Jawawut[n 1]
Malai jawawut muda
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Klad: Commelinidae
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Subfamili: Panicoideae
Genus: Setaria
Spesies:
S. italica
Nama binomial
Setaria italica
Sinonim
  • Panicum italicum L., 1753[2] (basionym)
  • Panicum viride subsp. italicum (L.) Asch. & Graebn.
  • Panicum viride var. italicum (L.) Backer
  • Chaetochloa italica (L.) Scribn.

sinonim selengkapnya, lihat pada The Plant List.[3]

Jawawut,[4][n 2] hotong,[5] atau sekoi (bahasa Latin: Setaria italica) adalah sejenis serealia berbiji sangat kecil[5] (milet) yang pernah menjadi makanan pokok masyarakat Asia Timur dan Asia Tenggara dan Asia pada umumnya, termasuk wilayah di sekitar Asia sebelum budi daya padi dikenal orang. Tumbuhan ini adalah yang pertama kali dibudidayakan di antara berbagai jenis milet dan sekarang menjadi milet yang terluas penanamannya di seluruh dunia, dan yang terpenting di Asia Timur. Nama Pulau Jawa acap dikaitkan dengannya.

Nama-nama setempat

sunting

Tumbuhan ini dikenali dengan berbagai sebutan dalam bahasa-bahasa lain, di antaranya ialah:[6]

Pemerian botanis

sunting
Malai jawawut, hasil ladang di Tabir Barat, Merangin, Jambi

Jawawut adalah tanaman semusim seperti rumput, yang dapat mencapai ketinggian 150(–175) cm. Batangnya tegak, kadang-kadang bercabang. Daun-daunnya tunggal, berseling, bentuk garis atau pita, 15–30(–50) cm × 0,5–2,5(–4) cm, meruncing di ujung, tulang daun tengahnya menonjol; dengan pelepah sepanjang 10–15(–25) cm, gundul atau sedikit berambut, lidah (ligula) pendek, berjumbai.[8]

Malainya rapat, be"rambut", dan dapat mencapai panjang 30 cm, sehingga orang Inggris menamakannya "milet ekor rubah" (foxtail millet). Bulirnya kecil, hanya sekitar 3mm diameternya, bahkan ada yang lebih kecil. Warna bulir beraneka ragam, mulai dari hitam, ungu, merah, sampai jingga kecoklatan.

Manfaat

sunting

Catatan dari Tiongkok menunjukkan paling tidak juwawut telah dibudidayakan pada sekitar 5.000 tahun sebelum Masehi.[8] Pada saat itu, juwawut menjadi satu-satunya biji-bijian yang dibudidayakan di sana. Dari Tiongkok, tanaman ini kemudian menyebar ke barat, hingga mencapai Eropa pada sekitar milenium ketiga[8] sebelum Masehi. Orang Romawi telah mengenal dan membudidayakannya, sehingga dikenal pula sebagai "milet Italia".

Rumphius mencatat bahwa hotton atau botton ini ditanam orang di Bali, Makassar, dan Buru, tetapi tidak dalam jumlah besar. Jawawut sudah lama menjadi sumber makanan masyarakat di daerah Maluku.[5] Mereka memasaknya dengan santan kelapa, mengolahnya menjadi wajik,[5] hingga menjadi bubur.[9]

Terdapat dua kelompok varietas biologis. Yang pertama ada

lah jewawut yang biasa dimakan orang, S. italica var. italica, dan yang kedua adalah yang biasa dijadikan pakan burung, S. italica var. moharica.

