Simon Cader
Lahir(1955-03-01)1 Maret 1955
Meninggal18 Agustus 1999(1999-08-18) (umur 44)
Jakarta
Tahun aktif1974-1999
Orang tua

Simon Cader (1 Maret 1955 - 18 Agustus 1999) adalah pemeran Indonesia yang aktif pada era 1970-an hingga awal 1990-an. Ia dikenal sebagai putra dari aktor legendaris Muni Cader. Ia dikenal lewat film horor legendaris Pengabdi Setan sebagai Herman.[1][2][3][4][5][6]

Filmografi

sunting

Film

sunting
Peran akting
Tahun Judul Peran Catatan
1974 Prahara (Betinanya Seorang Perempuan)
1979 Buah Terlarang
Kau dan Aku Sayang
Benci tapi Rindu
1980 Kau Tercipta Untukku
Senyummu adalah Tangisku
Kisah Cinta Tomi & Jerri
Nostalgia di SMA
Karena Lirikan
Pengabdi Setan Herman
Kembang Semusim
Tempatmu di Sisiku
1981 Medali Bukit Selatan
Bunga Cinta Kasih
Mawar Cinta Berduri Duka Jack
1989 Buronan (Gembong Wulung)
Misteri dari Gunung Merapi: Penghuni Rumah Tua
1990 Ikut-ikutan
Jaka Swara
Misteri dari Gunung Merapi II: Titisan Roh Nyai Kembang

Sinetron

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "IdFilmCenter". www.indonesianfilmcenter.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-07-19.
  2. ^ "Simon Cader". www.filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 2025-07-19.
  3. ^ "Mgtr - Simon Cader, aktor berbakat yang meninggalkan jejak mendalam dalam perfilman horor Indonesia Berikut profil lengkap mendiang Simon Cader , aktor kenamaan Indonesia: 👤 Biodata & Karier Nama : Simon Cader Lahir: 1 Maret 1955 Wafat: 18 Agustus 1999 , Jakarta Simon Cader adalah aktor Indonesia yang aktif pada era 1970-an hingga awal 1990-an. Ia dikenal sebagai putra dari aktor legendaris Muni Cader. Meski tidak sepopuler ayahnya, Simon meninggalkan jejak dalam beberapa film penting dalam sejarah perfilman Indonesia. 🎬 Daftar Film Berikut adalah beberapa film yang dibintangi oleh Simon Cader: Prahara (1974) Senyummu Adalah Tangisku (1980) Kembang Semusim (1980) Bunga Cinta Kasih (1981) Buronan (1989) Jaka Swara (1990) Misteri dari Gunung Merapi (1990) – berperan sebagai Adolf Pieter Pengabdi Setan (1980) – berperan sebagai Herman 📝 Catatan Tambahan Simon Cader dikenal sebagai aktor yang aktif dalam genre drama dan horor. Perannya dalam film Pengabdi Setan (1980) sebagai Herman menjadi salah satu yang paling diingat oleh penonton. Meskipun tidak banyak informasi yang tersedia mengenai kehidupan pribadinya, kontribusinya dalam perfilman Indonesia tetap dikenang oleh para penggemar film klasik. | Facebook". www.facebook.com. Diakses tanggal 2025-07-19.
  4. ^ "Threads". www.threads.com. Diakses tanggal 2025-07-19.
  5. ^ "Facebook". www.facebook.com. Diakses tanggal 2025-07-19.
  6. ^ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-07-19.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Muni Cader

Muni Cader (2 Februari 1932 – 6 September 2001) adalah seorang aktor Indonesia. Aktor yang namanya seangkatan dengannya antara lain Doddy Sukma, Rachmat

Grace Simon

Filmnya yang kedua berjudul Cincin Berdarah, yang diperankannya bersama Muni Cader. Tembang Kenangan Pop Indonesia vol 1 "Tiada Cinta seindah cintaku" Tembang

Pengabdi Setan (film 1980)

perilaku dan sering mengurung diri di kamar. Sementara itu, Herman (Simon Cader), kekasih Rita, menyebutkan kepercayaan bahwa arwah seseorang masih berada

Misteri dari Gunung Merapi: Penghuni Rumah Tua

sebagai Basir Piet Pagau sebagai Kakek Jabat Nani Wijaya sebagai Maryamah Simon Cader sebagai Adolf Pieter Gino Makasutji sebagai Datuk Panglima Kumbang Bahar

Jaka Swara

karena Simon tidak menghendakinya. Terjadi bakuhantam antara Simon Cs. dan rakyat. Dalam pertarungan satu lawan satu, Jaka berhasil mengalahkan Simon. Kemenangan

Misteri dari Gunung Merapi II: Titisan Roh Nyai Kembang

menghidupkan kembali Nyai Kembang (Yurike Prastika) dan Adolf Peter (Simon Cader). Sembara (Fendy Pradana) berusaha mencegah, tetapi dikalahkan oleh Mardian

Nostalgia di SMA

Fuad. Mobil Anton (Sukarno M. Noor), ditabrak dari belakang Indra (Muni Cader), teman sekolahnya di SMA sekitar 25 tahun lalu,muncullah kenangan waktu

Bunga Cinta Kasih

Syah Nani Widjaja Pong Hardjatmo Junaedi Salat sebagai Idrus Tino Karno Simon Cader Hilda Farista Mohammad Mochtar Ellya Rosa Roldiah Matulessy Nanda Jaladara