Pulsa (berasal dari bahasa Inggris: pulse atau dari bahasa Latin: pulsa) atau kredit (berasal dari bahasa Inggris: credit) adalah satuan penghitungan biaya layanan telekomunikasi yang digunakan untuk membayar layanan telekomunikasi pada saat layanan diakses atau dikonsumsi. Pulsa dapat dibeli melalui berbagai saluran seperti konter pulsa, minimarket, e-commerce, PPOB dan dompet elektronik. Ada beberapa operator seluler yang menyediakan layanan isi ulang pulsa, mulai dari Telkomsel, Indosat, XL dsb.

Jenis pulsa
suntingSistem pembayaran pulsa terbagi menjadi dua, yakni dibayar di muka (prabayar) atau ditagih setelah pemakaian (pascabayar).
Pulsa prabayar sendiri tersedia dalam bentuk voucer fisik maupun digital (non-fisik). Adapun voucer fisik merupakan metode pengisian pulsa menggunakan kartu yang dilengkapi dengan deretan kode angka.[1] Jenis pulsa ini juga dikenal sebagai pulsa gesek atau pulsa gosok karena untuk mendapatkan deretan kode pada voucer, voucer tersebut harus digosok terlebih dahulu.[2] Sedangkan itu, pulsa elektronik merujuk pada sistem isi ulang dengan metode non-fisik.[1]
Pulsa pascabayar merupakan layanan telekomunikasi yang menerapkan sistem berlangganan. Dalam skema ini, pengguna terikat kontrak dengan operator seluler untuk melunasi tagihan pemakaian pada setiap bulannya.[3] Kata "pascabayar" dapat dimaknai sebagai "membayar sebelum memakai" atau lebih tepatnya "memakai pulsa sebelum membayarnya".[4]
Pengisian ulang
suntingPengisian ulang pulsa diperlukan untuk dapat terus menggunakan layanan operator seluler.
Ada beberapa cara untuk mengisi ulang pulsa prabayar. Namun, karena pertimbangan keamanan dan demi kenyamanan yang lebih, sistem pengisian pulsa secara elektronik telah dikembangkan.
Teknologi pengisian pulsa elektronik pertama kali diperkenalkan di Filipina oleh Smart Communications dengan nama SmartLoad dan dianggap sebagai layanan pengisian pulsa elektronik pertama di dunia.[5] SmartLoad kemudian disusul oleh perusahaan pesaingnya, Globe Telecom, yang meluncurkan versi yang lebih canggih dari layanan isi ulang tersebut yang diberi nama AutoloadMax.
Penipuan terkait pulsa
sunting"Mama minta pulsa" merujuk pada sebuah modus penipuan yang populer di masa lalu, terutama di Indonesia. Penipuan ini dilakukan dengan pelaku mengirimkan pesan SMS palsu secara masif kepada para pengguna operator seluler yang berpura-pura menjadi pesan dari keluarga, biasanya dari "mama", yang meminta bantuan untuk membeli pulsa. Modus ini sering kali menggunakan bahasa yang mendesak dan meyakinkan, sehingga korban mudah tertipu dan mentransfer uang ke nomor yang diberikan.[6]
Penipuan semacam ini juga dilaporkan banyak terjadi di Australia.[7]
Referensi
sunting- ^ a b "Pulsa Elektronik atau Pulsa Elektrik ?". KANTOR BAHASA KEPULAUAN BANGKA BELITUNG. 2014-04-30. Diakses tanggal 2026-06-06.
- ^ Suryo, WF (2023-01-03). "Yuk Kenali Pengertian Pulsa dan Jenis-Jenis Pulsa". Netral News.
- ^ "Apa Beda Pulsa Prabayar dan Pascabayar?". www.oyindonesia.com. Diakses tanggal 2026-06-06.
- ^ Khak, Muh Abdul; Sutini, Lien; Harijatiwidjaja, Nantje; Kulsum, Umi (2012). Teroka bahasa: untaian artikel kebahasaan di media massa. Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat. ISBN 978-602-18382-1-1.
- ^ "GSM award honors Filipino IT ingenuity". Philstar.com. Diakses tanggal 2026-06-06.
- ^ R, Mei Amelia. "Ini Modus-modus Penipuan 'Mama Minta Pulsa' yang Perlu Diwaspadai". detiknews. Diakses tanggal 2025-04-30.
- ^ "Modus Penipuan Mirip 'Mama Minta Pulsa' Marak di Australia, Pelakunya dari Luar Negeri". www.abc.net.au (dalam bahasa Australian English). 2022-08-12. Diakses tanggal 2026-06-06.