Putih Lesi
 
Lesi di bagian leher
Konotasi umum
Lesi, cedera
About these coordinates     Koordinat warna
Triplet hex#FAF9FE
sRGBB    (r, g, b)(250, 249, 254)
CMYKH   (c, m, y, k)(2, 2, 0, 0)
HSV       (h, s, v)(240°, 2%, 100%)
SumberDaftar Istilah Warna[1]
Color Register[2]
B: Dinormalkan ke [0–255] (bita)
H: Dinormalkan ke [0–100] (ratusan)

Putih lesi (bahasa Inggris: White washed, White wash) adalah suatu corak warna putih pucat yang nampak seperti warna lesi (jaringan tubuh yang tidak normal).[3]

Rujukan

sunting
  1. ^ Adiwimarta, Sri Sukesi; Dini, Hasjmi; Hakim, Lukman; Soebadio, Haryati; Halim, Amran; Sutanto, Astrid (1984). Daftar Istilah Warna (dalam bahasa Inggris). Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
  2. ^ "White Wash color - #FAF9FE - The Official Register of Color Names". color-register.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-14.
  3. ^ Pemasaran, Instalasi Promosi Kesehatan dan. "Kelainan Pigmentasi pada Kulit – RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO". Diakses tanggal 2021-11-21.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Moluskum kontagiosum

disimpulkan berdasarkan pemeriksaan medis, yaitu adanya lesi berupa papula keras berwarna putih dengan disertai adanya pusar seperti kubah yang dapat mengeluarkan

Lesi ulseratif

menjadi lesi reaktif, infeksi bakteri, infeksi jamur, kondisi yang berhubungan dengan disfungsi immunologi, dan neoplasma. Pada umumnya, lesi ini disebabkan

Infeksi papilomavirus manusia

sementara lainnya dapat menyebabkan infeksi yang menyebabkan munculnya lesi. Semua HPV ditransmisikan melalui hubungan kulit ke kulit. Penularan bisa

Karsinoma sel basal

anamnesis, pemeriksaan klinis, dan pemeriksaan histopatologi terhadap salah satu lesi sel. Diagnosis pasti keganasan ditentukan melalui pemeriksaan patologi anatomi

Matahari

Melihat langsung ke arah Matahari dengan mata telanjang dapat menyebabkan lesi pada retina seperti halnya luka bakar akibat sinar UV yang mulai terjadi

Cairan puting

keluar dari saluran tunggal dan unilateral. Hal ini sering disebabkan oleh lesi jinak, seperti papiloma intraduktal (35-56% kasus) atau ektasia duktal (6-59%)

Virus herpes endoteliotropik gajah

bersifat jinak, meskipun kadang muncul dan menimbulkan benjolan kecil atau lesi. Namun, beberapa jenis EEHV dapat menyebabkan penyakit yang sangat mematikan

Psoriasis

bercak kecil yang terlokalisasi hingga lesi yang menutupi seluruh tubuh. Cedera pada kulit dapat memicu kemunculan lesi psoriasis pada area yang sama, fenomena