SMS selamat datang untuk pelanggan Proximus (Belgia) yang merayau ke T-Mobile (sekarang EE) di Inggris

Perayauan atau kelana[1] (bahasa Inggris: roaming) adalah istilah telekomunikasi nirkabel yang biasanya digunakan untuk perangkat seluler, seperti ponsel. Ini mengacu pada penggunaan ponsel di luar jangkauan jejaring aslinya dan terhubung ke jejaring seluler lain yang tersedia.

Definisi teknis

sunting

Dalam istilah yang lebih teknis, perayauan merujuk pada kemampuan pelanggan seluler untuk secara otomatis melakukan dan menerima panggilan suara, mengirim dan menerima data, atau mengakses layanan lain, termasuk layanan data rumah, ketika bepergian ke luar area cakupan geografis jejaring rumah, dengan cara sarana menggunakan jejaring yang dikunjungi.

Misalnya: jika pelanggan melakukan perjalanan di luar jangkauan pemancar perusahaan ponselnya, ponselnya akan secara otomatis berpindah ke layanan perusahaan telepon lain, jika tersedia.

Proses ini didukung oleh proses Telekomunikasi pengelolaan mobilitas, otentikasi, otorisasi, dan prosedur penagihan akuntansi (dikenal sebagai AAA atau triple A).

Perayauan secara umum

sunting

Perayauan dibagi menjadi "perayauan berbasis SIM" dan "perayauan berbasis nama pengguna/kata sandi", di mana istilah teknis "perayauan" juga mencakup perayauan antara jejaring dengan standar jejaring yang berbeda, misalnya WLAN (Wireless Local Area Network) atau GSM (Sistem Global untuk Komunikasi Seluler). Perlengkapan dan fungsionalitas perangkat, seperti kemampuan kartu SIM, antena dan antarmuka jejaring, serta manajemen daya, menentukan kemungkinan akses.[2]

Dengan menggunakan contoh perayauan WLAN/GSM, skenario berikut dapat dibedakan (lihat Dokumen Rujukan Permanen Asosiasi GSM AA.39):[3]

  • Berbasis SIM: Pelanggan GSM menjelajah ke WLAN publik yang dioperasikan oleh:
    • operator GSM mereka, atau
    • operator lain yang memiliki perjanjian perayauan dengan operator GSM-nya.
  • Perayauan berbasis nama pengguna/kata sandi: Pelanggan GSM merayau ke WLAN publik yang dioperasikan oleh:
    • operator GSM mereka, atau
    • operator lain yang memiliki perjanjian perayauan dengan operator GSM-nya.

Meskipun skenario pengguna/jejaring ini fokus pada perayauan dari jejaring operator jejaring GSM, namun yang jelas perayauan dapat bersifat dua arah, yaitu dari operator WLAN publik ke jejaring GSM. Perayauan tradisional dalam jejaring dengan standar yang sama, misalnya dari WLAN ke WLAN atau jejaring GSM ke jejaring GSM, telah dijelaskan di atas dan juga ditentukan oleh asingnya jejaring berdasarkan jenis entri pelanggan di negara asal daftar pelanggan.

Dalam hal kesinambungan sesi, akses tanpa batas ke layanan ini di berbagai jenis akses disediakan.

Referensi

sunting
  1. ^ "Kelana (1)". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  2. ^ IEEE (2002). "QoS classification for mobile networks: International roaming case study". 5th IEEE International Conference on High Speed Networks and Multimedia Communications, HSNMC 2002 : July 3 - 5, 2002, Jeju Island, Korea. Piscataway, NJ: IEEE Operations Center. hlm. 356–360. doi:10.1109/HSNMC.2002.1032607. ISBN 978-0-7803-7600-7.
  3. ^ "Steering of Roaming Implementation Guidelines" (PDF). GSM Association. 24 November 2022.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Telkomsel

operator seluler terbesar keenam di dunia. Bekerja sama dengan 575 mitra roaming, layanan perusahaan ini kini dapat digunakan di 200 negara di seluruh dunia

Hiroaki Kato

kecintaannya pada Indonesia. Indonesia Banget (2014) Quiz Surprize Japan (2015) Roaming (2015) JI-PHORIA (2018, 2019) Sekai Kurabetemitara (2021) HIROSENSEI (2020

Conexus Mobile Alliance

mengembangkan dan meningkatkan roaming internasional. Aliansi ini juga memiliki komitmen untuk mempromosikan roaming suara, video, dan data melalui jaringan

Jaringan Area Lokal Nirkabel

Konsep DS dapat digunakan untuk meningkatkan jangkauan jaringan melalui roaming antar sel. DS dapat berupa kabel atau nirkabel. Sistem distribusi nirkabel

Global System for Mobile Communications

terbatas pada suatu area sistem teknologi tertentu saja (tidak bisa melakukan roaming antarnegara). Teknologi analog yang berkembang, semakin tidak sesuai dengan

3 (telekomunikasi)

jaringannya sendiri (berbasis UMTS/HSDPA/HSPA+), 3 menggunakan jaringan roaming milik T-Mobile Austria (sebelum pertengahan-2012, jaringan milik A1 yang

Kesultanan Siak Sri Inderapura

en volkenkunde. Vol. 11. Lange & Co. hlm. 113. Koster, G. L., (1997) Roaming through seductive gardens: readings in Malay narrative, Volume 167 of Verhandelingen

XL (telekomunikasi)

000 pelanggan pada Oktober 1998. Pro-XL merupakan singkatan dari price-roaming-option Excelcomindo, yang dicetuskan oleh Hermawan Kartajaya, seorang pakar