Rp50.000 (dibaca: lima puluh ribu rupiah) (Penulisan baku: Rp50.000,00) adalah nilai nominal uang kertas dan yang pernah dicetak hingga tahun 2023 dan masih beredar secara resmi di Indonesia.

Uang kertas ini pertama diedarkan pada tahun 1993 dengan wajah presiden saat itu, Soeharto. Gambar Soeharto tersebut merupakan karya engraver Peruri bernama Mujirun yang mengalahkan seorang pesaing lainnya dari Australia.[1] Pada emisi terbaru yang diedarkan tahun 2022, wajah Ir. Djuanda Kartawidjaja menghiasi uang

ini.

Penandatangan uang Rp.50.000

sunting
Tanda tangan
Tahun Gubernur Bank Indonesia Direktur Bank Indonesia
1995-1998 Sudrajad Djiwandono Boediono
Tanda tangan
Tahun Gubernur Bank Indonesia Deputi Gubernur Bank Indonesia
1999-2005 Syahril Sabirin Dono Iskandar Djojosoebroto
2005-2009 Burhanuddin Abdullah Maman H Soemantri
2009 Boediono Hartadi Agus Sarwono
2010-2011 Darmin Nasution Hartadi Agus Sarwono
2011-2013 Darmin Nasution Hartadi Agus Sarwono
2014-2016 Agus Dermawan Wintarto Martowardojo Halim Alamsyah
2016 Agus Dermawan Wintarto Martowardojo Ronald Waas
Tanda tangan
Tahun Gubernur Bank Indonesia Menteri Keuangan Bank Indonesia
2016-2018 Agus Dermawan Wintarto Martowardojo Sri Mulyani Indrawati
2018-2021 Perry Warjiyo Sri Mulyani Indrawati

Desain uang Rp50.000

sunting
Tahun Depan Belakang Warna dominan Gambar
1 Februari 1993
28 Agustus 1995
Soeharto Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Abu-Abu, Hijau
1999 Wage Rudolf Soepratman Pengibaran Bendera Indonesia Abu-abu, Hijau
2005 I Gusti Ngurah Rai Pura Ulun Danu Bratan Biru
2016 Ir. H. Djuanda Kartawidjaja Taman Nasional Komodo dan Tari Legong Biru
Ultraviolet / UV-A
Rp50.000 TE1 2016 Depan Belakang

Referensi

sunting
  1. ^ Laucereno, Sylke Febrina. "Mengenal Mujirun, Pelukis Uang 'Soeharto Mesem'". detikfinance. Diakses tanggal 20 November 2023.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Rp50

Rp50 (dibaca: lima puluh rupiah) adalah nilai nominal uang kertas dan koin yang pernah dicetak dan beredar secara resmi di Indonesia. Uang dengan nominal

Rupiah

uang logam. Rupiah kertas yang diterbitkan terdiri dari nominal Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000. Sementara rupiah

Usaha mikro, kecil, dan menengah

yang dikategorikan sebagai usaha kecil apabila kekayaan bersih lebih dari Rp50 juta sampai dengan Rp500 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha

Indonesia

dan Nusa Tenggara Timur kurang dari Rp5 juta.   Lebih dari Rp100 juta   Rp50–100 juta   Rp40–50 juta   Rp30–40 juta   Rp20–30 juta   Rp10–20 juta   Rp5–10

Bank DBS Indonesia

Indonesia" dari Global Finance, serta predikat "Sangat Baik" untuk kategori aset Rp50 triliun hingga di bawah Rp100 triliun dari Infobank. Pada 10 Februari 2018

Rp100.000

merupakan salah satu dari dua uang kertas polimer Indonesia, selain uang kertas Rp50.000 tertanggal 1993 yang menampilkan Presiden Soeharto dan prestasi sosialnya

Djuanda Kartawidjaja

Ia juga ditampilkan dalam uang kertas rupiah edisi 2016 dan 2022 pecahan Rp50.000.  Indonesia : Bintang Republik Indonesia Adipradana (1961) Bintang Gerilya

Uang kertas rupiah

Bank Indonesia dikeluarkan pada tahun 1952 dengan pecahan Rp5, Rp10, Rp25, Rp50, Rp100, Rp500, dan Rp1.000 dengan tanda tangan Sjafruddin Prawiranegara dan