Kahitna
AsalBandung, Indonesia
Genre
Tahun aktif1983–sekarang
Label
Artis terkait
Situs webyoviemusicfactory.com
Anggota
Mantan anggota

Kahitna (sebelumnya Coops Rhythm Section pada tahun 1983-1985 dan Indonesia 6 pada tahun 1985-1986), adalah grup musik asal Bandung, Indonesia yang dibentuk pada 24 Juni 1986.

Kelompok musik ini dimotori oleh Yovie Widianto. Meskipun kerap mengusung tema cinta dalam liriknya, Kahitna mampu memadukan unsur musik , latin dan bahkan etnik ke alam bentuk ramuan musik yang memikat. Grup musik yang mulai merajut kariernya lewat panggung festival dan cafe ini diakui mempunyai kekuatan pada aransemen musiknya yang terbilang orisinal.[1]

Sejarah

sunting

Kahitna adalah grup musik asal Bandung, Jawa Barat yang dibentuk pada tahun 1983, dimotori oleh musisi Yovie Widianto yang sekaligus pemain piano & keyboard. Dengan aransemen musik yang cantik, Kahitna berhasil menggabungkan unsur jazz, pop, fusion dan etnik yang memikat hati para Soulmates, sebutan untuk fans Kahitna. Nama Kahitna sendiri berasal dari bahasa Tagalog, yang berarti "meskipun demikian", tetapi akhirnya dipelesetkan menjadi bahasa Sunda "Ka" dan "Na" yang merupakan awalan dan akhiran. Sehingga ketika disatukan artinya menjadi "yang paling nge-hits".

Personelnya terdiri atas Yovie Widianto (pianis, kibordis & synthesizer), Hedi Yunus (vokalis), Carlo Saba (vokalis), Mario Ginanjar (vokalis), Dody Isnaini (bassist), Harry Suhardiman (perkusi), Bambang Purwono (kibordis & synthesizer), Budiana Nugraha (drummer) dan Andrie Bayuaji (gitaris). Sebelumnya ada 1 orang personil yang sempat bergabung dalam Kahitna, tetapi akhirnya memilih keluar dan bersolo karier yaitu Ronni Waluya.

Dalam bermusik Kahitna banyak mengusung tema cinta dengan memadukan unsur musik jazz, pop, fusion, latin dan bahkan etnik. Album yang pernah dirilisnya di antaranya, Cerita Cinta (1994), Kahitna II (1996), Sampai Nanti (1998), Permaisuriku (2000), The Best of Kahitna (2002), Cinta Sudah Lewat (2003) dan Soulmate (2006), Lebih Dari Sekedar Cantik (2010), Cerita Cinta: 25 Tahun Kahitna (2011) dan Rahasia Cinta (2016).

Kekuatan musik Kahitna terletak dalam lirik yang sederhana dan musik yang easy listening, membuat band yang pernah menjuarai Festival Band Explosion (Light Music Contest) di Tokyo, Jepang pada tahun 1991 silam, tak sulit mendapat tempat di belantika musik tanah air. Hal ini terbukti dengan lagu-lagu Kahitna yang selalu jadi hits, seperti "Permaisuriku", "Engga Ngerti", "Cantik", "Cerita Cinta", "Setahun Kemarin", 'Tak Sebebas Merpati", "Seandainya Aku Bisa Terbang", "Bila Saya", "Merenda Kasih", "Sampai Nanti", "Andai Dia Tahu" dan "Masihkah Ada Diriku".

Gaung Kahitna di panggung musik yang sudah jarang terdengar lagi, akhirnya di awal tahun 2010 kembali terdengar. Menandai kembalinya Kahitna ke blantika musik tanah air, Yovie dan kawan-kawan merilis album baru, Lebih Dari Sekedar Cantik. Dengan single jagoan "Untukku" yang pernah dilantunkan almarhum Chrisye, album terbaru ini memberikan sentuhan lain, yakni mengusung musik jazz sebagai dasar musiknya.

Pada awal tahun 2023, salah seorang vokalis Kahitna yaitu Carlo Saba meninggal dunia pada usia 54 tahun. Sepeninggal Carlo, Kahitna menyisakan 8 personil, termasuk dengan Hedi dan Mario sebagai vokalis.

