"Reflections Laughing"
Lagu oleh the Weeknd, Travis Scott, dan Florence and the Machine
dari album Hurry Up Tomorrow
Dirilis31 Januari 2025
Durasi4:51
Label
Pencipta
Produser

"Reflections Laughing" adalah lagu oleh penyanyi dan penulis lagu Kanada the Weeknd, rapper dan penyanyi Amerika Serikat Travis Scott, dan kelompok musik rok indi Inggris Florence and the Machine. Yang dirilis melalui XO dan Republic Records sebagai lagu kesembilan dari album studio keenam Weeknd, Hurry Up Tomorrow, pada 31 Januari 2025. Lagu ini ditulis dan diproduksi oleh the Weeknd dan Travis Scott mereka sendiri dan Mike Dean, sementara lagu ini dirpoduksi oleh Metro Boomin dan juga diproduksi oleh OPN dan Nathan Salon.

Komposisi dan lirik

sunting

Pada "Reflections Laughing", the Weeknd menyanyikan tentang membiarkan kecemasannya mengendalikannya. Di latar belakang lagu, telepon tiba-tiba berdering dan es bergertar di gelas wiski ketika ia merasakan tekanan dan tanggung jawab yang harus ia hadapi: "Saya tidak akan bersuara / Darah di atas tanah / Ketika mereka mengambil mahkota saya / Ketika mereka mengambil mahkota saya".[1] Josiah Gogarty dari British GQ merujuki pada efek terpotong dan kacau yang digunakan pada suara Travis Scott dalam baitnya pada lagu, menulis bahwa "penampilannya di sini meningkatkan kami bahwa ia dapat melakukan syair yang mencuri perhatian serta mengatur proyek besar seperti Astroworld – suaranya sedikit diturunkan nadanya, dan ia menyampaikan dialog dalam aliran staccato, Auto-tuned, sehingga mereka bertempat di antara garis synth lainnya yang tak terhitung jumlahnya yang teredam dan melengking di seluruh lagu".[2] Carl Lamarre dari Billboard memberi peringkat "Reflections Laughing" sebagai lagu ketiga belas pada album, menambahkan bahwa the Weeknd dan Travis Scott "sekali lagi membuktikan mengapa merupakan tim yang tangguh".[3]

Tangga lagu

sunting
Kinerja tangga lagu untuk "Reflections Laughing"
Tangga lagu (2025) Posisi
puncak
Australia (ARIA)[4] 75
Canada Hot 100 (Billboard)[5] 29
France (SNEP)[6] 44
Global 200 (Billboard)[7] 38
Greece International (IFPI)[8] 12
Iceland (Tónlistinn)[9] 22
Italy (FIMI)[10] 74
Latvia (LaIPA)[11] 14
Lithuania (AGATA)[12] 33
New Zealand Hot Singles (RMNZ)[13] 5
Poland (Polish Streaming Top 100)[14] 84
Sweden (Sverigetopplistan)[15] 82
UK Streaming (OCC)[16] 72
US Billboard Hot 100[17] 53

