Yamaha Aerox
Yamaha Aerox Alpha 155 VVA (2025)
Informasi
ProdusenYamaha Indonesia Motor Manufacturing
Juga disebut
  • Yamaha NVX (Malaysia dan Vietnam)
  • Yamaha Aerox 155 (Indonesia)
Masa produksi1997-sekarang
Bodi & rangka
KelasSkuter Matik

Yamaha Aerox adalah skuter pabrikan yang diproduksi oleh Yamaha sejak tahun 1997.[1] Yamaha Aerox pertama kali diluncurkan dengan mesin satu silinder, berpendingin cairan, 2-tak.[2] Di awal kehadirannya skuter ini hanya memiliki kapasitas 50cc 2-tak dan hanya beredar di Eropa. Ada dua pilihan mesin yaitu 50cc dan 100cc. Setelah itu lahir Yamaha Aerox generasi kedua dengan mesin yang sama 50cc, tapi dengan teknologi 4-tak dengan tetap mempertahankan konsep sporty.[3] Yamaha Aerox sudah lama digunakan oleh paddock bike tim Yamaha Grand Prix Sepeda Motor, tetapi baru masuk dan beredar luas di Indonesia pada awal tahun 2017. Selain bertampang sporty, Yamaha Aerox juga terkenal sebagai skuter dengan tenaga powerfull dan lincah saat bermanuver. Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang kala itu bergabung di Yamaha Factory Racing Team, pernah menggunakan skuter ini saat MotoGP. Beberapa yang pernah dikendarai oleh dua pembalap itu diantaranya adalah Aerox-R 2007 Special Edition, Aerox-R 2007 Race Replica, Aerox-R Race Replica dan Aerox-R 2012 GP Edition. Semua motor tersebut masih menggunakan mesin 2-tak.[4]

Di Indonesia, Yamaha Aerox 155 pertama kali diluncurkan pada 2016. Versi All New Aerox 155 Connected diperkenalkan pada 2020, dengan penambahan fitur konektivitas Bluetooth melalui aplikasi Y-Connect, mesin Blue Core 155 cc dengan teknologi VVA (Variable Valve Actuation), serta opsi varian dengan ABS. Hingga 2026, model ini masih diproduksi dan dipasarkan dalam beberapa varian, termasuk Connected/ABS, CyberCity, dan Standard.[5] Model ini memiliki desain bodi full fairing dengan karakter sporty, dan dilengkapi fitur seperti sistem injeksi bahan bakar, pendingin cair, serta garansi komponen utama hingga 5 tahun atau 50.000 km (tergantung varian). Varian Connected/ABS menyertakan fitur tambahan seperti konektivitas smartphone untuk notifikasi perawatan, konsumsi bahan bakar, dan lokasi parkir.

Yamaha Aerox R (1997-2013)

sunting

Pada tahun 1997 Yamaha Aerox berganti nama menjadi Yamaha Aerox R, yang diperbarui electric starter, tachometer, dan juga knalpot pada versi 50cc.[2] Pada tahun ini juga Yamaha Aerox versi 100cc disudahi produksinya [4]

Yamaha Aerox Naked (2013-2016)

sunting

Pada tahun 2013 Yamaha akhirnya mengubah teknologi mesin yang sebelumnya 2-tak menjadi 4-tak lantaran masalah pada batasan emisi gas buang. Tapi mesinnya masih berkapasitas 50cc dengan sistem liquid cooled (pendinginan cairan).[4] Versi Yamaha Aerox pada tahun ini ada dua yaitu Yamaha Aerox Naked dan Yamaha Aerox 4.[2]

Yamaha Aerox 125 LC (2016)

sunting

Pada tahun 2016 Yamaha Aerox R ditata ulang. Mulai dari desain yang meningkat, dan teknologi yang semakin modern.[2] Pada tahun 2016 Yamaha mengusung nama Aerox 125 LC yang lebih canggih dari versi sebelumnya dengan mesin 125cc, SOHC, 4-tak, dan liquid cooled.[4]

Yamaha Aerox 155 VVA (2016-2020)

sunting

Versi baru Yamaha Aerox ini diluncurkan di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia pada tanggal 29 Oktober 2016.[6] Yamaha Aerox dipamerkan pertama kali di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) dan diluncurkan di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat pada tanggal 2 November 2016. Nilai utama yang diunggulkan pada versi ini ialah teknologi Blue Core dan dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang membuat tenaga merata disetiap mesin dan irit bahan bakar. Itulah latar belakang nama versi ini menjadi Aerox 155 VVA.

Yamaha Aerox 155 Connected (2020-sekarang)

sunting

Varian ini merupakan model Aerox 155 Connected yang diluncurkan pada 2 November 2020 di Indonesia. Model ini menggunakan mesin Blue Core 155 cc berpendingin cair dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA). Fitur yang disertakan meliputi konektivitas Y-Connect melalui aplikasi smartphone (untuk informasi konsumsi bahan bakar, lokasi parkir terakhir, notifikasi servis, dan lainnya), Smart Key System, Stop & Start System, serta opsi varian dengan Anti-Lock Braking System (ABS).

