Rexona
Jenis produkDeodoran
PemilikUnilever
NegaraAustralia
Diluncurkan1969; 57 tahun lalu (1969)
Merek terkaitSure (Britania Raya dan Irlandia)
Degree (Amerika Serikat dan Kanada)
Rexena (Jepang dan Korea Selatan)
Shield (Afrika Selatan)
Dared (Kovotania)
PasarSeluruh dunia
Pemilik sebelumnyaHelene Curtis (Degree di A.S. dan Canada)
JargonIt won't let you down
(Setia setiap saat)
Situs webwww.rexona.com

Rexona adalah merek deodoran yang diproduksi oleh Unilever, perusahaan multinasional asal Inggris-Belanda. Merek ini berasal dari Australia. Rexona mulai dikembangkan pada tahun 1908 oleh Alice Sheffer, istri dari pendiri dari Australia’s Sheldon Drug Company. Kini Rexona dijual di lebih dari 60 negara, menjadikannya pemimpin pasar dalam kategori deodoran.

Misi merek

sunting

Rexona hadir sebagai jawaban atas kebutuhan target pasarnya akan perlindungan yang berlanjut dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Dengan teknologi Fresh Protect (perlindungan segar), Rexona mampu memberikan perlindungan tetap kering hingga 48 jam.

Saat ini, slogan Rexona adalah “Setia setiap saat”.

Produk

sunting

Teknologi yang diusung Rexona adalah teknologi FreshProtect, Anti Stain dan Whitening.

Rexona tersedia dalam berbagai varian, mulai dari aerosol, roll-on, stik, dan lotion.

  • FreshProtect – Merupakan teknologi antiperspiran yang memberikan perlindungan tetap kering hingga 48 jam.
  • Anti Stain – Merupakan teknologi yang dapat mencegah terbentuknya noda kuning pada pakaian putih dan noda putih pada pakaian hitam
  • Whitening – Merupakan teknologi yang dapat mengurangi iritasi & mencerahkan kulit ketiak mulai dalam 7 hari.

Sejarah

sunting

Sheldon Drug Company

sunting

Alice Sheffer adalah istri dari S.F Sheffer, pria berkebangsaan Amerika pendiri perusahaan obat Sheldon. Mereka datang ke Australia tahun 1902 setelah membeli resep dari ahli kimia Amerika bernama Dr Sheldon.

1902 - 1908: Obat salep Mrs. Sheffer

sunting

Sheldon Drug Company kemudian memproduksi “Pil Gin Dr Sheldon” dan “Penemuan Baru Campuran Obat Batuk” serta obat-obat lain yang terkenal di masanya. Tapi Alice Sheffer ingin menciptakan berbagai produk perawatan tubuh yang saling melengkapi satu sama lain. Produk-produk itu dirancang dengan harga terjangkau, dan dapat digunakan oleh pria dan wanita. Alice memilih bahan-bahan yang efektif dan wangi, seperti Minyak Juniper, Minyak Cengkih, Jati, Asetat Pohon Pinus, Minyak Thyme dan Eucalyptus.

1908: Varian Pertama Rexona

sunting

Rangkaian produk Rexona dirilis tahun 1908, dengan desain kemasan dengan huruf “R” yang memanjang. Saat itu, varian Rexona meliputi Rexona Shaving Stick, Sabun Hotel Rexona, Sabun obat Rexona dan Salep Rexona. Produk-produk tersebut dengan cepat menjadi aset dengan omzet terbesar perusahaan. Salep Rexona sendiri diiklankan sebagai: "Penyembuh tepercaya untuk semua penyakit dan iritasi pada kulit, eksem, jerawat, kaligata, kulit pecah-pecah, sakit pinggang, gatal, luka teriris pisau, terbakar, memar, varises kaki, dan sengatan serangga."

1929: Menjadi bagian dari Unilever

sunting

Pada tahun 1929 Sheldon Co menjual bisnis Rexona kepada J. Kitchen and Sons, yang kemudian menjadi bagian pemilik dari Unilever. Rexona tetap menjadi pemimpin pasar di kategorinya.

1960 – Sekarang

sunting

Rexona memperkenalkan varian deodoran pertamanya pada tahun 60-an. Pertama kali diluncurkan di Finlandia, varian ini menyebar ke seluruh dunia. Dikenal juga dengan nama Degree di Amerika Serikat, seiring dengan berjalannya waktu, Rexona hadir dalam berbagai bentuk seperti Aerosol, Roll-ons, stick, dan lotion.

Rexona juga mendapat endorser para atlet dan selebritas seperti juara tenis Steffi Graf dan David Nalbadian, Tim nasional rugby dari Selandia BaruAll Blacks” dan dari Afrika SelatanSpringbooks”, pengendara sepeda gunung terkenal Darren Berrecloth, basejumper Miles Daisher, petualang Bear Grylls, altet kriket internasional Andrew Flintoff, Tim F1 Lotus, serta pemain sepak bola superstar Neymar da Silva Santos Junior dan Javier Mascherano.

Pemasaran

sunting

Merek Rexona adalah sponsor untuk tim Formula Satu Williams Racing. Merek-merek tersebut sebelumnya mensponsori tim Lotus F1 Team sebelum mengalihkan kesetiaan mereka kepada Williams sejak F1 musim 2014 hingga 2019.

Galeri

sunting

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Liga Super (Indonesia) 2025–2026

Jean-Paul van Gastel Reva Adi Utama Apex Adem Sari Daftar Depan: Taro Snack, Rexona Belakang: Extra Joss Ultimate Lengan: Le Minerale Celana pendek: Tidak ada

Unilever Indonesia

Nameera Lux Love Beauty and Planet Molto Molto Trika Korea Glow Pond's Rexona Glow & Lovely (sebelumnya bernama Fair & Lovely) Vaseline Cif Citra AXE

Daftar merek Unilever

Omo/Persil Es krim Wall's (Heartbrand) Hellmann's Knorr Lipton Lux Magnum Rexona/Degree Lifebuoy Sunsilk Sunlight Amora – mayones dan saus Prancis (Prancis

Rio Febrian

"Bintang Radio dan Televisi Tingkat Nasional" 1997: Runner Up "Aksi Gaya Rexona" 1999: Winner of "8 th Asia Bagus Grand Championship" 2000: Member of Linz

Liga 2 (Indonesia) 2024–2025

Wanderlust PSIM Seto Nurdiantoro Rendra Teddy Apex Bukalapak, BMoney, Russ & Co, Rexona, Taro Snack , Tolak Angin, Extra Joss PSKC Kas Hartadi Dias Angga Putra

Unilever

Omo, Becel, Heartbrand, Hellmann's, Knorr, Lipton, Lux, Magnum, Rama, Rexona, Sunsilk dan Surf. Unilever N.V. dan Unilever PLC, beroperasi di bawah satu

Pesta Olahraga Asia Tenggara 2011

Panasonic Indofood Unilever Indonesia ClearMEN Sports Ice Cool Menthol RexonaMEN Sport VaselineMEN Indosat Samsung Electronics MNC Media Bank Mandiri

Daftar diskografi, filmografi, dan bibliografi JKT48

AVOD (audio dan video sesuai permintaan) dan siaran langsung 2019–2021 Rexona Unilever Indonesia (bagian dari Unilever (dari  Britania Raya)) Perawatan