Rompi tradisional, yang dipadankan dengan setelan dua potong atau jas dan celana panjang terpisah

Rompi adalah baju luaran tanpa lengan yang biasanya dikenakan di luar kemeja dan dasi dan di balik mantel dan umumnya menjadi bagian dari busana formal pria. Rompi formal digunakan sebagai bagian dari setelan jas tiga potong (three-piece suit).[1] Rompi ada yang berwujud sederhana dan ada juga yang berornamen, serta dapat digunakan dalam situasi bersantai atau mewah.[2] Dalam sejarah, rompi dapat dikenakan sebagai pengganti atau tambahan di balik mantel yang lebih besar tergantung pada cuaca, orang yang memakai, dan susunannya.[2]

Galeri

sunting

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Gavenas, Mary Lisa (2008). Encyclopedia of Menswear. New York: Fairchild Publications. hlm. 379. ISBN 978-1-56367-465-5.
  2. ^ a b Pendergast, Sara; Pendergast, Tom; Hermsen, Sarah (2003). Fashion, Costume, and Culture: Clothing, Headwear, Body Decorations, and Footwear through the Ages. Detroit: UXL.
  3. ^ Gross, Alex Lloyd (22 April 2017). "Sabaton storms Trocadero in Philly". Delaware Valley News. Diakses tanggal 8 June 2017.
  4. ^ "Review: Trivium, Sabaton, Huntress, Irving Plaza, 10/11/16". Metal Insider. 14 October 2016. Diakses tanggal 8 June 2017.
  5. ^ Gustafsson, Anders (4 December 2010). "Till sjöss med Sabaton" (dalam bahasa Swedia). Dalarnas Tidningar.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gerakan rompi kuning

Gerakan rompi kuning (bahasa Prancis: Mouvement des Gilets jaunescode: fr is deprecated , diucapkan [ʒilɛ ʒon]), juga disebut sebagai Gerakan jaket kuning

Kapal induk

rompi putih sebagai kru pemberi tanda pendaratan, rompi cokelat sebagai air wing plane captain, rompi ungu sebagai petugas pengisi bahan bakar, rompi

Rompi antipeluru

Rompi antipeluru adalah pakaian zirah yang melindungi bagian tubuh manusia seperti dada, perut, dan punggung orang yang memakainya. Fungsi dari rompi

Bom ikat pinggang

pinggang atau sebuah rompi yang dipasangi dengan bahan peledak yang dikenakan oleh para pengebom bunuh diri. Tiongkok memakai rompi ledak saat Perang Tiongkok-Jepang

Zirah

yang dibentuk sesuai tubuh (misalnya kuiras), sampai yang termaju adalah rompi anti peluru. Saat ini yang dianggap sebagai baju zirah umumnya adalah baju

Krishna Murti

populer sejak 2015. Penampilannya saat penanganan teror bom Thamrin dengan rompi antipeluru dan kacamata hitam menjadikannya salah satu figur kepolisian

Tragedi Trisakti

sebelah kanan. Kemudian datang pasukan bermotor dengan memakai perlengkapan rompi yang bertuliskan URC mengejar mahasiswa sampai ke pintu gerbang kampus dan

Lurik

dapat pula dipakai sebagai bahan kemeja atau sebagai komponen estetika pada rompi atau jas. Menurut Ensiklopedi Nasional Indonesia (1997), lurik diperkirakan