Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
| Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro | |
|---|---|
Vocational School Diponegoro University | |
| Jenis | Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum |
| Didirikan | 1976 PAT
1982 FNGT 2016 Sekolah Vokasi |
| Rektor | Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. (sejak 29 April 2024[1]) |
| Dekan | Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si. |
| Lokasi | , , 7°3′.06″S 110°26′27.24″E / 7.0500167°S 110.4409000°E |
| Kampus | Urban |
| Alamat | Sekolah Vokasi Jl. Gubernur Mochtar, Universitas Diponegoro - Tembalang, Semarang 50275 Universitas Diponegoro, Semarang |
| Warna | Krem |
| Situs web | vokasi.undip.ac.id |
Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro atau disingkat SV UNDIP (Vocational School Diponegoro University) merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi vokasi terkemuka di Indonesia yang berkomitmen menghasilkan talenta unggul melalui pendidikan terapan, kolaborasi industri, inovasi, pengembangan karakter, dan pembangunan berkelanjutan. Sejalan dengan visinya untuk menjadi Pusat Pendidikan Vokasi (Terapan) yang Unggul dan Bertaraf Internasional, Sekolah Vokasi UNDIP mengembangkan Vocational Excellence Ecosystem 2030 sebagai kerangka strategis untuk memperkuat keunggulan akademik, keterlibatan industri, pengembangan karier global, inovasi terapan, visibilitas internasional, serta dampak sosial yang berkelanjutan.
Sebagai institusi pendidikan vokasi yang berorientasi pada masa depan, Sekolah Vokasi UNDIP terus memperkuat transformasinya menuju World Class Vocational School 2030 melalui pengembangan ekosistem pendidikan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, perkembangan teknologi, serta dinamika pasar kerja global. Didukung oleh dosen yang kompeten, kurikulum berbasis praktik, sertifikasi kompetensi nasional dan internasional, serta berbagai model pembelajaran berbasis pengalaman nyata, Sekolah Vokasi terus memperkuat perannya dalam menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, inovatif, berkarakter, dan berdaya saing global. Dalam mendukung transformasi tersebut, Artificial Intelligence sebagai Strategic Enabler dimanfaatkan untuk memperkuat pembelajaran, pelayanan mahasiswa, tata kelola, inovasi, media, dan pengembangan karier global.
Saat ini Sekolah Vokasi UNDIP mengelola 11 (sebelas) Program Studi Sarjana Terapan yang berada di bawah 4 (empat) departemen. Departemen Teknologi Industri menaungi Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi, Rekayasa Perancangan Mekanik, Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan, dan Teknik Listrik Industri. Departemen Sipil dan Perencanaan menaungi Program Studi Teknologi Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur serta Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan. Departemen Bisnis dan Keuangan menaungi Program Studi Akuntansi Perpajakan dan Manajemen dan Administrasi Logistik. Sementara itu, Departemen Informasi dan Budaya menaungi Program Studi Bahasa Asing Terapan serta Informasi dan Hubungan Masyarakat.
Seluruh program studi dikembangkan melalui pendekatan pendidikan vokasi modern yang mengintegrasikan pembelajaran di kelas dengan praktik profesional melalui kemitraan industri, proyek terapan, sertifikasi kompetensi nasional dan internasional, program magang, serta berbagai Teaching Factory yang mendukung penguatan kompetensi, kesiapan kerja, dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.
Didukung oleh keberagaman bidang keilmuan dan kedekatan dengan dunia industri, Sekolah Vokasi UNDIP membangun ekosistem pembelajaran terintegrasi yang menghubungkan pendidikan, inovasi, layanan profesional, pengembangan karier, dan transformasi digital.
