Saldo normal atau saldo normal akun adalah suatu ketetapan yang pasti dalam ilmu akuntansi terkait dengan posisi dari akun atau rekening yang menjadi prinsip pembukuan berpasangan.[1]

Ketetapan yang diatur dalam akuntansi adalah saldo normal aktiva di debit dan saldo normal kewajiban di kredit dan sebagainya. Posisi saldo normal akun akan mempermudah di dalam proses pemahaman membuat jurnal sesuai dengan prinsip dasar akuntansi.

Suatu akun dapat memiliki saldo normal debit (Dr) atau kredit (Kr). Saldo Normal Akun Untuk Harta dan Beban adalah debit, saldo harta dan beban akan bertambah jika terjadi transaksi yang mengakibatkan harta atau beban di posisi debit. Sedangkan saldo normal utang (kewajiban), modal dan pendapatan adalah Kredit, saldo utang, modal dan pendapatan akan bertambah jika terjadi transaksi yang mengakibatkan utang, modal dan kewajiban di posisi kredit.

Saldo Normal Akun

sunting

Setiap akun atau rekening memiliki saldo normal yang telah ditetapkan dalam ilmu akuntansi. Ketetapan dalam penentuan saldo normal akun ini bersifat mutlak atau tidak bisa diubah.

Saldo Normal Aktiva

sunting

Aktiva atau Harta merupakan kekayaan (sumber daya) yang dimiliki perusahaan yang dapat digunakan dalam operasional perusahaan dan terukur dengan satuan moneter. Saldo Normal untuk akun aktiva atau harta adalah Debit.

Saldo Normal Utang

sunting

Utang atau kewajiban merupakan pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh perusahaan pada masa yang akan datang. Saldo normal untuk akun Utang adalah kredit.

Saldo Normal Modal

sunting

Modal Merupakan setoran kekayaan (sumber ekonomi) yang berasal dari pemilik perusahaan kepada perusahaan yang dapat dihitung dengan satuan moneter. Saldo normal untuk akun modal adalah kredit.

Saldo Normal Pendapatan

sunting

Pendapatan merupakan hasil dari perolehan aktiva atau sumber ekonomi yang berasal dari pihak lain sebagai imbalan atas penjualan barang atau pemberian layanan jasa perusahaan. Saldo normal untuk akun pendapatan adalah kredit.

Saldo Normal Beban

sunting

Beban merupakan segala pengorbanan yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam operasional usahanya dalam rangka untuk mendapatkan laba yang ditargetkan. Saldo normal untuk akun beban adalah debit.

Saldo Normal dari akun atau rekening sebagaimana disebutkan di atas mulai dari aktiva, kewajiban, modal, pendapatan, beban merupakan suatu ketetapan yang pasti dalam ilmu akuntansi. Maksud dari ketetapan aaapasti di sini adalah bahwa saldo normal aktiva pasti debit dan saldo normal kewajiban pasti kredit dan sebagainya.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ "Pengertian Saldo Normal Dalam Akuntansi | Saldo Normal Akun" (dalam bahasa indonesian). Diakses tanggal 2020-10-22. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ^ Wild.Financial Accounting, Third Edition.McGraw-Hill, 2005. p.13, ISBN 978-0078025389

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Aset

peralatan, tanah, hak paten, dll. Aset dimasukkan dalam neraca dengan saldo normal debit. Aset dipahami sebagai harta total. Namun biasanya untuk keperluan

KRL Commuter Line

Aplikasi akan secara otomatis menahan saldo senilai tarif maksimal perjalanan KRL, yakni Rp 13.000,00. Saldo kemudian akan dikembalikan setelah melakukan

Liabilitas

menimbulkan tanggung jawab entitas. Liabilitas dimasukkan dalam neraca dengan saldo normal kredit. Biasanya dibagi menjadi dua kelompok, yaitu liabilitas jangga

Mesin slot

pembayaran besar. Dia akan berhenti setelah dia bosan atau menghabiskan saldo banknya. Kecuali kepercayaan diri mereka, sejenak sebuah lembaran PAR terposting

Daftar kata serapan dari bahasa Belanda dalam bahasa Indonesia

(zak) sakelar (schakelaar) saklek (zakelijk) sakral (sacraal) sal (zaal) saldo (saldo) salvo (salvo) salut (saluut) salep (zalf) sama (samaa) sandal (sandaal)

Kartu Multi Trip

berdasarkan jarak. Selain itu, ketentuan uang jaminan untuk THB dan minimal saldo untuk tiket multi-trip dan kartu bank berubah. "Apa Itu Kartu Multi Trip

LRT Jabodebek

dilakukan aktivasi terlebih dahulu di loket pengisian saldo atau mesin tiket otomatis yang tersedia. Saldo minimal di dalam kartu uang elektronik untuk mengakses

OV-chipkaart

(stored-value card) yang digunakan untuk bepergian dengan saldo yang sudah diisi sebelumnya (reizen op saldo); atau sebagai tempat penyimpan "produk perjalanan"