| Biografi | |
|---|---|
| Data pribadi | |
| Pendidikan | Universitas Queensland |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | peneliti, geneticist (en) |
| Bekerja di | Universitas Monash |
Penghargaan
| |
Cynthia B. Whitchurch FAA adalah ahli mikrobiologi asal Australia. Whitchurch menjabat sebagai direktur riset Biofilm Biology cluster di Singapore Centre For Environmental Life Sciences Engineering (SCELSE) dan profesor di School Of Biological Sciences, Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Sebelumnya, ia merupakan pemimpin kelompok riset di Quadram Institute, Norwich Research Park, Inggris, serta direktur pendiri Microbial Imaging Facility dan pemimpin kelompok riset di Institute of Infection, Immunity and Innovation (The ithree institute), University of Technology Sydney (UTS), New South Wales.[1]
Whitchurch meneliti bakteri dan perilakunya dalam membentuk biofilm, bidang yang penting untuk penanganan infeksi dan penggunaan antibiotik.[2][3] Pada 2019, Whitchurch terpilih sebagai anggota Australian Academy of Science atas penemuannya bahwa DNA memiliki peran baru di alam yang tidak berkaitan dengan fungsi genetiknya.[4]
Penelitiannya berfokus pada gaya hidup bakteri alternatif, termasuk biofilm dan defisiensi dinding sel, serta pengembangan metode inovatif untuk mengendalikan biofilm dan mengatasi infeksi. Whitchurch menemukan bahwa DNA ekstraseluler (eDNA) sangat penting dan berperan dalam proses pengaturan diri biofilm. Temuan ini diakui sebagai perubahan paradigma dalam pemahaman biologi biofilm.[5][6]
Pendidikan
suntingWhitchurch menempuh pendidikan di University of Queensland dan menyelesaikan gelar B.Sc. dengan predikat Honours pada 1989 serta meraih gelar Ph.D. pada 1994. Ia melanjutkan pelatihan postdoktoral di University of Queensland dari 1995 hingga 2001. Pada 2001, Whitchurch mengikuti pelatihan lanjutan di University of California, San Francisco, sebelum kembali ke Australia pada 2004.[7]
Karier
suntingPada 2004, Whitchurch membentuk kelompok risetnya sendiri di Departemen Mikrobiologi Monash University. University of Technology Sydney merekrut Whitchurch pada 2008 dan ia memimpin tim riset yang tergabung dalam Institute of Infection, Immunity and Innovation (The ithree institute). Whitchurch kemudian pindah ke Inggris pada 2019 untuk bergabung dengan Quadram Institute.[8]
Pada 2024, Whitchurch bergabung dengan SCELSE sebagai direktur riset untuk klaster Biofilm Biology.[9] Di NTU, ia menjabat sebagai Profesor di School of Biological Sciences dan memimpin tim riset yang mengkaji produksi dan pemanfaatan DNA ekstraseluler oleh bakteri, komponen matriks biofilm lain, kolonisasi jaringan inang oleh bakteri, serta transisi bakteri menuju gaya hidup tanpa dinding sel untuk bertahan dari antibiotik. Penelitian ini bertujuan memperdalam pemahaman mekanistik mengenai perkembangan biofilm, kolonisasi inang, dan resistansi antimikroba.
Timnya menggunakan berbagai metode, antara lain biologi molekuler, skrining pustaka mutan skala besar, skrining pustaka obat skala tinggi, model infeksi, model biofilm, kultur jaringan dan organoid, mikroskopi fluoresensi, mikroskopi super-resolusi, pencitraan sel hidup, histologi, serta fluoresensi in situ hybridization.
Daftar Referensi
sunting- ^ "University of Technology Sydney". profiles.uts.edu.au (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-19.
- ^ "First female scientist to win the David Syme Research Prize in over thirty years". www.scienceinpublic.com.au. Diakses tanggal 2025-03-19.
- ^ Alexander, Harriet (2016-04-12). "How visualising data helped UTS microbiologist Cynthia Whitchurch in her attempt to defeat a superbug". The Sydney Morning Herald (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-19.
- ^ "Australia's top scientists elected as Fellows of the Academy | Australian Academy of Science". www.science.org.au (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-19.
- ^ "Cynthia Whitchurch". www.science.org.au (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-19.
- ^ Whitchurch, Cynthia B.; Tolker-Nielsen, Tim; Ragas, Paula C.; Mattick, John S. (2002-02-22). "Extracellular DNA Required for Bacterial Biofilm Formation". Science. 295 (5559): 1487–1487. doi:10.1126/science.295.5559.1487.
- ^ "Cynthia WHITCHURCH | Professor | B Sc (HonsI); PhD | Nanyang Technological University, Singapore | ntu | Singapore Centre of Environmental Life Sciences Engineering (SCELSE) | Research profile". ResearchGate (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-19.
- ^ Chapple, Andrew (2019-10-09). "QI welcomes Cynthia Whitchurch". Quadram Institute (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-03-19.
- ^ Ummi, Tasfia (2024). "New Leadership at Scelse: Prof Cynthia Whitchurch Appointed Research Director". Scelse. Diakses tanggal 2025-03-19.