Salah satu kekuatan utama Sekolah Vokasi UNDIP adalah keberadaan Integrated Teaching Factory Ecosystem yang mencakup berbagai pusat pembelajaran, layanan profesional, pusat inovasi, media terapan, dan pengembangan karier seperti AI-TEC (Artificial Intelligence Technology and Engineering Center), ARDC (Automation and Robotics Development Center), Vocational Tax Corner (VTC), Galeri Investasi, Vocalite, VocaLink, BIM Center, COSPLAY (Center for Spatial Planning and Survey), Vocational Language Center (VLC), Voca Migrant Corner (VMC), VokaMedia, VOCATV, serta berbagai unit strategis lainnya.
Di samping itu, Sekolah Vokasi UNDIP juga mengembangkan AI-TEC sebagai Pusat Unggulan Teknologi (PUT) Artificial Intelligence yang berperan sebagai penggerak implementasi Artificial Intelligence dalam pendidikan vokasi. Melalui AI-TEC, Artificial Intelligence dimanfaatkan sebagai Strategic Enabler untuk memperkuat pembelajaran, pelayanan mahasiswa, tata kelola, inovasi, media digital, dan pengembangan karier global. Produk-produk yang dihasilkan diantaranya aplikasi Halo Dekan, Pengelolaan dokumen berbasis AI dalam aplikasi Sirani dan Sinora, Pengembangan LLM untuk supporting pembelajaran dalam bentuk modul ELIXA serta pengembanagn Agentic AI yang dikemas pada Platform PERISAI.
Sebagai bagian dari transformasi menuju World Class Vocational School 2030, Sekolah Vokasi UNDIP mengembangkan kerangka strategis Vocational Excellence Ecosystem 2030 yang terdiri atas tujuh ekosistem unggulan yang saling terhubung dan saling memperkuat:
- Academic Excellence Ecosystem
- Industry Engagement Ecosystem
- Global Employability Ecosystem
- Character Development Ecosystem
- Innovation and Applied Research Ecosystem
- Applied Media and Global Visibility Ecosystem
- Sustainability and Social Impact Ecosystem
Ketujuh ekosistem tersebut diperkuat oleh Artificial Intelligence as a Strategic Enabler, yang mendukung transformasi pendidikan, pelayanan, tata kelola, inovasi, media, dan kolaborasi industri secara berkelanjutan.
Selain berfokus pada keunggulan akademik dan kompetensi teknis, Sekolah Vokasi UNDIP juga menempatkan Global Employability sebagai salah satu prioritas strategis. Melalui penguatan kolaborasi industri, sertifikasi profesional, pengembangan bahasa asing, internasionalisasi, serta berbagai inisiatif karier global seperti Voca Migrant Corner (VMC), Sekolah Vokasi mempersiapkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja di Indonesia, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam dunia kerja global yang semakin terhubung.
Dengan semangat “From Vocational Excellence to Global Recognition”, Sekolah Vokasi UNDIP terus memperluas kontribusinya dalam menghasilkan lulusan berkualitas, memperkuat kemitraan strategis, mendorong inovasi terapan, dan membangun reputasi global sebagai institusi pendidikan vokasi yang unggul, inovatif, adaptif terhadap perubahan, dan berdampak bagi masyarakat.
Global Perspective
Di berbagai negara maju, pendidikan vokasi terus berkembang dari model pembelajaran berbasis keterampilan menuju ekosistem yang mengintegrasikan pendidikan, industri, inovasi, kewirausahaan, keberlanjutan, dan transformasi digital. Artificial Intelligence semakin dimanfaatkan untuk memperkuat pembelajaran, pengembangan kompetensi, layanan mahasiswa, tata kelola institusi, serta pengambilan keputusan berbasis data.
Berbagai institusi pendidikan vokasi terkemuka dunia mulai membangun ekosistem yang mampu menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan industri masa depan, sekaligus menyiapkan lulusan yang memiliki kemampuan teknis, karakter profesional, literasi digital, dan kompetensi global.
Dalam konteks tersebut, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro memandang bahwa Artificial Intelligence bukanlah tujuan akhir, melainkan teknologi pengungkit yang memperkuat manusia, inovasi, dan kolaborasi. Melalui World Class Vocational School 2030, Vocational Excellence Ecosystem 2030, dan Artificial Intelligence as a Strategic Enabler, Sekolah Vokasi UNDIP berkomitmen menjadi institusi pendidikan vokasi yang relevan dengan masa depan, berdaya saing global, dan memberikan dampak nyata bagi industri, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.
