📑 Table of Contents


Salah satu olahan sinki, dijadikan sup

Sinki (Nepali: सिन्की) merupakan salah satu makanan fermentasi tradisional dari Nepal yang memiliki kemiripan dengan gundruk, namun berbeda dalam bahan dasarnya. Jika gundruk dibuat dari daun-daunan hijau yang difermentasi, sinki dibuat khusus dari akar lobak (Raphanus sativus), yang memberikan rasa asam tajam dan aroma khas yang kuat. Hidangan ini telah menjadi bagian penting dari tradisi kuliner masyarakat Nepal selama berabad-abad dan diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bentuk kearifan lokal dalam mengawetkan hasil panen.[1][2]

Pembuatan

sunting

Proses pembuatan sinki dilakukan dengan metode fermentasi alami yang unik. Akar lobak yang sudah tua terlebih dahulu diiris tipis, kemudian ditekan ke dalam lubang di tanah yang telah dilapisi dengan bambu dan jerami agar tetap bersih dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Setelah itu, lubang ditutup rapat menggunakan lapisan tanaman, batu, kayu, dan akhirnya lumpur untuk menjaga suhu dan kelembapan yang stabil. Fermentasi berlangsung selama kurang lebih satu bulan, selama itu mikroorganisme alami bekerja memecah gula dalam lobak menjadi asam organik yang memberikan rasa asam khas pada sinki.[3]

Setelah proses fermentasi selesai, lobak yang telah diawetkan dikeluarkan, dijemur di bawah sinar matahari hingga kering, dan kemudian disimpan di tempat kering untuk digunakan kapan saja. Dalam kondisi penyimpanan yang baik, sinki dapat bertahan selama beberapa tahun tanpa kehilangan cita rasa dan nilai gizinya. Produk ini umumnya digunakan sebagai bahan tambahan dalam sup, kari, atau acar, dan sering disajikan selama musim dingin ketika sayuran segar sulit diperoleh. Dengan kandungan serat dan probiotik alaminya, sinki tidak hanya menjadi pelengkap rasa dalam masakan, tetapi juga dikenal bermanfaat bagi kesehatan pencernaan masyarakat pegunungan Nepal.[4]

Penyajian

sunting

Hidangan umum yang menggunakan sinki adalah sup sederhana yang dibuat dengan merendam lobak fermentasi dalam air selama sekitar 10 menit, sementara sayuran cincang seperti bawang bombay, tomat, dan cabai ditumis dalam minyak dengan irisan lobak yang disaring, dengan sedikit garam dan bubuk kunyit.  Sup ini, yang biasanya disajikan dengan nasi putih, dibuat dengan menambahkan air dan memasak sayuran selama 10 menit lagi hingga semua bahan empuk.

Sinki juga dikonsumsi sebagai acar. Untuk membuat acar, sinki tidak dikeringkan. Sebaliknya, sinki langsung dicampur dengan rempah-rempah dan dikemas dalam botol.

Referensi

sunting
  1. ^ Times, Nepali (2018-07-06). "A Kiwi takes to gundruk". nepalitimes.com. Diakses tanggal 2025-11-07.
  2. ^ "A fervour for fermentation". Deccan Herald (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-07.
  3. ^ "Gundruk and Sinki: The Art of Fermenting Vegetables in Nepal". The Wonder Nepal (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-07.
  4. ^ Team, Superlive Tech. "Mendaki Gunung di Nepal, Jangan Lupa Untuk Mencicipi 8 Pilihan Kuliner Khasnya Yang Nikmat!". superlive.id. Diakses tanggal 2025-11-07.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar klub sepak bola di Indonesia

Sport Center UMS 1905 Kota Administrasi Jakarta Barat Stadion UMS Petak Sinkian Urakan Kota Administrasi Jakarta Timur Lapangan Sepakbola Gedong Villa

Kong Hoa Sie

memulai misinya dari sebuah cetya bernama Gok Lan Tong di daerah Petak Sinkian, Tangki, Jakarta Barat. Setelah tempat tersebut diserahkan kepadanya untuk

Thio Him Tjiang

1956 Diarsipkan 2011-01-07 di Wayback Machine. (Indonesia) THIO HIM TJIANG Yang Tersisa di Petak Sinkian Diarsipkan 2010-04-22 di Wayback Machine. l b s

UMS 1905

1905) adalah tim sepak bola Indonesia yang bermarkas di Stadion UMS Petak Sinkian, Jakarta Barat dan Stadion Taman Sari, Jakarta Barat. UMS 1905 merupakan

Hidangan Nepal

segar (sag) yang difermentasi dan sayuran yang dikeringkan (gundruk atau sinki), lobak daikon (mula), kentang (alu), buncis (simi), tomat (golbeda), kembang

Daftar makanan hasil fermentasi

Rakfisk Roti Rượu nếp Saeujeot Sauerkraut Saus ikan Saus Tabasco Shiokara Sinki Skyr Smântână Smetana Som moo Sowans Ssamjang Suan cai Sumbala Súrmjólk

Daftar tim sepak bola di DKI Jakarta

Bekasi Lapangan Tarumawijaya UMS 1905 Jakarta Barat Stadion UMS Petak Sinkian Trisakti FC Jakarta Barat Trisakti Sport Centre The Blue Eagles Persija

Hadi Mulyadi (pemain sepak bola)

saat berusia 10 tahun. Ketika itu, ia hampir setiap hari datang ke Petak Sinkian untuk melihat Thio Him Tjiang, Djamiaat Dhalhar, Kwee Kiat Sek, Chris Ong