Simon Stevin
Lahir1548
Bruges, Belgia
Meninggal1620 (umur 71–72)
The Hague?
AlmamaterUniversitas Leiden
Pekerjaan
  • Matematikawan
  • ilmuwan
  • ahli teori musik
Dikenal atasPecahan desimal
Teorema nilai antara
Hukum Stevin

Simon Stevin (1548–1620), atau terkadang dipanggil Stevinus, adalah matematikawan, ilmuwan, dan ahli teori musik yang berasal dari Flanders.[1] Ia menyumbang banyak kontribusi untuk ilmu pengetahuan dan teknik, secara teori maupun praktik. Ia juga banyak menerjemahkan istilah-istilah matematika ke bahasa Belanda, menjadikan bahasa itu menjadi salah satu dari sedikit bahasa Eropa yangmana kata untuk matematika, wiskunde (wis dan kunde, yang berarti "pengetahuan tentang hal yang pasti"), bukan merupakan kata serapan dari bahasa Yunani, melainkan merupakan terjemahan harfiah (calque) melalui bahasa Latin. Ia juga mengganti kata chemie, istilah Belanda untuk kimia, dengan scheinkunde ("seni memisahkan"), yang dibentuk dengan analogi seperti pada kata wiskunde.

Penemuan

sunting
Kereta angin atau kapal pesiar darat (Zeilwagen) yang dirancang oleh Simon Stevin untuk Pangeran Maurice dari Orange (ukiran oleh Jacques de Gheyn).

Stevin bertanggung jawab untuk banyak penemuan. Stevin menulis banyak buku terlaris dan merupakan pelopor dalam pengembangan dan penerapan praktis ilmu pengetahuan, terutama yang berkaitan dengan teknik. Beberapa pengemnangannya seperti pada bidang matematika, fisika, dan ilmu terapan seperti rekayasa hidrolik dan ilmu ukur wilayah. Ia sempat dianggap sebagai penemu pecahan desimal hingga pertengahan abad ke-20, ketika para peneliti menemukan bahwa pecahan desimal telah lebih dahulu diperkenalkan oleh cendekiawan Islam abad pertengahan, al-Uqlidisi pada sebuah buku yang ditulis pada tahun 952. Selain itu, pengembangan sistematis mengenan pecahan desimal telah dijelaskan jauh sebelum masa Stevin dalam buku Miftah al-Hisab yang ditulis oleh Jamshīd al-Kāshī.

Referensi

sunting
  1. ^ "Simon Stevin". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2025-02-26.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pesawat sederhana

baru mengenai kerja mekanik. Pada tahun 1586, insinyur asal Flandria, Simon Stevin, berhasil merumuskam keuntungan mekanik dari bidang miring. Ia kemudian

Analisis matematis

menciptakan satu set kontinum bilangan riil yang telah dikembangkan oleh Simon Stevin. Analisis matematis mencakup cabang berikut: Persamaan diferensial Analisis

Bilangan riil

akar kuadrat, akar kubik, dan akar pangkat empat). Pada abad ke-16, Simon Stevin menciptakan basis untuk notasi desimal yang modern, dan menegaskan bahwa

Daftar bangunan dan struktur kolonial di Jakarta

agar kantor pusat Vereenigde Oostindische Compagnie dibangun di sini. Simon Stevin ditugaskan untuk merancang tata permukiman masa depan berdasarkan konsep

Maurits dari Nassau

bersama kakaknya Filips Willem, Pangeran Oranye tempat ia bertemu dengan Simon Stevin. Negara Holland dan Zeeland membiayai pendidikan Maurits, setelah ayahnya

Infinitesimal

dengan merepresentasikan yang terakhir sebagai hasil tak terhingga. Simon Stevin bekerja pada representasi desimal dari semua bilangan pada abad ke 16

Rumus kuadrat

Rumus kuadrat yang mencakup semua kasus pertama kali diperoleh oleh Simon Stevin pada tahun 1594. Pada tahun 1637 René Descartes menerbitkan La Géométrie

Daftar karya tentang Perusahaan Hindia Timur Belanda

Robert C.M.: The Dutch Settlement of Malacca: Influence of the Ideas of Simon Stevin on the Design of the Town and Fort of Mallacca. (Lambert Academic Publishing