Referensi

sunting
  1. ^ O'Connor, Roisin (January 31, 2025). "On Hurry Up Tomorrow, The Weeknd delivers a spectacular final chapter in his 'After Hours' trilogy". The Independent. Diakses tanggal February 3, 2025.
  2. ^ Gogarty, Josiah (January 31, 2025). "Every feature on The Weeknd's Hurry Up Tomorrow, ranked". British GQ. Diakses tanggal February 3, 2025.
  3. ^ Saponara, Michael; Lamarre, Carl (January 31, 2025). "Every Song From The Weeknd's 'Hurry Up Tomorrow' Album Ranked: Critic's Picks". Billboard. Diakses tanggal February 3, 2025.
  4. ^ "The ARIA Report: Week Commencing 10 February 2025". The ARIA Report. No. 1823. Australian Recording Industry Association. February 10, 2025. hlm. 4.
  5. ^ "The Weeknd Chart History (Canadian Hot 100)". Billboard. Diakses tanggal February 11, 2025.
  6. ^ "Top Singles (Week 6, 2025)" (dalam bahasa Prancis). SNEP. Diakses tanggal February 12, 2025.
  7. ^ "The Weeknd Chart History (Global 200)". Billboard. Diakses tanggal February 11, 2025.
  8. ^ "Official IFPI Charts − Digital Singles Chart (International) − Εβδομάδα: 06/2025" (dalam bahasa Yunani). IFPI Greece. Diarsipkan dari asli tanggal February 12, 2025. Diakses tanggal February 12, 2025.
  9. ^ "Tónlistinn – Lög: Streymi, spilun og sala viku 6. Birt 8. febrúar 2025 – Næst uppfært 15. febrúar 2025" (dalam bahasa Islandia). Plötutíðindi. Diarsipkan dari asli tanggal February 8, 2025. Diakses tanggal February 8, 2025.
  10. ^ "Top Singoli – Classifica settimanale WK 6" (dalam bahasa Italia). Federazione Industria Musicale Italiana. Diakses tanggal February 8, 2025.
  11. ^ "Latvijas dziesmu topā nonāk arī "Supernovas" dziesmas" [Supernova songs also enter the Latvian song chart] (dalam bahasa Latvia). TV Net. February 11, 2025. Diakses tanggal February 11, 2025.
  12. ^ "2025 6-os savaitės klausomiausi (Top 100)" (dalam bahasa Lituania). AGATA. February 7, 2025. Diakses tanggal February 7, 2025.
  13. ^ "NZ Hot 40 Singles". Recorded Music NZ. February 7, 2025. Diakses tanggal February 7, 2025.
  14. ^ "OLiS – oficjalna lista sprzedaży – single w streamie" (Select week 31.01.2025–06.02.2025.) (dalam bahasa Polski). OLiS. Diakses tanggal February 13, 2025.
  15. ^ "Veckolista Singlar, vecka 6, 2025" (dalam bahasa Swedia). Sverigetopplistan. Diakses tanggal February 8, 2025.
  16. ^ "Official Streaming Chart Top 100". Official Charts Company. Diakses tanggal February 8, 2025.
  17. ^ "The Weeknd Chart History (Hot 100)". Billboard. Diakses tanggal February 11, 2025.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Reflections on the Revolution in France

Reflections on the Revolution in France adalah sebuah buku yang ditulis oleh Edmund Burke pada tahun 1790 dan merupakan salah satu serangan intelektual

Konservatisme

dan kebaikan bersama. Namun baru ketika polemic Edmund Burke muncul - Reflections on the Revolution in France - konservatisme memperoleh penyaluran

Totaliterisme

Psychology Press. p. 78. ISBN 9780714685298. Conquest, Robert (1999). Reflections on a Ravaged Century. hlm. 74. ISBN 0-393-04818-7. Schmitt, Carl (1927)

Sosialisme dengan karakteristik Tiongkok

ekonomi barunya. Gregor, A. James (1999). Marxism, China & Development: Reflections on Theory and Reality. Transaction Publishers. ISBN 9780765806345. Pemeliharaan

Reflections in a Golden Eye (novel)

Reflections in a Golden Eye adalah novel tahun 1941 karya penulis Amerika Serikat Carson McCullers. Novel ini pertama kali tampil dalam Harper's Bazaar

Ezra

--The Destruction of Iraqi Marshes and Their Revival: Some Personal Reflections". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-25. Diakses tanggal 2011-11-23

Hikayat Raja-raja Pasai

Awalnya dimuat di harian Republika. (Inggris) Dispersing God's shadows: Reflections on the translation of Arabic political concepts into Malay and Indonesian

Konghucu

"Traditional Chinese Concepts and 17th–18th Century Enlightenment Ideals: Reflections on the IHS Conference on Freedom, Equality, Democracy, and the Rise of