Anggota

sunting

Anggota sekarang

  • Yovie Widianto – kibordis, synthesizer & pianis
  • Hedi Yunus – vokalis
  • Bambang Purwono – kibordis, synthesizer & pianis
  • Mario Ginanjar – vokalis
  • Dody Isnaini – bassist
  • Andrie Bayuadjie – gitaris
  • Budiana Nugraha – drummer
  • Harry Suhardiman – perkusi

Mantan anggota

Diskografi

sunting

Album studio

sunting

Album kompilasi

sunting

Singel

sunting

Penghargaan dan nominasi

sunting
Tahun Penghargaan Kategori Nomine Hasil Ref.
2004 Anugerah Musik Indonesia Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Pop Terbaik "Tak Mampu Mendua" Nominasi [2]
2012 Dahsyatnya Awards Nominasi Band Terdahsyat Kahitna Nominasi
2016 Anugerah Musik Indonesia Album Pop Terbaik Rahasia Cinta Nominasi [3]
Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Pop Terbaik "Rahasia Cintaku (Baper)" Nominasi
2017 Anugerah Musik Indonesia Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Pop Terbaik "Salamku untuk Kekasihmu yang Baru" (bersama RAN) Nominasi [4]
2018 Dahsyatnya Awards Duet atau Kolaborasi Terdahsyat Kahitna & RAN Nominasi
2019 Dahsyatnya Awards Lagu 90-an Terdahsyat "Cantik" Nominasi [5]
2024 Anugerah Musik Indonesia Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Pop Terbaik "Sejauh Dua Benua" Nominasi [6]

Referensi

sunting
  1. ^ "Kahitna | Biography". kahitna.net. 2010-11-21. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-11-21. Diakses tanggal 2022-05-17.
  2. ^ "Winner & Nominees: 8th Annual AMI Awards (2004) "Kilau Musik Indonesia"". Anugerah Musik Indonesia. Diakses tanggal 8 Desember 2024.
  3. ^ "Winner & Nominees: 19th Annual AMI Awards (2016) "Musik Tanpa Batas"". Anugerah Musik Indonesia. Diakses tanggal 8 Desember 2024.
  4. ^ "Winner & Nominees: 20th Annual AMI Awards (2017) "Musik Tanpa Batas"". Anugerah Musik Indonesia. Diakses tanggal 8 Desember 2024.
  5. ^ Noviandi, Ferry; Sumarni (18 Maret 2019). "Daftar Lengkap Nominasi Dahsyatnya Awards 2019". Suara.com. Diakses tanggal 8 Desember 2024.
  6. ^ Anggraini, Pinkan (15 Oktober 2024). "Daftar Lengkap Nominasi di 62 Kategori AMI Awards 2024". Detik.com. Diakses tanggal 21 November 2024.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Rhythm section

Rhythm section (juga disebut sebagai band pengiring) adalah sekelompok musisi dalam sebuah musik ansambel atau band yang menyediakan iringan ritme, harmoni

Jakarta Rhythm Section

Jakarta Rhythm Section adalah salah satu kelompok band yang dibentuk oleh Fariz RM pada tahun 1983. Selama beberapa minggu, lagu-lagu mereka sukses berada

The Rhythm Section

The Rhythm Section adalah film laga Amerika Serikat-Inggris tahun 2020 yang disutradarai Reed Morano dan ditulis Mark Burnell berdasarkan novel karyanya

Ronni Waluya

dari nama band Coops Rhythm Section tersebut nama grupnya. Pada tahun 1985, Ronni hengkang dari grup ini, nama Coops Rhythm Section pun diganti menjadi

Yovie Widianto

band jazz fusion menjadi Indonesia 6 setelah berganti nama dari Coops Rhythm Section dan Rooster yang merupakan cikal bakal nama Kahitna. Prestasi terbesar

Atlanta Rhythm Section

Atlanta Rhythm Section (atau ARS) adalah band Southern rock Amerika, dibentuk pada tahun 1971 oleh Rodney Justo (penyanyi), Barry Bailey (gitar), Paul

Younky Soewarno

termaafkan. Pada saat yang bersamaan, Younky bergabung pada grup Jakarta Rhythm Section bersama Deddy Dhukun dan Fariz RM. Younky, Fariz, dan Deddy menjadi

Hedi Yunus

Trie kemudian mereka sepakat untuk membentuk band dengan nama Coops Rhythm Section pada tahun 1983. Hedi berperan pada gitar melodi dan dipakai Fender