Harga rekomendasi OTR Jakarta (berdasarkan data situs resmi Yamaha per 2026): Connected/ABS Rp 32.115.000; CyberCity dan Standard Rp 28.580.000.[7]

Yamaha Aerox Alpha (2024-sekarang)

sunting

Versi baru dari Yamaha Aerox Alpha ini baru diluncurkan di Indonesia pada tanggal 19 December 2024.

Spesifikasi

sunting
Parameter Spesifikasi
Tipe Mesin 4 Langkah, SOHC, Berpendingin Cair (Liquid Cooled), Single Cylinder
Kapasitas Mesin 155 cc
Diameter x Langkah 58,0 mm × 58,7 mm
Perbandingan Kompresi 11,6 : 1
Daya Maksimum 11,3 kW (sekitar 15,4 PS) @ 8.000 rpm
Torsi Maksimum 13,9 Nm @ 6.500 rpm
Sistem Bahan Bakar Fuel Injection (FI)
Sistem Starter Electric Starter
Sistem Pelumasan Basah (Wet)
Kapasitas Oli Mesin Total 1,00 L; Berkala 0,90 L
Sistem Kopling Kering, Sentrifugal Otomatis (Dry, Centrifugal Automatic)
Transmisi V-Belt Automatic
Teknologi Mesin Blue Core, Variable Valve Actuation (VVA)
Tipe Rangka Underbone
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Unit Swing (Twin Sub-Tank)
Rem Depan Cakram (Disc Brake); ABS pada varian Connected/ABS
Rem Belakang Tromol (Drum Brake)
Ban Depan 110/80-14M/C 53P (tubeless, super wide)
Ban Belakang 140/70-14M/C 62P (tubeless, super wide)
Dimensi (P × L × T) 1.980 mm × 700 mm × 1.150 mm
Jarak Sumbu Roda 1.350 mm
Tinggi Jok 790 mm
Ground Clearance 143 mm
Berat Isi (Curb Weight) 125 kg (Connected/ABS); 122 kg (Standard/CyberCity)
Kapasitas Tangki Bahan Bakar 5,5 Liter
Fitur Utama Y-Connect (konektivitas Bluetooth ke aplikasi), Smart Key System, Stop & Start System, LED Headlight + Tail Light + DRL, Hazard Lamp, Full Digital Speedometer, Electric Power Socket, Smart Motor Generator, Bagasi luas, Garansi 5 tahun (rangka & komponen FI)

Referensi

sunting
  1. ^ "Lahir 1997, Yamaha Aerox Ternyata Ada 4 Generasi". SINDOnews.com. Diakses tanggal 2019-12-21.
  2. ^ a b c d "Yamaha Aerox | Specs, Reviews & Bikes for Sale | MCN". www.motorcyclenews.com. Diakses tanggal 2019-12-21.
  3. ^ https://plus.google.com/+motorexpertz2015?rel=author. "Sejarah Yamaha Aerox, Beken di Eropa Sekarang Diproduksi Yamaha Indonesia". motorexpert.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-20. Diakses tanggal 2019-12-21. ; ; Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  4. ^ a b c d "Yamaha Aerox". www.otosia.com. Diakses tanggal 2019-12-21.
  5. ^ "Yamaha All New Aerox 155 Connected, Spesifikasi Terlengkap dan Harga Terbaru". Yamaha Motor Indonesia. Diakses tanggal 2026-03-05.
  6. ^ "2017 Yamaha NVX/Aerox ASEAN launch at Sepang". Paul Tan's Automotive News (dalam bahasa American English). 2016-10-29. Diakses tanggal 2019-12-21.
  7. ^ "Yamaha All New Aerox 155 Connected". Yamaha Motor Indonesia. Diakses tanggal 2026-03-05.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Phoenix Gramedia Indonesia

Mencari Cinta di Dungeon? Classroom of the Elite The Eminence in Shadow Even Replica Can Fall in Love Goblin Slayer Gimai Seikatsu -Hari-hariku Bersama Saki-

Honda Brio

D647428, Ohhashi, Akihiko; Keisuke Nakamura & Takeshi Aoki, "Automobile, toy replica and/or other replicas", diterbitkan tanggal 2011-10-25, diberikan kepada

Honda CR-V

Diakses tanggal 2025-12-03. US D818398, Bridan, Iliya, "Automobile, toy replica and/or other replicas", diterbitkan tanggal 2018-05-22, diberikan kepada

Leonardo da Vinci

Rosci 1977, hlm. 8. Kaplan, Erez (1996). "Roberto Guatelli's Controversial Replica of Leonardo da Vinci's Adding Machine". Diarsipkan dari asli tanggal 29

Vaundy

akhir tahun. Pada tanggal 15 November 2023, ia merilis album keduanya Replica. Lagunya "Todome no Ichigeki" (トドメの一撃code: ja is deprecated , lit. "Finishing

Penghargaan Piala Dunia FIFA

Kennet Andersson (Sweden) with 5 goals and 3 assists, will receive a Bronze replica of the Predator [...] Throughout World Cup '94, three points were awarded

Naypyidaw

archive.org. 2012-02-25. Diakses tanggal 2023-10-01. "Uppatasanti Pagoda, replica of Shwedagon Pagoda in Nay Pyi Daw". Steinberg, David (2009). Burma/Myanmar:

Kris Wu

2017. Diakses tanggal 19 March 2017. "Madame Tussauds to feature Wu Yifan replica". Sina. 2 December 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 March