Dalam ilmu material, kerapuhan, keregasan, atau friabilitas merupakan kondisi mudah rapuh, menggambarkan kecenderungan suatu zat padat untuk pecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil di bawah tegangan atau kontak, terutama dengan gesekan. Kebalikan dari mudah hancur adalah keras.

Zat-zat yang dikategorikan berbahaya, seperti asbes atau silika kristalin, sering dikatakan mudah hancur jika partikel-partikel kecil mudah terlepas dan menjadi partikel di udara, sehingga dapat terhirup (mampu masuk ke paru-paru manusia), sehingga menimbulkan bahaya kesehatan.

Zat yang lebih keras seperti beton juga dapat digiling secara mekanis dan direduksi menjadi debu mineral yang sangat halus. Namun, zat-zat tersebut umumnya tidak dianggap rapuh karena tingkat kesulitan yang terlibat dalam memecah ikatan kimia zat tersebut melalui cara mekanis. Beberapa zat seperti busa poliuretana, menunjukkan peningkatan kerapuhan dengan paparan radiasi ultraviolet, seperti sinar matahari.

Rapuh terkadang digunakan secara metaforis untuk menggambarkan kepribadian yang "getas" yang dapat "digosok" oleh rangsangan yang tampaknya kecil untuk menghasilkan respons emosional yang ekstrem.[1]

Umum

sunting

Zat yang mudah rapuh adalah zat apa pun yang dapat direduksi menjadi serat atau partikel yang lebih halus dengan sedikit tekanan atau gesekan, seperti menggosok atau secara tidak sengaja menyentuh zat tersebut. Istilah ini juga dapat diterapkan pada bahan apa pun yang menunjukkan sifat-sifat ini, seperti:

Geologi

sunting

"Rapuh" dan "mengeras" adalah istilah yang umum digunakan dalam geologi batuan lunak, terutama pada batu pasir, batu lumpur, dan batu serpih untuk menggambarkan seberapa baik fragmen batuan penyusunnya saling terikat.

Contoh:

Medis

sunting

Istilah "rapuh" juga digunakan untuk menggambarkan tumor dalam bidang kedokteran. Ini merupakan penentuan penting karena tumor yang mudah hancur memiliki risiko keganasan dan metastasis yang lebih tinggi.

Contoh:

Farmaseutika

sunting

Pengujian friabilitas adalah teknik laboratorium yang digunakan oleh industri farmasi untuk menguji daya tahan tablet selama pengiriman. Pengujian ini melibatkan menjatuhkan sampel tablet berulang kali dalam waktu tertentu, menggunakan roda berputar dengan sekat. Hasilnya diperiksa untuk tablet yang pecah, dan persentase massa tablet yang hilang akibat pecah. Spesifikasi umum akan mengizinkan persentase pecah yang bukan nol, dan nol tablet yang pecah.

Referensi

sunting
  1. ^ Lauren (9 January 2008). "The Common Parlance". thecommonparlance.blogspot.ca.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Indonesian Idol (musim 14)

2 Melinda Putri "That's What I Like" - Bruno Mars Lolos 3 Kania Monika "Rapuh" - Agnez MO Eliminasi 4 Syiva Meidina "Mencintaimu" - Krisdayanti Lolos

Monumen Nasional

tanggal 17 Agustus 1945. Akan tetapi karena kondisinya sudah semakin tua dan rapuh, bendera suci ini tidak dipamerkan. Sisi utara dinding marmer hitam ini

Herman Willem Daendels

pusat utama pertahanan Pulau Jawa. Istana tuanya, dengan tembok-tembok yang rapuh dapat dihancurkan dari laut. Iklimnya bisa membunuh serdadu garnisun bahkan

Bungkus gelembung

untuk mengemas benda rapuh. Lapisan menonjol berisi udara (gelembung) yang berjarak sama menyediakan perlindungan untuk benda rapuh. Pada tahun 1957, dua

Propolis

di atasnya (20 °C). Sementara jika lebih rendah, akan menjadi keras dan rapuh. Pada dasarnya komposisi kimiawi dari propolis bisa bervariasi tergantung

Pastri

menghasilkan pastri dengan texture (rupa rasa) yang rapuh dan garing. Pastri yang baik terasa ringan dan rapuh, tetapi cukup keras untuk menahan isian. Ketika

Korion

memiliki korion sebagai bagian dari telurnya. Misalnya, telur gurita yang rapuh hanya mempunyai korion sebagai selubungnya. Pada manusia dan mamalia lain

Padi (grup musik)

Tersenyum" dalam program Padi Reborn : Sang Penghibur ( 2021) Barsena Besthandi "Rapuh" - album Best Cuts of Piyu (2016) Andra and the BackBone "Sobat" - dalam