Selain bijinya, jawawut juga menghasilkan hijauan pakan ternak. Rumput ini dapat berproduksi hingga 15-20 ton hijauan perhektare dan 3,5 ton jerami perhektar.[10]

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Palisot de Beauvois, Ambroise-Marie-Francois-Josep. 1812. Essai d'une Nouvelle Agrostographie; ou Nouveaux Genres des Graminées; Avec Figures Représentant les Caractéres de tous le Genres: 51, 170, 178. Imprimerie de Fain. Paris :Chez l'Auteur [Dec 1812].
  2. ^ Linné, C. von & L. Salvius. 1753. Species plantarum :exhibentes plantas rite cognitas, ad genera relatas, cum differentiis specificis, nominibus... Tomus I: 56. Holmiae :Impensis Laurentii Salvii.
  3. ^ The Plant List: Setaria italica (L.) P.Beauv.
  4. ^ "Jawawut". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
  5. ^ a b c d Stephanie, Maria (2024). Ensiklopedia dari Bumi Nusantara ke Piring Kita. Yogyakarta: Guru Bumi. ISBN 978-623-10-4657-4.
  6. ^ Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia I: 256-8 (sebagai Panicum viride Linn. ß italica Linn.). Badan Litbang Kehutanan, Departemen Kehutanan. Jakarta. (versi berbahasa Belanda -1922- I: 207-8, sebagai Setaria viridis P.Beauv. ß italica Asch. & Graebn.)
  7. ^ "Pokem Papua makanan pendamping bergizi tinggi". papua.antaranews.com. 10 Desember 2017. Diakses tanggal 28 November 2023.
  8. ^ a b c Brink, M., 2006. Setaria italica (L.) P.Beauv. Diarsipkan 2014-07-14 di Wayback Machine. In: Brink, M. & G. Belay (Eds). Plant Resources of Tropical Africa (PROTA) 1: Cereals and pulses/Céréales et légumes secs. [CD-Rom]. PROTA, Wageningen, Netherlands.
  9. ^ Rumpf, G.E. 1747. Herbarium Amboinense: plurimas conplectens arbores, frutices, ... Pars V: 202, Tab. 75 Fig. 2 (sebagai Panicum Indicum). Amstelaedami:apud Franciscum Changuion, Hermannum Uttwerf. MDCCXLVII.
  10. ^ FAO: Setaria italica (L.) Beauv. Diarsipkan 2015-02-09 di Wayback Machine.
  1. ^ bentuk tidak baku: Juwawut; Jewawut
  2. ^ bentuk tidak baku: Juwawut; Jewawut

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Setaria

Stapf Setaria arizonica Rominger Setaria atrata Hack. ex Engl. Setaria australiensis Setaria austrocaledonica Setaria barbata (Lam.) Kunth Setaria barbinodis

Jawa

"jelai" atau juga "biji-bijian"). Apakah biji-bijian ini merupakan jawawut (Setaria italica) atau padi, keduanya telah banyak ditemukan di pulau ini pada masa

Pteraulax setaria

Pteraulax setaria adalah spesies lalat yang berasal dari genus Pteraulax dan famili Bombyliidae. Lalat ini juga merupakan bagian dari ordo Diptera, kelas

Yawadwipa

termasuk tumbuhan seperti padi, gandum, jagung, sorgum (cantel), jawawut (Setaria italica), dan jali (Coix lacryma-jobi). Adapun kata dwīpa artinya "pulau"

Milet

dimasukkan. Tanaman pangan yang biasa dimasukkan sebagai otek adalah: Jawawut (Setaria italica L.) Otek mutiara (pearl millet, Pennisetum glaucum) Proso (Panicum

Taman Nasional Komodo

luas Taman Nasional Komodo. Tumbuh berbagai jenis rumput di antaranya; Setaria adhaerens, Chloris barbata, Heteropogon contortus, Themeda gigantea dan

Hidangan Papua

ditambahkan lauk dan sayur sesuai selera. Pokem Pokem (atau nama ilmiahnya Setaria Italica L) dikenal juga gandum Papua adalah tanaman serelia seperti gandum

Pakan

rumput-rumputan (famili Poaceae; misalnya rumput gajah, rumput raja, dan rumput setaria) serta dari kacang-kacangan (famili Fabaceae; misalnya gamal, lamtoro,