Nomenklatur Sekolah Vokasi setara dengan Fakultas pada umumnya. Sekolah Vokasi menaungi keilmuan terapan (Sarjana Terapan/D4) di bawah Universitas Diponegoro yang saat ini dipimpin oleh Dekan Sekolah Vokasi yaitu Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si. Ke depan, Sekolah Vokasi juga menaungi pendidikan Magister Terapan dan Doktor Terapan.[2]
Sejarah
sunting| Informasi Umum | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||
Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro merupakan entitas baru setingkat fakultas yang didirikan sejak tahun 2016. Sekolah Vokasi didirikan secara khusus untuk menaungi semua jenis pendidikan vokasional yang ada di Universitas Diponegoro. Sebelumnya, pendidikan vokasional berada pada jenjang DIII di bawah fakultas terkait yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi (sekarang namanya Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Sastra (sekarang Fakultas Ilmu Budaya).[3]
Bersamaan dengan perubahan status Universitas Diponegoro dari Perguruan Tinggi (PT) Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) pada tahun 2015 berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2015 tentang Statuta Universitas Diponegoro, serta Perek No. 4 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unsur-Unsur Di Bawah Rektor Universitas Diponegoro, Universitas Diponegoro perlu mengembangkan sistem terpadu mengenai pengelolaan program studi Diploma yang telah berjalan di masing-masing fakultas.
Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Diponegoro Nomor 1250/UN7.P/HK/2016 tentang Pembentukan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro dibentuk sebagai pengelola Program Diploma di Universitas Diponegoro. Sekolah Vokasi tersebut dibentuk sebagai organ di bawah Rektor untuk penyelenggaraan program studi terapan, termasuk di dalamnya adalah diploma tiga, sarjana terapan, program profesi, magister terapan, dan doktoral terapan. Dengan dibentuknya Sekolah Vokasi sebagai fakultas terpisah, pengembangan program-program vokasional/terapan/profesi dapat dilakukan secara terpadu dan terfokus.
Perkembangan industri dunia saat ini dan program-program pemerintah yang akan sepenuhnya mengembangkan sumber daya manusia untuk bersaing dengan negara-negara maju lainnya memerlukan lulusan yang terampil dan profesional dalam bidangnya. Menjawab tantangan tersebut memerlukan lulusan pendidikan vokasional dari berbagai bidang ilmu. Negara-negara Uni Eropa mengakui wilayah Asia sebagai penghasil pekerja vokasional yang sangat handal, kompeten, dan memiliki integritas tinggi. Oleh karena itu, sebuah kerangka harus diciptakan untuk mengasah keterampilan lulusan agar dapat meningkatkan produktivitas bagi kemajuan industri. Kemajuan dalam pengembangan pendidikan vokasional di wilayah Asia telah mulai diperhitungkan sejak berlakunya AFTA dan MEA. Kompetensi lulusan vokasional sangat berpengaruh, seiring dengan meningkatnya permintaan akan pekerja terampil oleh industri dalam negeri maupun luar negeri. Dengan arah pengembangan program pendidikan vokasional mulai dari diploma, sarjana terapan, hingga pendidikan doktoral terapan, Universitas Diponegoro perlu membentuk Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro pada tahun 2016. [4]
Dekan
suntingBerikut daftar Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro dari masa ke masa:
| No | Foto | Dekan
Sekolah Vokasi |
Keterangan | ||
|---|---|---|---|---|---|
| Tahun Mulai | Tahun Selesai | ||||
| 1 | Prof. Dr.rer.nat. Imam Buchori, S.T.[5] | 1 September 2016 | 1 Oktober 2016 | Dekan Pertama (nomenklatur Sekolah Vokasi) dan mengakhiri jabatan dengan alasan mengemban amanah baru sebagai Anggota Majelis Akreditasi Nasional Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak Oktober 2016. | |
| 2 | Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si.[6] | 1 Oktober 2016 | Sekarang | Periode I tahun 2016-2021; Periode II tahun 2021 - sekarang | |
Jenjang dan Program Studi [7]
