, telah diatur dalam Kitab Hukum Kanonik Kanon 945-958.

Selain itu, Stipendium juga merupakan kata yang berasal dari bahasa Jerman, diartikan sebagai beasiswa.

Rujukan

sunting
  1. ^ Adolf Heuken, SJ (2004). Ensiklopedi Gereja Jilid VIII. Jakarta: Cipta Loka Caraka. hlm. 121.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Rusia

lembaga di negara bagian. Untuk institusi pendidikan tinggi, siswa membayar stipendium dan diberikan tempat tinggal gratis apabila tinggal di luar kota. Universitas

Romawi Kuno

legiuner diberi stipendium (uang jasa). Jumlahnya masih diperdebatkan, tetapi kabarnya Gaius Iulius Caesar pernah "menggandakan" jumlah stipendium para legiunernya

Malena Ernman

Tahun aktif 1998–kini Label Bis Sony Opus Arte Roxy Recordings Stockholm Penghargaan (2011) Litteris et Artibus (en) (1995) Gillise Bratta Stipendium (en)

Julia Franck

1995 Open Mike prize of the Literaturwerkstatt Berlin 1998 Alfred-Döblin-Stipendium of the Akademie der Künste 2000 3sat award of the Ingeborg Bachmann Competition

Kekaisaran Brasil

sebagai kelas sosial yang terpisah, sehingga mereka tidak menerima apanase, stipendium atau remunerasi. Namun, banyak jabatan, tradisi dan regulasi dalam sistem

Wahyu 6

sedinar sehari," dan Tacitus, 'Ann.,' 1:17, 26, "Ut denarius diurnum stipendium foret." Bandingkan Tobit 5:14, di mana satu drakhma setara dengan satu

Kardinal kerabat

yang sudah teradat menjadi jatah para kardinal kerabat, dan memangkas stipendium atau dana abadi yang boleh diterima seorang kerabat Sri Paus menjadi 12

Raja menganggur

potestate redderet; cum praeter inutile regis nomen et precarium vitae stipendium, quod ei praefectus aulae prout videbatur exhibebat, nihil aliud proprii