Rhinoderma
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Amphibia
Ordo: Anura
Famili: Rhinodermatidae
Genus: Rhinoderma
Spesies:
Rhinoderma
Nama binomial
Rhinoderma
Barrio, 1970
Sinonim[1]
  • Rhinoderma Duméril and Bibron, 1841
  • Heminectes Philippi, 1902

Rhinoderma adalah sebuah genus katak. Mereka hidup di Chili dan Argentina.[1][2][3]

Jantan dari katak-katak ini membawa anakannya di mulutnya. Katak betina menelurkan telurnya sementara jantan mengawasinya. Ketika berudunya sudah cukup besar untuk dapat bergerak di dalam telurnya masing-masing, katak jantan akan menaruh telur-telur tersebut di mulutnya. Jantan tidak menelan telur-telur tersebut, melainkan disimpan di kantung suara mereka, yaitu organ yang digunakan katak untuk menghasilkan suara. Telur-telurnya menetas di dalam kantung suara jantan hingga anakannya sudah menjadi katak kecil dalam kasus R. darwinii, atau hingga sudah memiliki rahang dan sistem pencernaan yang memadai dalam kasus R. rufum. Kemudian, jantannya akan menempatkan anakannya di air.[3]

Spesies

sunting

Terdapat dua spesies dalam genus ini:

Referensi

sunting
  1. ^ a b Frost, Darrel R. "Rhinoderma Duméril and Bibron, 1841". Amphibian Species of the World, an Online Reference. Version 6.0. American Museum of Natural History, New York. Diakses tanggal June 15, 2025.
  2. ^ Peera Chantasirivisal; Michelle S. Koo (February 16, 2006). Kellie Whittaker (ed.). "Rhinoderma rufum (Philippi, 1902)". AmphibiaWeb. University of California, Berkeley. Diakses tanggal June 16, 2025.
  3. ^ a b Franziska Sandmeier; Michelle S. Koo (March 3, 2001). Kellie Whittaker (ed.). "Rhinoderma darwinii Duméril & Bibron, 1841". AmphibiaWeb. University of California, Berkeley. Diakses tanggal June 16, 2025.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Katak darwin chile

Katak darwin chile (Rhinoderma rufum), adalah spesies katak yang mungkin sudah punah, dan merupakan salah satu dari hanya dua anggota famili Rhinodermatidae

Katak darwin

Katak darwin (Rhinoderma darwinii) adalah katak yang hidup di aliran sungai di hutan Argentina dan Chili. Penamaan katak jenis ini pertama kali di deskripsikan

Rhinodermatidae

lainnya pada periode Kapur Akhir. Dua kelompok genus dalam famili ini, Rhinoderma and Insuetophrynus, bercabang dari satu sama lain selama Paleosen. Ketiga

Katak

tersebut, yang kemudian melompat keluar dari mulutnya. Betina katak Darwin (Rhinoderma darwinii) dari Chili meletakkan hingga 40 telur di tanah, yang kemudian

Cara reproduksi

disimpan di "marsupium" yang berada di depan abdomen jantan. Pada katak Rhinoderma darwinii, zigot disimpan di kantong penghasil suara katak. Pada katak