Setengah mina yang mengandung nama Raja Shulgi

Shulgi (sebelumnya dibaca Dungi) dari Ur adalah raja kedua Ur pada masa "Renaisans Sumeria". Ia berkuasa selama 48 tahun, dari tahun 2029 SM hingga 1982 SM (kronologi pendek). Ia menyelesaikan pembangunan Zigurat Agung Ur.

Pembacaan "Shulgi" dan "Dungi" sama-sama digunakan sebelum abad ke-20. Namun, seiring berjalannya waktu, konsensus para ahli memilih "Shulgi" sebagai pelafalan yang lebih tepat.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ur-Nammu

beberapa ziggurat, seperti Ziggurat Agung Ur. Ia digantikan oleh putranya, Shulgi, setelah berkuasa selama delapan belas tahun. Kematiannya dalam pertempuran

Arbil

tentang wilayah tersebut berasal dari Dinasti Ketiga Ur di Sumeria, saat Raja Shulgi menyebut kota Urbilum. Kota tersebut kemudian ditaklukkan oleh bangsa Asyur

Kalender Babel

(Ketiga Dinasti Ur) pendahulunya yang diawetkan dalam Kalender Umma dari Shulgi (~ Abad ke-21 SM). Tahun dimulai di musim semi, dan dibagi menjadi reš šatti

Sejarah olahraga

around 2800 to 2600 BCE. The Sumerian king Shulgi also boasts of his prowess in sport in the Self-praise of Shulgi A, B, and C. Fishing hooks not unlike those

Gilgamesh

Gilgamesh, bahkan sampai menyebutnya "saudara dewata" dan "sahabat". Raja Shulgi dari Ur (2029 – 1982 SM) menyatakan dirinya sebagai putra Lugalbanda dan

Ninshubur

S2CID 163447695. Diakses tanggal 2021-08-07. Suter, Claudia E. (1991). "A Shulgi Statuette from Tello". Journal of Cuneiform Studies. 43/45. American Schools

Daftar Raja Akkadia

2113 SM ke sekitar 2096 SM Ur-Nammu sekitar 2095 SM ke sekitar 2049 SM Shulgi sekitar 2048 SM ke sekitar 2039 SM Amar-Sin (Bursin) sekitar 2038 SM ke

Benteng Erbil

Erbil disebutkan dalam catatan sejarah periode Ur III sebagai Urbilum. Raja Shulgi menghancurkan Urbilum pada tahun ke-43 dalam pemerintahannya, dan selama