Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (November 2025) |
| Tanggal pendirian | 1992 |
|---|---|
| Pendiri | Dean Kamen |
| Jenis | Kompetisi robotika internasional |
| Kantor pusat | Manchester, New Hampshire, Amerika Serikat |
| Situs web | https://www.firstinspires.org/robotics/frc |
FIRST Robotics Competition (sering disingkat FRC) adalah sebuah kompetisi robotika internasional untuk pelajar sekolah menengah atas yang diselenggarakan oleh organisasi nirlaba FIRST (For Inspiration and Recognition of Science and Technology). Kompetisi ini dianggap sebagai salah satu ajang robotika terbesar di dunia, dengan ribuan tim dari lebih dari 25 negara. FRC bertujuan untuk meningkatkan minat siswa dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) melalui tantangan rekayasa yang berskala industri.[1]
Sejarah
suntingFRC pertama kali diadakan pada tahun 1992 di Amerika Serikat atas prakarsa penemu dan wirausahawan Dean Kamen. Pada edisi perdananya, hanya terdapat 28 tim. Seiring waktu, kompetisi ini tumbuh pesat dan pada tahun 2024 tercatat lebih dari 3.300 tim berpartisipasi dalam berbagai kompetisi regional dan internasional.[2]
Pada tahun 2003, FRC memperkenalkan "Kickoff Global", sebuah acara peluncuran tahunan yang menyiarkan pengumuman tantangan baru secara internasional. Sejak itu, FRC berkembang menjadi ekosistem pendidikan yang melibatkan ratusan perusahaan sponsor, universitas mitra, serta ribuan mentor profesional dari industri teknologi.[3]
Struktur kompetisi
suntingSetiap tahun, FIRST merilis satu permainan robotika baru dengan aturan, tujuan, dan tantangan mekanis yang berbeda. Tim diberi waktu sekitar enam minggu untuk merancang, membangun, memprogram, dan menguji robot berukuran industri sesuai spesifikasi permainan.
Kompetisi FRC biasanya mencakup beberapa tahap:
- Kickoff – pengumuman tantangan tahunan.
- Build season – periode pembangunan robot.
- Regional/district events – turnamen lokal dan regional.
- Championship – kompetisi tingkat dunia yang biasanya diselenggarakan di Amerika Serikat.
Robot FRC biasanya memiliki sistem penggerak, mekanisme pengambilan objek, sensor, serta perangkat lunak otonom yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman seperti Java, C++, atau Python.
Format pertandingan
suntingPertandingan FRC dimainkan dalam format aliansi, yakni dua tim bersekutu melawan dua tim lainnya (2 vs 2) atau tiga melawan tiga (3 vs 3), tergantung tahun permainan. Setiap pertandingan berdurasi beberapa menit dan terbagi dalam:
- Auto mode – robot bergerak secara otonom.
- Teleoperated mode – robot dikendalikan oleh operator manusia.
- Endgame – fase akhir dengan tujuan khusus, seperti memanjat atau menyeimbangkan robot.
Tiap tahun, permainan memiliki sistem skor dan strategi yang berbeda sehingga menuntut inovasi dan desain mekanis yang kreatif.
Partisipasi global
suntingFRC memiliki kehadiran internasional yang kuat, dengan tim aktif di Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Israel, Turki, Tiongkok, Australia, Indonesia, dan sejumlah negara Eropa. Banyak universitas dan perusahaan teknologi besar, seperti Google, Boeing, dan NASA, mendukung kompetisi ini melalui sponsor, beasiswa, dan program pembinaan siswa.[4]
Di Indonesia, partisipasi tim FRC mulai berkembang sejak akhir 2010-an, didorong oleh sekolah internasional dan komunitas robotika yang semakin aktif.
Dampak pendidikan
suntingFRC dikenal karena pendekatan "sport for the mind", yaitu model pendidikan berbasis kompetisi yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan etos profesional. Banyak peserta FRC yang melanjutkan pendidikan di bidang teknik dan sains, dan sejumlah lembaga memberikan beasiswa khusus bagi alumni FRC.[5]
Referensi
sunting- ^ "Inside the world's biggest student robotics competition". BBC News. 20 April 2023. Diakses tanggal 20 November 2025.
- ^ "Inside the world's biggest student robotics competition". BBC News. 20 April 2023. Diakses tanggal 20 November 2025.
- ^ "How robotics competitions are shaping future engineers". The Guardian. 10 December 2022. Diakses tanggal 20 November 2025.
- ^ "NASA-backed robotics competitions push students into STEM careers". NBC News. 18 December 2021. Diakses tanggal 20 November 2025.
- ^ "Robotics contest changes students' career paths". CBS News. 12 March 2022. Diakses tanggal 20 November 2025.