Cacar (penyakit)
SpesialisasiPenyakit menular Sunting ini di Wikidata
Variola virus
Klasifikasi virus
Grup:
Grup I (dsDNA)
Famili:
Genus:
Spesies:
Variola vera

Variola atau cacar adalah penyakit menular pada manusia yang disebabkan oleh virus Variola major atau Variola minor.[1] Penyakit ini dikenal dengan nama Latinnya, Variola atau Variola vera, yang berasal dari kata Latin varius, yang berarti "berbintik", atau varus yang artinya "jerawat".

Variola muncul pada pembuluh darah kecil di kulit serta di mulut dan kerongkongan. Di kulit, penyakit ini menyebabkan ruam, dan kemudian luka berisi cairan. V. major menyebabkan penyakit yang lebih serius dengan tingkat kematian 30–35%. V. minor menyebabkan penyakit yang lebih ringan (dikenal juga dengan alastrim, cottonpox, milkpox, whitepox, dan Cuban itch) yang menyebabkan kematian pada 1% penderitanya.[2][3] Akibat jangka panjang infeksi V. major adalah bekas luka, umumnya di wajah, yang terjadi pada 65–85% penderita.[4]

Virus cacar

sunting

Virus cacar termasuk dalam famili Poxvirus yaitu dikenal sebagai virus binatang yang terbesar disaat ini, seperti layaknya virus vaccinia (penyakit cacar pada sapi).[5]

Pada tahun 1964, Profesor Rijk Gispen melakukan penelitian terkait virus ini dari monyet Dunia Lama.[6]

Referensi

sunting
  1. ^ Ryan KJ, Ray CG (editors) (2004). Sherris Medical Microbiology (Edisi 4th ed.). McGraw Hill. hlm. 525–8. ISBN 0838585299. ;
  2. ^ Behbehani AM (1983). "The smallpox story: life and death of an old disease". Microbiol Rev. 47 (4): 455–509. PMC 281588. PMID 6319980.
  3. ^ "Smallpox". Armed Forces Institute of Pathology: Department of Infectious and Parasitic Diseases. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-09. Diakses tanggal 2008-10-28.
  4. ^ Jezek Z, Hardjotanojo W, Rangaraj AG (1981). "Facial scarring after varicella. A comparison with variola major and variola minor". Am. J. Epidemiol. 114 (6): 798–803. PMID 7315828. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  5. ^ Ichtiar Baru Van Hoeve;Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia,Jilid 7(edisi khusus). Jakarta:PT Ichtiar Baru Van Hoeve. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  6. ^ https://books.google.co.id/books?id=pO-YdZjojHEC&pg=PA682

Bacaan lebih lanjut

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Vaksin

melindungi masyarakat dari smallpox. Ia menginokulasi seorang anak dengan cowpox dan kemudian menginfeksinya dengan smallpox. Anak tersebut tetap sehat

Queensland

Fenner, F.; Henderson, D.A.; Arita, I.; Jezek, Z. & Ladnyi, I.D. (1988). Smallpox and Its Eradication (History of International Public Health, No. 6) (PDF)

Inggris

University Press. ISBN 0-19-505408-3. Levine, Israel E. (1960). Conqueror of smallpox: Dr. Edward Jenner. Messner. ISBN 978-0-671-63888-7. ; Lowe, Roy (1971)

Australia

Australia. Canberra: Australian National University Press. ISBN 0-9598578-9-3. Smallpox Through History. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-31. Diakses tanggal

Monkeypox virus

virus ini sekitar 190 kb. Virus smallpox dan monkeypox sama-sama merupakan orthopoxviruses, dan vaksin dari smallpox juga efektif untuk melawan monkeypox

Vaksinasi

of smallpox and vaccination". Proceedings. 18 (1): 21–5. doi:10.1080/08998280.2005.11928028. PMC 1200696. PMID 16200144. Koplow DA (2003). Smallpox: the

Republik Dominika

"What Became of the Taíno?". Smithsonian October 2011 "History of Smallpox – Smallpox Through the Ages" Diarsipkan November 6, 2016, di Wayback Machine

Perang Revolusi Amerika Serikat

(2004). ISBN 1-4000-4031-0. Fenn, Elizabeth Anne. Pox Americana: The Great Smallpox Epidemic of 1775–82. New York: Hill and Wang, 2001. ISBN 0-8090-7820-1