suntingSampai saat ini, Sekolah Vokasi memiliki 11 (sebelas) program studi sarjana terapan. Sedangkan magister terapan dan doktor terapan masih dalam tahap pengusulan. Berikut daftar Jenjang Studi (Sarjana Terapan/D4, Magister Terapan/S2 Terapan, dan Doktor Terapan/S3 Terapan) dan Program Studi yang tersedia pada Sekolah Vokasi:
Program Sarjana Terapan (S1 Terapan / D4)
suntingProgram Reguler
- STr - Teknologi Rekayasa Kimia Industri / D4 Teknik Kimia
- STr - Rekayasa Perancangan Mekanik / D4 Teknik Mesin
- STr - Teknologi Rekayasa Otomasi / D4 Teknik Otomasi
- STr - Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan / D4 Teknik Perkapalan
- STr - Teknik Listrik Industri / D4 Teknik Listrik
- STr - Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur / D4 Teknik Sipil Arsitektur
- STr - Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan / D4 PWK
- STr - Akuntansi Perpajakan / D4 Akuntansi
- STr - Manajemen dan Administrasi Logistik / D4 Manajemen Logistik
- STr - Bahasa Asing Terapan / D4 Bahasa Asing
- STr - Informasi dan Hubungan Masyarakat / D4 Hubungan Masyarakat
Program Transfer D3 ke D4 / Lanjut Jenjang
- -
- -
Program Magister Terapan (S2 Terapan)
sunting- (belum tersedia)
Program Doktor Terapan (S3 Terapan)
sunting- (belum tersedia)
Gedung Sekolah Vokasi
suntingGedung Sekolah Vokasi mulai dibangun pada 12 Maret 2019, berdiri di atas lahan seluas 4.900 meter persegi. Dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai ruangan dalam proses belajar mengajar pendidikan vokasional antara lain ruang kuliah berteknologi 4.0 seperti digital class room, video conference, studio produksi bahan kuliah MOOC (Massive Online Open Course), ruang perpustakaan dan arsip digital, serta laboratorium. Gedung ini merupakan hibah dari Astra dan Sinar mas diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Rabu(26/8/2020).
Gedung Sekolah Vokasi terdiri dari 4 lantai, bersertifikat green building internasional dari Green Building Council. Sebagai green building, gedung ini memiliki ruang atap terbuka serta dilengkapi dengan 76 Unit panel surya berkapasitas 35,5 MWH/Tahun yang mampu mengurangi efek “greenhouse carbon emmision” serta tentu saja mengurang beban listrik gedung. Keberadaan panel surya ini sekaligus dapat dijadikan sebagai teaching industry di bidang renewable energy. Gedung dilengkapi pula dengan pengolahan limbah cair (water recycle system), material gedung ramah lingkungan, biopori untuk peresapan air hujan, serta desain dengan pencahayaan dan ventilasi cukup sehingga hemat energi. Selain itu, Gedung ini juga memiliki fasilitas dan area yang ramah bagi penyandang disabilitas.[8]
Organisasi Kemahasiswaan
sunting- Senat Mahasiswa Sekolah Vokasi (SM SV UNDIP)
- Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Vokasi (BEM SV UNDIP)
- Himpunan Mahasiswa Departemen
- Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Kimia Industri (HMTRKI)
- Himpunan Mahasiswa Perancangan Mekanik (HMPM)
- Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Otomasi (HIMATRO)
- Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan (HIMATEKPAL)
- Himpunan Mahasiswa Teknik Listrik Industri (HMTLI)
- Himpunan Mahasiswa Sipil Arsitektur (HMSA)
- Himpunan Mahasiswa Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan (HIMAPARTA)
- Himpunan Mahasiswa Akuntansi Perpajakan (HMPS AP)
- Himpunan Mahasiswa Manajemen dan Administrasi Logistik (HMMAL)
- Himpunan Mahasiswa Bahasa Asing Terapan (HMBASING)
- Himpunan Mahasiswa Informasi dan Hubungan Masyarakat (HIMAFORMAS)
Gelar
suntingGelar lulusan vokasi (S1 Terapan, S2 Terapan dan S3 Terapan) di Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro disamakan dengan gelar Sarjana (S1) pada umumnya namun ditambahkan serapan kata "Terapan" yang kemudian diikuti dengan nama rumpun keilmuan program studi. Misalnya bidang Teknik, maka gelar lulusan sarjana vokasi bidang teknik mengikuti rumpun ilmu (S.Tr.T.). Begitu juga dengan rumpun keilmuan program studi lainnya.
