📑 Table of Contents
Rustaq
Ar-Rustāq (ٱلرُّسْتَاق)
Wilayah dan kota
Pemandangan kota dari Benteng Rustaq, dengan latar Pegunungan Hajar Barat
Pemandangan kota dari Benteng Rustaq, dengan latar Pegunungan Hajar Barat
Koordinat: 23°23′27″N 57°25′28″E / 23.39083°N 57.42444°E / 23.39083; 57.42444
Negara Oman
KegubernuranAl Batinah Selatan
Populasi
 (2017)
 • Total120.000
Zona waktuUTC+4

Rustaq (Bahasa Arab: [ٱلرُّسْتَاق] Galat: {{Lang}}: invalid parameter: |3= (bantuan)) adalah sebuah kota dan Wilayah di Wilayah Al Batinah bagian utara Oman. Wilayahnya berada di Pegunungan Hajar Barat, di selatan Batinah. Rustaq pernah menjadi ibu kota Kekaisaran Oman, pada masa Imam Nasir bin Murshid al Ya'arubi.

Administrasi

sunting

Rustaq saat ini diatur oleh pemerintahannya sendiri, dan diwakili oleh pejabat di kantor yang berafiliasi dengan provinsi tersebut. Ini termasuk kantor Al Hawqayn (di bagian utara provinsi) dan Wadi Bani Hani (di bagian barat provinsi). Selain itu, provinsi ini memiliki dua perwakilan di Dewan Syura Oman, yang dicalonkan oleh penduduk provinsi tersebut selama pemilihan Dewan Syura di negara tersebut.[1]

Di provinsi ini terdapat pusat administrasi yang mewakili berbagai kementerian pelayanan pemerintah, termasuk Pengadilan Negeri, Direktorat Jenderal Pendidikan, dan Direktorat Jenderal Kepolisian. Lembaga-lembaga pemerintah ini, bersama dengan lembaga-lembaga lainnya, melayani provinsi-provinsi tetangga di bagian selatan wilayah Batinah.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ a b "ولاية الرستاق في عمان". اقرأ - السوق المفتوح (dalam bahasa Arab). 2019-07-27. Diakses tanggal 2023-08-09.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Saif bin Sultan

di sepanjang pantai. . Dia membangun sekolah baru. Dia menjadikan kastil Rustaq sebagai tempat tinggalnya, menambahkan menara angin Burj al Riah. Saif bin

Daftar kota di Oman

Khasab Mahooth Manah Masirah Mudhaybi Mudhaireb Muscat Muttrah Nizwa Quriyat Raysut Rustaq Ruwi Saham Shinas Saiq Salalah Samail Sohar Sur Tan`am Thumrait

Saif bin Sultan II

Muhanna bin Sultan. Pada tahun 1719 Muhanna bin Sultan dibawa ke Benteng Rustaq secara sembunyi-sembunyi dan diangkat menjadi Imam. Muhanna tidak populer

Oman

Murshid menjadi Imam Yaarubah pertama pada tahun 1624, ketika dia terpilih di Rustaq. Energi dan kegigihan Nasir diyakini membuatnya terpilih. Imam Nasir dan

Ahmad bin Said al-Busaidi

sebagai Imam mereka. Pemilihannya berlangsung pada tanggal 9 Juni 1749 di Rustaq.[butuh rujukan] Ahmad bin Said mendapat dukungan luas dari rakyat sebagai

Ya'arab bin Bil'arab

Muhanna bin Sultan. Pada tahun 1719 Muhanna bin Sultan dibawa ke Benteng Rustaq secara sembunyi-sembunyi dan diangkat menjadi Imam. Muhanna tidak populer

Nasir bin Murshid

Abul Arar al-Yaaribi menguasai Rustaq dan mencoba merebut kekuasaan. Sebuah pertemuan para bangsawan diadakan di Rustaq untuk menyelesaikan masalah tersebut

Keimaman Oman

Kesultanan Oman saat ini. Ibukota Keimaman secara historis berganti-ganti antara Rustaq dan Nizwa. Wilayah Keimaman meluas ke utara hingga Ibri dan selatan hingga