Berikut gelar lulusan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro sesuai dengan Program Studi dan Rumpun Keilmuannya: [9]
A. Program Sarjana Terapan (S1 Terapan/D4)
- D4 - Teknologi Rekayasa Kimia Industri - [Sarjana Terapan Teknik / S.Tr.T.]
- D4 - Rekayasa Perancangan Mekanik - [Sarjana Terapan Teknik / S.Tr.T.]
- D4 - Teknologi Rekayasa Otomasi - [Sarjana Terapan Teknik / S.Tr.T.]
- D4 - Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan - [Sarjana Terapan Teknik / S.Tr.T.]
- D4 - Teknik Listrik Industri - [Sarjana Terapan Teknik / S.Tr.T.]
- D4 - Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur - [Sarjana Terapan Teknik / S.Tr.T.]
- D4 - Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan - [Sarjana Terapan Teknik / S.Tr.T.]
- D4 - Akuntansi Perpajakan - [Sarjana Terapan Akuntansi / S.Tr.Ak.]
- D4 - Manajemen dan Administrasi Logistik - [Sarjana Terapan Manajemen / S.Tr.M.]
- D4 - Bahasa Asing Terapan - [Sarjana Terapan Linguistik / S.Tr.Li.]
- D4 - Informasi dan Hubungan Masyarakat - [Sarjana Terapan Sains Informasi / S.Tr.S.I.]
Referensi
sunting- ^ Undip, Humas (29 April 2024). "Pelantikan Rektor UNDIP Periode Tahun 2024-2029". Universitas Diponegoro. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2024. Diakses tanggal 29 April 2024.
- ^ "Prof. Budiyono dilantik menjadi Dekan Sekolah Vokasi UNDIP". https://www.radioidola.com/2016/prof-budiono-ditunjuk-jadi-dekan-sekolah-vokasi-undip/. 2016-11-01. ;
- ^ "Tentang Kami – Polines". me.polines.ac.id. Diakses tanggal 2025-01-25.
- ^ "Sejarah (new) | Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro". vokasi.undip.ac.id. Diakses tanggal 2024-10-05.
- ^ "Pelantikan Pejabat Struktural, Prof. Dr.rer.nat. Imam Buchori, S.T. sebagai Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Rabu, 01 September 2016".
- ^ "Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si. ditunjuk jadi Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro. Sebagai Dekan Sekolah Vokasi Undip yang baru menggantikan Prof. Dr.rer nat. Imam Buchori, S.T. yang sekarang menjabat sebagai Anggota Majelis BAN-PT".
- ^ Jenjang, dan Program Studi. "Fakultas Vokasi". Jenjang dan Program Studi SV. Diakses tanggal 2025--03-17.
- ^ https://sustainability.undip.ac.id/2020/08/27/gedung-sekolah-vokasi-undip-yang-berkonsep-green-building-diresmikan-oleh-presiden-joko-widodo/
- ^ "Program Studi, Akreditasi, Gelar Lulusan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro". https://pmb.undip.ac.id/fakultas/sv/. Diakses tanggal 2024-10-06.
